@peonaaz: #jeongwoopov (8) Ia menggelengkan kepala pelan. "Jangan, Njel. Mending jangan sama Kevin." "Lho, kenapa? Kan dia temen SMA kamu," sahut Anjel makin penasaran, sementara Ayu ikut mendengarkan dengan serius. "Kevin dari jaman SMA playboy banget," bisik Arumi polos tapi jujur. "Ceweknya banyak. Di kampus aja sering gonta-ganti gandengan." "Aduh, batal, batal! Coret dari daftar!" seru Ayu cepat sambil tertawa, membuat Anjel mendesis kecewa tapi akhirnya ikut tertawa geli mendengar peringatan Arumi. Di tengah obrolan dan tawa heboh ketiga sahabatmu itu, kamu sama sekali tidak menyahut atau ikut ke dalam percakapan mereka. Duniamu mendadak menghening. Pandangan matamu terpatri lurus ke satu titik di kejauhan. Ke arah punggung tegap Jeongwoo yang makin lama makin mengecil, menyatu dengan deretan pepohonan dan riuhnya warga yang lari pagi, hingga akhirnya benar-benar menghilang dari jangkauan matamu. Ada rasa hangat yang tertinggal di dadamu, namun di saat yang sama, ada juga rasa sesak yang samar. Begitu dekatnya ia berdiri tadi, namun terasa begitu mustahil untuk digapai. Satu nama itu kembali terukir makin dalam di hatimu, siap untuk menjadi cerita utama selanjutnya di lembaran buku harian cokelatmu nanti malam. Tepukan pelan Ayu di bahumu membuyarkan lamunanmu seketika. Kamu tersentak, menggelengkan kepala cepat sambil menutupi rasa salah tingkah yang membakar pipi. "udah yuk, dari pada melamun terus mending kita wujudkan janji makan bubur ayam Pak Kumis. Perutku udah demo nih!" Kalian berempat akhirnya bangkit dari bebatuan taman dan melangkah menuju warung bubur ayam di seberang jalan. Suasana pagi yang makin hangat diiringi gurauan heboh dari Ayu dan Anjel berhasil mengalihkan perhatianmu sejenak, walau bayangan Jeongwoo yang berdiri begitu dekat tadi masih terpatri amat jelas di ingatan. Sesampainya di kosan setelah kenyang menyantap bubur, suasana kembali tenang. Ayu dan Anjel langsung balik ke kamar mereka untuk tidur siang balasan karena bangun terlalu pagi, sementara Arumi sibuk membalas pesan di meja belajar. Kamu memilih kembali ke area privatmu: kasur tingkat bagian bawah. Kamu menarik napas dalam-dalam, mengambil buku harian bersampul cokelat itu dari balik bantal, lalu membuka halaman baru yang masih bersih. Pena di tanganmu menari luwes, menuangkan segala detail yang terjadi beberapa jam lalu. 22 Agustus, Ternyata dunia sekecil ini, atau mungkin aku saja yang terlalu beruntung hari ini? Aku melihatnya lagi. Di taman kota, saat udara pagi masih sangat dingin. Dia berlari dengan kaus hitamnya, rambutnya agak basah oleh keringat, dan matanya... sempat menatap ke arahku walau hanya selintas. Dia tidak tahu siapa aku. Dia hanya buru-buru karena harus ke kampus jam 07.30 untuk bertemu dosennya. Tapi bagiku, berdiri hanya berjarak beberapa langkah darinya sambil mendengarkan suara beratnya memanggil temannya sudah lebih dari cukup untuk membuat hariku terasa penuh. Jeongwoo, kamu selalu terasa begitu jauh walau berdiri tepat di depan mata. Dan aku... akan tetap menjadi pengagummu yang paling setia dari balik lembaran kertas ini. Kamu tersenyum tipis, membaca ulang bait demi bait kalimat yang baru saja kamu tulis. Sebelum menutup buku itu, kamu mengusap pelan kertas cokelat tersebut dengan perasaan hangat yang membuncah. "Y/n," panggil Arumi pelan dari arah meja belajar, membalikkan badannya. "Buku itu... isinya cerita tentang Jeongwoo semua, ya?" Langkah jemarimu yang hendak menyisipkan buku ke bawah bantal mendadak terhenti. Kamu menoleh menatap Arumi yang sedang melihatmu dengan tatapan lembut dan penuh simpati khas dirinya. Kamu tersenyum pasrah, lalu mengangguk pelan. "Iya, Mi. Cuma di buku ini aku berani sebut namanya tanpa perlu takut kedengaran sama orangnya." #jeongwoo #treasure
Nez
Region: ID
Thursday 27 August 2026 02:51:34 GMT
Music
Download
Comments
Aimach :
kakk lanjut lagi🥺 kapan sih y/n sama jeongwoo ngobrol..?
2026-08-27 05:26:30
1
ju :
kak jangan tidur lanjutin duluuuu
2026-08-27 03:41:03
0
qilaja🐞 :
kak update 10x sehari plis😭
2026-08-27 03:59:07
0
To see more videos from user @peonaaz, please go to the Tikwm
homepage.