@tribunsumselcom: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Kondisi tersebut turut menjadi perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar di tingkat SMA. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni, mengatakan bahwa sekolah diminta menyesuaikan kegiatan belajar-mengajar dengan kondisi kualitas udara di masing-masing kabupaten/kota. "Kualitas udara di masing-masing kabupaten/kota itu berbeda-beda. Oleh karena itu, berdasarkan kualitas udara di daerahnya masing-masing, sekolah bisa melakukan penyesuaian," kata Mondyaboni, Kamis (27/8/2026). Selengkapnya baca di link artikel Tribun Sumsel #tribunsumsel #beritalokal #sumsel #sumateraselatan #palembang