@prodigy704: Armed Man Rants About Taliban and Opens Fire On Fairfax Cops In Fatal Traffic Stop#cops#policeofficer#copsusa#bodycam

prodigy
prodigy
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 27 August 2026 10:12:36 GMT
865
19
1
0

Music

Download

Comments

carltondrew8654
Carlton Drew656 :
Well Northern Virginia gets what they voted for.
2026-08-28 12:59:33
0
To see more videos from user @prodigy704, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jagat media sosial dihebohkan dengan rekaman video berdurasi singkat yang mempromosikan jasa santet hingga pelet dengan latar belakang deburan ombak dan tebing karang. Lokasi dalam video tersebut diduga kuat berada di kawasan Pantai Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Keberadaan lokasi dalam video itu dibenarkan oleh sejumlah warga setempat. Jaka, warga Cisolok, meyakini sudut pengambilan gambar memang berada di kawasan Karang Hawu.
Jagat media sosial dihebohkan dengan rekaman video berdurasi singkat yang mempromosikan jasa santet hingga pelet dengan latar belakang deburan ombak dan tebing karang. Lokasi dalam video tersebut diduga kuat berada di kawasan Pantai Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Keberadaan lokasi dalam video itu dibenarkan oleh sejumlah warga setempat. Jaka, warga Cisolok, meyakini sudut pengambilan gambar memang berada di kawasan Karang Hawu. "Dari lokasi ada kemiripan, diambil di salah satu sudut di Karang Hawu. Karena arahnya ke laut, pas kamera mengarah ke kanan terlihat perbukitan Puncak Habibie," ungkap Jaka, Kamis (17/9/2026). Hal senada diungkapkan Nanan, salah seorang relawan sekaligus warga yang kerap beraktivitas di sekitar Karang Hawu. Menurutnya, tebing karang dalam video berada di sisi dekat jembatan arah ke kebun kelapa di bagian bawah perbukitan. "Kalau dilihat posisinya itu di tebing bawah, sebelah kanan yang mengarah ke kebun kelapa, yang ada rongga atau gua karang. Dulu zaman dulu sempat dipakai jualan kopi di atasnya, tapi sekarang sudah terkikis ombak. Sudah hampir 20 tahun lebih tidak ada aktivitas warga naik ke situ karena rawan tersapu ombak," ujar Nanan. "Kayaknya itu video orang lain yang ditempeli tulisan (tarif santet). Di sini warga atau orang spiritual tidak pernah ada yang jualan jasa santet begitu, nggak ada. Di Karang Hawu mah orang datang paling hanya tawasulan, ziarah biasa," tegasnya. Menanggapi kehebohan tersebut, Kepala Desa Cisolok, Hendi Sunardi, angkat bicara. Hendi secara tegas membantah adanya praktik komersialisasi jasa santet di kawasan wisata Karang Hawu. "Jelas nggak setuju, mana ada kayak begitu. Kalaupun betul ada yang sengaja buka praktik seperti itu, nanti akan saya cari orangnya siapa. Itu sesat kalau sampai pasang tarif santet begitu," kata Hendi saat dihubungi. Ia memastikan Karang Hawu selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam sekaligus wisata religi atau tempat syariat dan tawasul, bukan wadah praktik ilmu hitam komersial. Baca selengkapnya di detikjabar.com #detikjabar #sukabumi #pantaikaranghawu #TikTokBerita

About