@blinxnews: "أسوشيتد برس" ترصد شهادات وأوضاع مُحبطين أمام محطات الوقود في طهران: نملك أحد أكبر احتياطيات النفط.. فلماذا لا نجد "بنزين" لسياراتنا؟ #طهران #الوقود #محطات #إيران

blinxnews
blinxnews
Open In TikTok:
Region: AE
Wednesday 26 August 2026 10:55:13 GMT
30128
836
71
64

Music

Download

Comments

shhh_62777
اشرقت :
شو ماكو احد معلق اني جنت هناك وماكو ازمه 😂
2026-08-26 11:34:23
10
m.8511
🇸🇦 ❥ ༄ :
جماعة الي اني حالياً ب ايران وكلشي ماكو😂😂😂😂
2026-08-26 12:02:20
5
ali_alti5
علي الطائي :
كلشي صار بالعراق صار بيهم
2026-08-26 11:02:26
7
user8465380736
user8465380736 :
وين سااااهب زمااان
2026-08-26 12:36:22
2
pqpeqpq
عراقي :
أيران اقوا دولة في العالم
2026-08-26 12:19:37
0
user4334713730635
السفير :
ضاعت ايران
2026-08-26 11:58:01
1
qusayzrtoas
قصی :
کذب .ماکو هیک شی
2026-08-26 12:46:58
0
ali.yakob1
ALi Yakob :
ماكو هذا الشي. اني كنت قبل. ٣دقايق بايران كله كذب 😅😅
2026-08-26 12:03:43
1
farid.faili2
Farid Faili :
دروعكو بيشرف
2026-08-26 12:01:24
0
hu07684
Hussein(1)KSA :
2026-08-26 16:33:52
0
363uae
ABDULLA HAMDAN :
ايران في خراب نفر مال حكومه مافي زين
2026-08-26 12:32:33
0
user7351194435755
ظافر علاوي :
هريج و كذب و تصوير قديم لبداية الحرب
2026-08-26 12:08:56
0
tik.b.s
Tiktak :
اخبار كاذبة ولاصحة لها والفيديو قديم جداً
2026-08-26 18:52:50
0
.captain.z
Badr :
2026-08-26 15:01:50
0
linhtruong5993
Trương Văn Linh :
2026-08-26 12:15:16
0
alawaji507
alawaji 708 :
2026-08-26 12:23:31
0
abosoud202
بو سعود حامد الصواغ 🇰🇼 :
كذب اني بيران كل شي ماكو
2026-08-26 18:46:08
0
omar.hawrami4
Omar Hawrami :
الحمدللە
2026-08-26 15:12:27
0
fadea.hasan
Fadea Hasan :
هذا غضب من الله على الي عملوا بالعراقيين
2026-08-26 13:40:05
0
user5679541255929
ADEL :
قبل 5 ثواني كنت في ايران مافية هالشي🤣🤣
2026-08-26 13:35:11
0
ahmad4yanbu
Ahmad &ksa :
2026-08-26 13:18:06
0
user2187852441795
طالب علم :
2026-08-26 13:11:38
0
pharma__6
❄️ :
اكو رويات تقول ماكو هيج شي 😂😂😂😂
2026-08-26 13:57:41
0
vip__2026
VIP :
2026-08-26 12:54:45
0
xte_k
O² :
اول
2026-08-26 11:01:07
0
To see more videos from user @blinxnews, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebuah kisah heroik datang dari Rusli, seorang pawang buaya asal Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Pria yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun menangani reptil buas tersebut berhasil menangkap buaya berukuran 4,5 meter yang diduga menerkam hingga menewaskan seorang warga bernama Ramasa di Muara Dusun Tikke Muara, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu. Peristiwa nahas yang menimpa Ramasa (57) terjadi pada Senin (6/7/2026) sekira pukul 16.00 WITA. Saat itu, korban sedang mencari kerang atau tude di sepanjang muara sungai bersama seorang warga bernama Sedo. Saksi kemudian mendengar suara gemuruh dan melihat seekor buaya mendekati korban. Tak lama kemudian, terdengar teriakan
Sebuah kisah heroik datang dari Rusli, seorang pawang buaya asal Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Pria yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun menangani reptil buas tersebut berhasil menangkap buaya berukuran 4,5 meter yang diduga menerkam hingga menewaskan seorang warga bernama Ramasa di Muara Dusun Tikke Muara, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu. Peristiwa nahas yang menimpa Ramasa (57) terjadi pada Senin (6/7/2026) sekira pukul 16.00 WITA. Saat itu, korban sedang mencari kerang atau tude di sepanjang muara sungai bersama seorang warga bernama Sedo. Saksi kemudian mendengar suara gemuruh dan melihat seekor buaya mendekati korban. Tak lama kemudian, terdengar teriakan "Allahu Akbar" dari korban sebelum akhirnya ia menghilang diserang buaya. Jenazah Ramasa ditemukan sekitar empat jam kemudian dalam kondisi mengenaskan dengan kedua tangan dan kaki kirinya hilang, sedangkan kaki kanannya terputus akibat serangan buaya. Mendapat kabar tersebut, Rusli yang berangkat dari Topoyo menuju Pedanda bertemu dengan salah satu keluarga korban dan diminta menangkap buaya yang menerkam Ramasa. Rusli kemudian berkoordinasi dengan pawang lain di Kabupaten Pasangkayu melalui telepon dan bertemu dengan kepala dusun setempat untuk menyepakati strategi penangkapan. "Saya sudah sekitar 10 hari lebih di sini," ujar Rusli kepada TribunSulbar. Pencarian dilakukan dengan menyusuri Sungai Tikke. Namun, pencarian awal terbilang sulit karena buaya di sungai tersebut tergolong jarang terlihat, sementara incaran mereka adalah buaya besar berwarna hitam yang diduga memangsa korban. Beberapa buaya berhasil ditangkap dan dibedah untuk mencari sisa-sisa tubuh korban, tetapi hasilnya nihil. Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa buaya pemangsa tersebut bukan buaya yang menetap di Tikke, melainkan memiliki beberapa wilayah kekuasaan sehingga menyulitkan proses pencarian. #misteri #misterigaib #prosespencarian #pawang

About