@94fafi: #ሰለላሁ___❤አለይሂ____❤ወሰለም #እዉነተኛፍቅርየዘላለምሂወትነዉ💘💖 #ፍቅሬ_ህይወቴ❤❤😘😘💏💘🥰 #fybシviral_video_tiktok #fyp

❥𝐅𝐚𝐟𝐢 𝐐𝐮𝐞𝐞𝐧❥👸
❥𝐅𝐚𝐟𝐢 𝐐𝐮𝐞𝐞𝐧❥👸
Open In TikTok:
Region: SA
Wednesday 26 August 2026 23:21:26 GMT
2571
168
4
86

Music

Download

Comments

user2869387171161
fayisa habate :
🥰🥰🥰
2026-08-27 18:57:57
0
jamjon44
ጃምጆን :
🥰🥰🥰
2026-08-27 03:20:31
0
zemzem.ali19
♠ልኑር ዝምብየ ልቤንአባብዬ🐉 :
🥰🥰🥰
2026-08-27 00:33:39
0
duresa.jemale78
Duresa Jemale78 :
🥰🥰🥰
2026-08-29 16:58:14
0
To see more videos from user @94fafi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bukan hanya lantunan Al-Qur’annya yang membuat banyak orang terharu. Akhlak dan adabnya pun menjadi bagian dari sosok Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais hafizhahullah, Imam dan Khatib Masjidil Haram. Dalam momen ketika seorang jamaah tak mampu menahan tangis saat pertama kali bertemu dengannya, Syaikh Sudais justru menanggapinya dengan senyum dan penuh kelembutan. Beliau tidak memandang dirinya sebagai sebab utama jamaah tersebut terharu. Sebaliknya, beliau mengingatkan bahwa hati mereka tersentuh karena melihat Ka’bah, merasakan suasana Masjidil Haram, dan mendengar lantunan imam yang selama ini mereka kenal. Sikap tersebut menunjukkan sebuah adab yang indah: semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin ia tidak membesarkan dirinya sendiri. Sebagai salah satu imam paling dikenal dari Masjidil Haram, suara Syaikh Sudais telah didengar jutaan umat Muslim di berbagai penjuru dunia. Namun, di balik kedudukan dan kemasyhuran itu, kerendahan hati dan kelembutan dalam memperlakukan jamaah menjadi pelajaran tersendiri. Allah berfirman tentang doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam untuk Makkah: فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ “Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka.” (QS. Ibrahim: 37) Semoga Allah senantiasa menjaga Syaikh Sudais, memberkahi umur dan amal beliau, serta menjadikan ilmu, bacaan Al-Qur’an, dan khidmat beliau kepada para tamu Allah sebagai amal jariyah yang terus mengalir. 🤲🏻 Source @fawaidharamain  #salaminsight
Bukan hanya lantunan Al-Qur’annya yang membuat banyak orang terharu. Akhlak dan adabnya pun menjadi bagian dari sosok Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais hafizhahullah, Imam dan Khatib Masjidil Haram. Dalam momen ketika seorang jamaah tak mampu menahan tangis saat pertama kali bertemu dengannya, Syaikh Sudais justru menanggapinya dengan senyum dan penuh kelembutan. Beliau tidak memandang dirinya sebagai sebab utama jamaah tersebut terharu. Sebaliknya, beliau mengingatkan bahwa hati mereka tersentuh karena melihat Ka’bah, merasakan suasana Masjidil Haram, dan mendengar lantunan imam yang selama ini mereka kenal. Sikap tersebut menunjukkan sebuah adab yang indah: semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin ia tidak membesarkan dirinya sendiri. Sebagai salah satu imam paling dikenal dari Masjidil Haram, suara Syaikh Sudais telah didengar jutaan umat Muslim di berbagai penjuru dunia. Namun, di balik kedudukan dan kemasyhuran itu, kerendahan hati dan kelembutan dalam memperlakukan jamaah menjadi pelajaran tersendiri. Allah berfirman tentang doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam untuk Makkah: فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ “Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka.” (QS. Ibrahim: 37) Semoga Allah senantiasa menjaga Syaikh Sudais, memberkahi umur dan amal beliau, serta menjadikan ilmu, bacaan Al-Qur’an, dan khidmat beliau kepada para tamu Allah sebagai amal jariyah yang terus mengalir. 🤲🏻 Source @fawaidharamain #salaminsight

About