@basti.natureboy: Kabisado na ang Marilaque. Kahit sobrang dilim at madaling araw na, alam ang bawat liko. 🏍️🌙 Marilaque Highway, Tanay, Rizal. #Marilaque #TanayRizal #NightRide #MidnightRide #RideSafe

basti.natureboy
basti.natureboy
Open In TikTok:
Region: PH
Wednesday 26 August 2026 17:37:11 GMT
6905
245
27
18

Music

Download

Comments

tink0527
"ipurpleU"💜 :
God bless always your ride! 🥰
2026-08-26 17:47:32
1
bennynalusay
Ben. :
ganda sa lugar na yan 🥰🥰
2026-08-28 11:19:22
0
matet.kay
matet :
sana all kabisado na.. like, Kilala kita. ganyan ka🥺 The ride that heals. always 🙏🏻
2026-08-28 01:07:15
0
.erika.anne
Erika🏹Anne :
pwede ka na mag guide hehe
2026-08-26 18:02:28
1
chelynshopph
Chelynshop :
Solid!
2026-08-27 15:41:57
0
novieddrk0k
vie ann :
ingat pa rin po kahit kabisado na 🥰
2026-08-27 14:38:24
0
melanie.aquino3
Melanie Aquino :
na expeirence ko din dyan sobra katakot kasi sobra dilim buti may mdl ako kaloka yan marilaque pag bmyahe ka ng madaking araw
2026-08-27 23:08:33
0
jenz936
Alliah.jenz :
gravi nakakatakot nmn yan idol ang dilim tas ang bilis2 mupa ingat lang palage
2026-08-27 20:50:50
0
negrosanon41
🫦Single-Tito🫦 :
paps my angkas ka na d nkikita😅
2026-08-27 00:12:22
0
alinathan11
Baby Ali :
hindi titigil hnggng di nakakakita ng natawid na babae.😅
2026-08-27 04:37:05
0
sydneymiles65
❤ Kisses ❤ :
gabayan at ingatan ka ni Lord sa madilim na landas ng byahe mo nature lover☘
2026-08-27 01:35:32
0
jet.sale
Jet Sale :
Nakaka takot pa din kasi may bumabike ride bigla 🤣 charot!
2026-08-27 02:27:34
0
mommaclaude
itsmeclauie :
♥️♥️♥️
2026-08-27 02:48:42
0
bonexmags12
Mr.September :
🥰🥰🥰
2026-08-26 23:41:11
0
bonexmags12
Mr.September :
😁😁😁
2026-08-26 23:41:05
0
shenna1013
💜🍀⭐shenna🪻💜 :
🥰🥰🥰
2026-08-26 23:14:46
0
aye1978
♊GEMINI523 :
🥰🥰🥰
2026-08-26 21:43:27
0
dc35068
dc :
❤️❤️❤️
2026-08-26 20:44:10
0
rj010279
Novien 8🍀 :
❤️
2026-08-26 17:47:18
1
lisa.julios2
my love 😘💕 :
🥰🥰🥰
2026-08-26 17:42:41
1
rovelyndelossanto51
jam&rox :
🥰🥰🥰
2026-08-27 05:03:57
0
To see more videos from user @basti.natureboy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pesawat Tempur Andalan Negeri Jiran - | F/A-18D Hornet - F/A-18D Hornet adalah pesawat tempur multirole dua kursi yang dikembangkan oleh McDonnell Douglas untuk Angkatan Laut dan Korps Marinir Amerika Serikat. Varian D merupakan versi dua tempat duduk dari keluarga F/A-18, dengan kemampuan yang memungkinkan pesawat digunakan untuk misi tempur sekaligus pelatihan dan pengoperasian sistem senjata. Di Malaysia, F/A-18D menjadi salah satu pesawat tempur utama Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) dan dioperasikan oleh No. 18 Squadron di Pangkalan Udara Butterworth. TUDM sendiri mengoperasikan Hornet bersama Su-30MKM sebagai bagian dari kekuatan tempurnya.  Pengembangan F/A-18 berawal dari program pesawat tempur ringan Amerika Serikat pada 1970-an. Desain yang kemudian menjadi Hornet dikembangkan oleh McDonnell Douglas bersama Northrop dan akhirnya dipilih untuk memenuhi kebutuhan pesawat tempur serbaguna bagi Angkatan Laut AS dan Korps Marinir AS. Varian F/A-18D dikembangkan sebagai versi dua kursi. Kursi belakang tidak sekadar untuk membawa pilot kedua, tetapi dapat digunakan oleh awak yang menangani sistem misi dan persenjataan. Malaysia kemudian memilih F/A-18D sebagai salah satu pesawat tempurnya pada 1990-an. TUDM memperoleh delapan F/A-18D, yang kemudian ditempatkan pada No. 18 Squadron di Butterworth. Kehadiran Hornet memberikan TUDM kemampuan tempur multirole yang lebih modern, melengkapi armada pesawat tempur yang telah dimilikinya. F/A-18D TUDM kemudian menjadi bagian penting dalam berbagai latihan dan operasi kesiapsiagaan. TUDM juga mengembangkan kemampuan pemeliharaan dan structural integrity untuk mempertahankan kesiapan armada Hornet yang telah lama beroperasi.  Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, F/A-18D masih digunakan dalam latihan penembakan rudal udara-ke-udara dan berbagai latihan tempur TUDM.  F/A-18D memiliki panjang sekitar 17,1 meter, rentang sayap sekitar 11,4 meter, dan tinggi sekitar 4,7 meter. Pesawat ini menggunakan dua mesin General Electric F404-GE-402 yang masing-masing menghasilkan sekitar 17.750 lbf daya dorong dengan afterburner. Kecepatan maksimumnya sekitar Mach 1,8, dengan kemampuan terbang pada ketinggian lebih dari 15.000 meter. Desainnya memungkinkan Hornet menjalankan berbagai jenis misi, mulai dari pertahanan udara, serangan darat, hingga operasi maritim. F/A-18D juga memiliki sistem radar, avionik, dan sistem pengendalian misi yang memungkinkan dua awak membagi tugas selama penerbangan. Dalam konfigurasi TUDM, pesawat ini menjadi salah satu aset tempur penting yang masih dipertahankan melalui program pemeliharaan dan peningkatan kesiapan operasional.  pada 21 Agustus 2025, sebuah F/A-18D TUDM mengalami kecelakaan saat lepas landas di Kuantan. Kedua awak berhasil melakukan eject dan selamat. TUDM kemudian membentuk lembaga penyiasatan dan menghentikan sementara operasi F/A-18D sampai penyelidikan selesai. #anggalearnhistory #History #aviation #military #foryoupage
Pesawat Tempur Andalan Negeri Jiran - | F/A-18D Hornet - F/A-18D Hornet adalah pesawat tempur multirole dua kursi yang dikembangkan oleh McDonnell Douglas untuk Angkatan Laut dan Korps Marinir Amerika Serikat. Varian D merupakan versi dua tempat duduk dari keluarga F/A-18, dengan kemampuan yang memungkinkan pesawat digunakan untuk misi tempur sekaligus pelatihan dan pengoperasian sistem senjata. Di Malaysia, F/A-18D menjadi salah satu pesawat tempur utama Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) dan dioperasikan oleh No. 18 Squadron di Pangkalan Udara Butterworth. TUDM sendiri mengoperasikan Hornet bersama Su-30MKM sebagai bagian dari kekuatan tempurnya. Pengembangan F/A-18 berawal dari program pesawat tempur ringan Amerika Serikat pada 1970-an. Desain yang kemudian menjadi Hornet dikembangkan oleh McDonnell Douglas bersama Northrop dan akhirnya dipilih untuk memenuhi kebutuhan pesawat tempur serbaguna bagi Angkatan Laut AS dan Korps Marinir AS. Varian F/A-18D dikembangkan sebagai versi dua kursi. Kursi belakang tidak sekadar untuk membawa pilot kedua, tetapi dapat digunakan oleh awak yang menangani sistem misi dan persenjataan. Malaysia kemudian memilih F/A-18D sebagai salah satu pesawat tempurnya pada 1990-an. TUDM memperoleh delapan F/A-18D, yang kemudian ditempatkan pada No. 18 Squadron di Butterworth. Kehadiran Hornet memberikan TUDM kemampuan tempur multirole yang lebih modern, melengkapi armada pesawat tempur yang telah dimilikinya. F/A-18D TUDM kemudian menjadi bagian penting dalam berbagai latihan dan operasi kesiapsiagaan. TUDM juga mengembangkan kemampuan pemeliharaan dan structural integrity untuk mempertahankan kesiapan armada Hornet yang telah lama beroperasi. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, F/A-18D masih digunakan dalam latihan penembakan rudal udara-ke-udara dan berbagai latihan tempur TUDM. F/A-18D memiliki panjang sekitar 17,1 meter, rentang sayap sekitar 11,4 meter, dan tinggi sekitar 4,7 meter. Pesawat ini menggunakan dua mesin General Electric F404-GE-402 yang masing-masing menghasilkan sekitar 17.750 lbf daya dorong dengan afterburner. Kecepatan maksimumnya sekitar Mach 1,8, dengan kemampuan terbang pada ketinggian lebih dari 15.000 meter. Desainnya memungkinkan Hornet menjalankan berbagai jenis misi, mulai dari pertahanan udara, serangan darat, hingga operasi maritim. F/A-18D juga memiliki sistem radar, avionik, dan sistem pengendalian misi yang memungkinkan dua awak membagi tugas selama penerbangan. Dalam konfigurasi TUDM, pesawat ini menjadi salah satu aset tempur penting yang masih dipertahankan melalui program pemeliharaan dan peningkatan kesiapan operasional. pada 21 Agustus 2025, sebuah F/A-18D TUDM mengalami kecelakaan saat lepas landas di Kuantan. Kedua awak berhasil melakukan eject dan selamat. TUDM kemudian membentuk lembaga penyiasatan dan menghentikan sementara operasi F/A-18D sampai penyelidikan selesai. #anggalearnhistory #History #aviation #military #foryoupage

About