@tribunnews: Suasana tenang di kawasan hutan Dusun Rasau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, berubah menjadi duka setelah sebuah kandang kambing hangus terbakar. Kebakaran tersebut mengakibatkan 43 ekor kambing milik Edy Supryanto atau yang akrab disapa Supri mati dan tidak dapat diselamatkan. Supri mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB saat hendak memberi pakan dan memeriksa kondisi ternaknya. Namun, setibanya di lokasi, ia mendapati bangunan kandang yang sebelumnya berdiri di tengah kawasan hutan telah rata dengan tanah. Tiang-tiang kayu hangus, lembaran seng berserakan, sementara seluruh kambing yang berada di dalam kandang ditemukan telah mati akibat kebakaran. Menurut Supri, sebanyak 43 ekor kambing tidak berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan api mulai membesar karena lokasi kandang cukup jauh dari permukiman warga dan tidak ada seorang pun yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Biasanya, kandang dijaga pada malam hari secara bergantian oleh dirinya maupun anggota keluarganya, tetapi pada malam sebelum kejadian tidak ada seorang pun yang bermalam di lokasi. Supri hanya memperoleh informasi dari rekannya yang melintas di sekitar kawasan kandang pada Sabtu (1/8/2026) malam. Saat itu, rekannya mengaku sempat melihat kobaran api kecil dari kejauhan. Namun, karena lampu kandang masih menyala dan kobaran api terlihat kecil, api tersebut diduga hanya berasal dari pembakaran sampah sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Supri juga membantah dugaan adanya kelalaian dari aktivitasnya. Ia mengatakan, sejak musim kemarau tiba, dirinya tidak lagi melakukan pembakaran di sekitar kandang. Kalaupun sebelumnya pernah membakar sampah, lokasinya berada cukup jauh dari kandang dan selalu dipastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Akibat kebakaran tersebut, seluruh ternak yang berada di dalam kandang mati. Selain kehilangan puluhan kambing, bangunan kandang yang dibangun secara bertahap selama bertahun-tahun juga habis dilalap api. Supri memperkirakan nilai kerugian yang dialaminya mencapai lebih dari Rp200 juta, yang terdiri dari kerugian akibat matinya ternak serta rusaknya bangunan kandang beserta fasilitas pendukungnya. Meski kehilangan sumber penghasilan utama, Supri mengaku tidak ingin larut dalam kesedihan. Ia bertekad kembali membangun usaha peternakannya setelah kondisi keuangan memungkinkan. Menurutnya, beternak kambing merupakan mata pencaharian utama yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarganya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Supri berharap musibah yang dialaminya menjadi yang terakhir dan tidak menimpa peternak lainnya, terutama pada musim kemarau yang rawan memicu kebakaran. #karhutla #kebakaranhutandanlahan #kebakaran

Tribunnews
Tribunnews
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 27 August 2026 12:12:04 GMT
19083
337
6
7

Music

Download

Comments

custp0
🐝 :
sabar ya bapak🥺
2026-08-27 12:18:46
0
manusia_tapikuda
MANUSIA TAPI KUDA :
Kasihan😢
2026-08-27 12:54:12
0
perdi.dz
Perdi Dz :
pertama👍
2026-08-27 12:17:18
0
sikit_aaa065
zallzz :
pertama
2026-08-27 12:30:38
0
deng_beradeng_sanak
JALUR LANGIT :
tapi selidiki dulu pak kalaupun terbakar pasti ada sisa tulang dan jejaknya entah kalau itu hanya modus..
2026-08-27 12:57:47
0
To see more videos from user @tribunnews, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About