@qinmeiriviu: Giá đỡ điện thoại chắc chắn #giadodienthoai #giadodienthoaixoay360 #giado #qinmeiriviu

Qin Mei Riviu 🌼
Qin Mei Riviu 🌼
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 27 August 2026 12:20:29 GMT
169
1
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @qinmeiriviu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kasus WN Australia berinisal BA (27) yang berbuat mesum di pekarangan rumah warga di Jalan Pantai Berawa, Tibubeneng, Bali, sangat meresahkan.  Pemilik rumah, Wayan Suyadnya, mengatakan perbuatan kedua WNA tersebut membuat pekarangan rumahnya dianggap ternodai secara niskala atau dalam konteks spiritual. Karena itu, ritual pembersihan secara Hindu dilakukan untuk menetralisir aura negatif. Upacara tersebut digelar pada Rabu (26/8), bertepatan dengan Kajeng Kliwon, hari suci umat Hindu yang diperingati setiap 15 hari sekali. “Hari itu Kajeng Kliwon, kalau di Bali adalah hari baiknya melakukan pembersihan. Hari itu, kami melakukan pembersihan di pekarangan secara Hindu,” kata Suyadnya saat ditemui di rumahnya di Tibubeneng, Jumat (28/8). Ritual tersebut menggunakan sejumlah perlengkapan upacara, seperti sesajen dan korban suci berupa ayam berwarna-warni. Air laut juga digunakan sebagai bagian dari proses pembersihan. “Kami ambil di pantai dan disiramkan di beberapa sudut pekarangan, terutama di depan juga,” ucap Suyadnya. Suyadnya menjelaskan, aura negatif dianggap muncul karena tindakan tersebut dilakukan di tempat yang tidak semestinya. Selain itu, hubungan antara kedua WNA yang disebut tidak saling mengenal juga menjadi alasan dilakukannya ritual pembersihan. 📸: Dok. Wayan Suyadnya. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R073 | E176 ⁠ #bicarafaktalewatberita #kumparan
Kasus WN Australia berinisal BA (27) yang berbuat mesum di pekarangan rumah warga di Jalan Pantai Berawa, Tibubeneng, Bali, sangat meresahkan. Pemilik rumah, Wayan Suyadnya, mengatakan perbuatan kedua WNA tersebut membuat pekarangan rumahnya dianggap ternodai secara niskala atau dalam konteks spiritual. Karena itu, ritual pembersihan secara Hindu dilakukan untuk menetralisir aura negatif. Upacara tersebut digelar pada Rabu (26/8), bertepatan dengan Kajeng Kliwon, hari suci umat Hindu yang diperingati setiap 15 hari sekali. “Hari itu Kajeng Kliwon, kalau di Bali adalah hari baiknya melakukan pembersihan. Hari itu, kami melakukan pembersihan di pekarangan secara Hindu,” kata Suyadnya saat ditemui di rumahnya di Tibubeneng, Jumat (28/8). Ritual tersebut menggunakan sejumlah perlengkapan upacara, seperti sesajen dan korban suci berupa ayam berwarna-warni. Air laut juga digunakan sebagai bagian dari proses pembersihan. “Kami ambil di pantai dan disiramkan di beberapa sudut pekarangan, terutama di depan juga,” ucap Suyadnya. Suyadnya menjelaskan, aura negatif dianggap muncul karena tindakan tersebut dilakukan di tempat yang tidak semestinya. Selain itu, hubungan antara kedua WNA yang disebut tidak saling mengenal juga menjadi alasan dilakukannya ritual pembersihan. 📸: Dok. Wayan Suyadnya. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R073 | E176 ⁠ #bicarafaktalewatberita #kumparan

About