@ceeyyliee: @KILLOKI #fyp #kesfet #kesfetbeniöneçıkart #konser #13killoki

yaradanbilir
yaradanbilir
Open In TikTok:
Region: TR
Thursday 27 August 2026 14:09:07 GMT
4026
590
5
180

Music

Download

Comments

dieloki
bal :
hala cehennem 2021 dinledigime inanamiyorum
2026-08-28 22:07:21
8
acilcikintripten
qimptoven2 :
grrah
2026-09-28 10:55:42
0
meleckssss
meleckss :
çok iyi kosnerdi aglamak
2026-08-27 16:40:33
5
lilemecc
emecc :
Adamin donunu indirdiler ya
2026-09-01 12:01:11
0
ecrinpkts
ecr!n :
@KILLOKI
2026-10-01 13:33:21
0
To see more videos from user @ceeyyliee, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

sewaktucom Pakai kacamata ternyata tidak serta-merta menutup peluang seseorang untuk mengikuti rekrutmen TNI maupun Polri. Presiden Prabowo Subianto meminta agar kemampuan intelektual ikut menjadi pertimbangan dalam sistem penerimaan prajurit dan anggota kepolisian ke depan. Arahan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman setelah mengikuti taklimat Presiden kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Dudung menjelaskan, sistem rekrutmen ke depan diharapkan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan fisik. Kemampuan intelektual juga dinilai penting, terutama melihat tantangan pertahanan dan keamanan yang semakin berkembang. “Kalau misalnya masuk tentara, polisi pakai kacamata juga boleh, tapi dia pintar,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam), Dudung Abdurachman, usai Taklimat Presiden kepada 800 Perwira Tertinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026). Perubahan cara pandang tersebut berkaitan dengan bentuk ancaman dan peperangan yang semakin banyak menggunakan teknologi. Dudung menyebut perang ke depan dapat melibatkan perang hibrida hingga penggunaan drone, sehingga kemampuan personel tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik. Dudung juga menyampaikan pesan Prabowo mengenai pentingnya peningkatan profesionalisme TNI dan Polri. Pendidikan dan latihan disebut menjadi bagian penting untuk menghadapi dinamika keamanan global.
sewaktucom Pakai kacamata ternyata tidak serta-merta menutup peluang seseorang untuk mengikuti rekrutmen TNI maupun Polri. Presiden Prabowo Subianto meminta agar kemampuan intelektual ikut menjadi pertimbangan dalam sistem penerimaan prajurit dan anggota kepolisian ke depan. Arahan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman setelah mengikuti taklimat Presiden kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Dudung menjelaskan, sistem rekrutmen ke depan diharapkan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan fisik. Kemampuan intelektual juga dinilai penting, terutama melihat tantangan pertahanan dan keamanan yang semakin berkembang. “Kalau misalnya masuk tentara, polisi pakai kacamata juga boleh, tapi dia pintar,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam), Dudung Abdurachman, usai Taklimat Presiden kepada 800 Perwira Tertinggi TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026). Perubahan cara pandang tersebut berkaitan dengan bentuk ancaman dan peperangan yang semakin banyak menggunakan teknologi. Dudung menyebut perang ke depan dapat melibatkan perang hibrida hingga penggunaan drone, sehingga kemampuan personel tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik. Dudung juga menyampaikan pesan Prabowo mengenai pentingnya peningkatan profesionalisme TNI dan Polri. Pendidikan dan latihan disebut menjadi bagian penting untuk menghadapi dinamika keamanan global.

About