@kumparan: DPR RI menegaskan target penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-3 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, Kamis (27/8), setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan perkembangan pembahasan RUU tersebut. Usai rapat paripurna, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurizal menerima audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Koordinator AMPB Supriyono alias Botok menyampaikan aspirasi agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai target penyelesaian RUU Perampasan Aset, serta meminta dokumen tertulis sebagai pegangan publik atas komitmen DPR. Untuk memberikan kepastian dan membuka ruang pengawasan publik, Dasco menyatakan DPR akan menyiapkan salinan dokumen hasil rapat paripurna serta telah membuat pernyataan tertulis mengenai komitmen tersebut. Masukan yang disampaikan AMPB akan diteruskan kepada Komisi III DPR RI sebagai bagian dari proses pembahasan RUU. DPR RI menegaskan proses pembahasan RUU Perampasan Aset akan terus berjalan menuju target penyelesaian paling lambat 15 Desember 2026, sementara ruang partisipasi dan pengawasan masyarakat akan tetap terbuka sepanjang proses berlangsung. 📸: Dok. kumparan/Aditya Nugraha. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R379 | R169 | E164 | E023 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Thursday 27 August 2026 09:50:57 GMT
Music
Download
Comments
Yudie :
Tidak ada MATRAI, STEMPEL, yg TTD hanya wakil bukan KETUA, keburu balik nama asset
2026-08-27 10:13:55
1544
Jaya spar3part :
ketuanya tidak tanda tangan
kalau tidak disahkan yang mundur wakilnya semua
ketuanya aman aja
2026-08-27 10:06:35
743
💃 :
wakil doang ada 4??? trus itu ketua nya malah nggk datang? main aman kah puan????
2026-08-27 11:07:59
383
Ferdy Sann109 :
ayok yg merasa paham hukum, ada celah gak di surat tersebut, klo ada speak up
2026-08-27 10:08:46
266
T. B. M<√√Alie_Mfc :
Kok ga pakai Materai 10rb
2026-08-27 10:07:03
164
Adv. Andreas orie SH :
loh puan Maharani mana ? gimana dengan memiskinkan koruptor dan hukum mati koruptor
2026-08-27 10:44:04
26
pelaut_marine :
ketuanya gak ttd ?
2026-08-27 10:05:22
73
srinuraisyah36 :
molor sampai desember...pinternya dprku mengelabui rakyat secara halus....desember yg kutunggu paling2x hanya janji palsu
2026-08-27 10:31:06
45
•𝜤𝑮•✿ɢᴀʙʙʏ✿ :
klo Desember gk terealisasi kira2 ada demo susulan gak?pgn ikutan
2026-08-27 12:25:21
17
Ahmad nur Jamal :
hukum matinya mana
2026-08-27 10:50:41
11
insn1993 :
harusnya 3x24 jam sudah cukup tinggal ketok palu saja rancangan sudah dibuat Jokowi lama dan diserahkan sudah jauh hari
2026-08-27 12:07:24
58
Rio Bertino Silaban :
Gelo yang jadi tumbal wakil ketua nya wkwkwk,nanti kalau ga jadi di sahkan ketua nya di suruh mengundurkan diri di bilang kan saya engga tanda tangan surat nya wkwkwkwk😂😂😂
2026-08-27 11:44:59
10
wiwitutami71 :
yg jadi pertanyaan saya, hukuman bagi koruptor bagaimana jika UU PERAMPASAN ASSET NEGARA DISAHKAN..KLO TETAP DIPENJARA DAN DIMISKINKAN SAMA SAJA SEPERTI FEBRI beribu alasan dan HASILNYA TRILIUNAN ASSET MASIH AMAN!!
🎗️
2026-08-27 10:06:39
12
ARIS :
hukum matinya aku cari gax ada🥲
2026-08-27 10:52:27
5
Xdebleng0401 :
ketum gk ikut tanda tangan😂
2026-08-27 12:05:11
0
hazzzz19 :
tanpa materai apa bisa berlandaskan hukum itu 😂
2026-08-27 10:30:18
5
AGUNG HARIYANTO :
Ketua DPR nya koq gak tanda tangan 🤣
2026-08-28 16:26:29
0
Duta Nasi Uduk 11 :
Klo lg demo gni ketuanya pasti kabur atau ilang, pdhl jargonnya partai wong cilik
2026-08-27 10:14:07
8
Yunita Sari :
hukum mati harus ada
2026-08-27 12:25:18
3
Liwaldi :
Puan dimana Puan, kami butuh Puan untuk ikut serta dalam ultimatum ini.
2026-08-27 12:01:39
3
Ayah Naufal :
dalang korupsi ada lah ketua DPR nya.
sehingga tidak menghadiri rapat.
lebih penting pribadi nya dari pada rakyat.
2026-08-27 23:03:27
2
Roni muharom Aqila :
hukum mati buat para koruptor biar jera.soal nya gedung DPR jdi sarang koruptor
2026-08-27 12:03:48
4
Roni muharom Aqila :
2029 rakyat Indonesia jgn ada yang memilih anggota DPR
2026-08-27 12:02:20
3
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.