@bachhoameta: Xịt khoáng Bio Essence chân ái của shop đó nha 🌸🛒 #socialelite #bioessence #chamda

Bách Hóa Meta
Bách Hóa Meta
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 26 August 2026 09:54:01 GMT
154
3
1
1

Music

Download

Comments

rongmeocouple
Chúng Mình Là Rồng Mèo :
🥰🥰🥰
2026-08-26 09:58:57
0
To see more videos from user @bachhoameta, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

haiiiiiiii, aku up video baru lagy hehehe. gapapaa gaa fypp yang penting aku gua dah bikin yach😉🫰🏿👌🏿 makasi.. yang aku bahas yaitu bintang yang udah meledak atau terjadi supernova ujubg nya gimana ya?? Ketika sebuah bintang mencapai akhir hidupnya, nasibnya sangat ditentukan oleh besar kecilnya massa yang dimiliki. Pada bintang yang massanya jauh lebih besar daripada Matahari, proses kematiannya berlangsung sangat dramatis melalui ledakan dahsyat yang disebut supernova. Ledakan ini terjadi karena bintang kehabisan bahan bakar untuk melakukan reaksi fusi di intinya, sehingga inti bintang runtuh akibat gravitasi yang sangat kuat, lalu memicu ledakan besar yang melemparkan lapisan luarnya ke luar angkasa. Setelah ledakan tersebut, sisa inti bintang akan berubah menjadi objek yang sangat ekstrem, tergantung pada massanya. Jika massa inti yang tersisa tidak terlalu besar, maka bintang akan berubah menjadi bintang neutron. Bintang neutron memiliki ukuran yang sangat kecil, kira-kira hanya sebesar kota, namun massanya bisa melebihi Matahari. Kepadatannya luar biasa tinggi, hingga satu sendok kecil materinya bisa memiliki massa miliaran ton. Dalam beberapa kasus, bintang neutron dapat berputar sangat cepat dan memancarkan gelombang radiasi secara berkala, yang dikenal sebagai pulsar. Namun, jika massa inti bintang sangat besar, maka gravitasi yang dihasilkan akan begitu kuat hingga tidak ada gaya yang mampu menahannya. Akibatnya, inti tersebut akan terus runtuh tanpa henti dan membentuk black hole atau lubang hitam. Black hole memiliki gravitasi yang sangat kuat, bahkan cahaya pun tidak dapat lolos darinya, sehingga objek ini tampak benar-benar gelap dan sulit diamati secara langsung. Sementara itu, bintang yang massanya lebih kecil, seperti Matahari, tidak mengalami ledakan supernova. Bintang jenis ini akan berkembang menjadi raksasa merah, kemudian melepaskan lapisan luarnya secara perlahan dan menyisakan inti yang disebut white dwarf atau katai putih. White dwarf merupakan sisa bintang yang sudah tidak lagi melakukan reaksi fusi, namun masih menyimpan panas dari masa lalunya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa akhir kehidupan bintang sangat bergantung pada massanya: bintang kecil berakhir sebagai white dwarf, bintang besar meledak menjadi supernova dan menghasilkan bintang neutron, sedangkan bintang yang sangat besar akan berakhir sebagai black hole. #education #space #star #Astronomy #NASA
haiiiiiiii, aku up video baru lagy hehehe. gapapaa gaa fypp yang penting aku gua dah bikin yach😉🫰🏿👌🏿 makasi.. yang aku bahas yaitu bintang yang udah meledak atau terjadi supernova ujubg nya gimana ya?? Ketika sebuah bintang mencapai akhir hidupnya, nasibnya sangat ditentukan oleh besar kecilnya massa yang dimiliki. Pada bintang yang massanya jauh lebih besar daripada Matahari, proses kematiannya berlangsung sangat dramatis melalui ledakan dahsyat yang disebut supernova. Ledakan ini terjadi karena bintang kehabisan bahan bakar untuk melakukan reaksi fusi di intinya, sehingga inti bintang runtuh akibat gravitasi yang sangat kuat, lalu memicu ledakan besar yang melemparkan lapisan luarnya ke luar angkasa. Setelah ledakan tersebut, sisa inti bintang akan berubah menjadi objek yang sangat ekstrem, tergantung pada massanya. Jika massa inti yang tersisa tidak terlalu besar, maka bintang akan berubah menjadi bintang neutron. Bintang neutron memiliki ukuran yang sangat kecil, kira-kira hanya sebesar kota, namun massanya bisa melebihi Matahari. Kepadatannya luar biasa tinggi, hingga satu sendok kecil materinya bisa memiliki massa miliaran ton. Dalam beberapa kasus, bintang neutron dapat berputar sangat cepat dan memancarkan gelombang radiasi secara berkala, yang dikenal sebagai pulsar. Namun, jika massa inti bintang sangat besar, maka gravitasi yang dihasilkan akan begitu kuat hingga tidak ada gaya yang mampu menahannya. Akibatnya, inti tersebut akan terus runtuh tanpa henti dan membentuk black hole atau lubang hitam. Black hole memiliki gravitasi yang sangat kuat, bahkan cahaya pun tidak dapat lolos darinya, sehingga objek ini tampak benar-benar gelap dan sulit diamati secara langsung. Sementara itu, bintang yang massanya lebih kecil, seperti Matahari, tidak mengalami ledakan supernova. Bintang jenis ini akan berkembang menjadi raksasa merah, kemudian melepaskan lapisan luarnya secara perlahan dan menyisakan inti yang disebut white dwarf atau katai putih. White dwarf merupakan sisa bintang yang sudah tidak lagi melakukan reaksi fusi, namun masih menyimpan panas dari masa lalunya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa akhir kehidupan bintang sangat bergantung pada massanya: bintang kecil berakhir sebagai white dwarf, bintang besar meledak menjadi supernova dan menghasilkan bintang neutron, sedangkan bintang yang sangat besar akan berakhir sebagai black hole. #education #space #star #Astronomy #NASA

About