@tiagopimenta43: #tarcisiodefreitas #flaviobolsonaro #direitaconservadora #lulaladrao

@FlavioPresidente
@FlavioPresidente
Open In TikTok:
Region: BR
Friday 28 August 2026 01:41:14 GMT
15655
1114
128
656

Music

Download

Comments

georges.vitols
Georges Vitols :
365 dias de mentira não falha um 🤣
2026-08-28 02:52:57
15
user8871524656261
ALEMÃO :
PARA OS PETISTAS ISSO NÃO É MENTIR, APENAS ELE NÃO ESTA FALANDO A VERDADE..😏😏😏
2026-08-28 06:11:52
13
carlosbraga370
Carlos Braga :
mentiroso por isso não quer ir nos outros debates
2026-08-28 10:20:04
6
edneiamendes9494
edineiamendes9494 :
ESSE É O PAI DA MENTIRA
2026-08-28 10:06:32
8
ag.azeredo
Alex :
eu não sei como ele ainda não falou que não conhece o Lulinha!!!!
2026-08-28 09:35:35
6
familia.434
Marcelo Montanheri :
esse cara é o maior mentiroso do mundo
2026-08-28 01:44:49
8
rosi.costa29
Rosi Costa :
Flavio bolsonaro presidente 🇧🇷
2026-08-28 03:55:48
3
user99979carlos
Carlos gomes :
😂😂😂 malandragem 22 2027 🙏🇧🇷🇧🇷✌️✌️
2026-08-28 09:43:44
2
alzielpontes610
@Alziel♡kokama :
kkkkkkkkkkkk pai da mentira ta desesperado
2026-08-28 11:30:06
1
jos.da.mata.xavier
José da Mata Xavier :
o cara é malandro
2026-08-28 02:47:37
2
cinttia.03
Cinttia. :
Por essas e outras q odeiam as redes sociais ...
2026-08-28 08:09:57
1
andersonportella42
Portella :
Daqui a pouco aparece algum defensor do Nine…..
2026-08-28 21:28:11
0
robsonpaula189
Robson Paula189 :
😁
2026-08-28 17:48:09
0
nandolucke
Nando&Lucke :
flavio bolsonaro 22
2026-08-28 01:47:28
0
nelio.matos
Nelio Mattos :
Cadê os filhos do Lulinha e mentira 😂😂😂
2026-08-28 19:25:29
0
alexandreperez253
alexandre :
Esse é o verdadeiro Pinóquio 🤥
2026-08-28 18:19:24
0
marcelobruck
Marcelo Bruck :
a maior culpa é de quem colocou ele lá
2026-08-28 15:32:15
0
mcorreia1980
Mishael Correia :
Quando não tinhamos as redes sociais, éramos enganados, aliás fomos enganados por muito tempo, mas agora só é engano quem quer, por isso querem regular as redes sociais.
2026-08-28 12:27:34
1
mdejesus33
MdeJesus :
SÓ VOTO 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷👏👏🙏👍🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷
2026-08-28 08:53:07
3
eliana.martins996
Eliana Martins :
Outubro tá chegando é a hora de mudar
2026-08-28 18:08:08
0
marcelobruck
Marcelo Bruck :
Por isso o Brasil está assim. Mais culpado que ele é quem vota nela, porém o voto é uma ???? no Brasil .
2026-08-28 15:30:41
0
alexmendesrs
alexandremendes3504 :
2026-08-28 14:17:18
1
sm.car5
SM CAR :
2026-08-28 02:15:22
0
To see more videos from user @tiagopimenta43, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Keramba Waduk Kedung Ombo Geger Temuan Ikan Pauma, Diduga Membuat Ikan Ternak Stres hingga Mati Mendadak SRAGEN – Para pengusaha dan pembudidaya ikan keramba di kawasan Waduk Kedung Ombo (WKO) kembali dibuat resah. Kali ini, muncul temuan ikan yang oleh pembudidaya setempat disebut sebagai ikan pauma, yang ditemukan berada di sekitar kawasan keramba. Keberadaan ikan tersebut menjadi perhatian karena sejumlah pembudidaya mengkhawatirkan keberadaannya dapat membuat ikan ternak di dalam keramba mengalami stres. Dalam kondisi tertentu, ikan yang mengalami stres dapat menjadi lebih rentan terhadap perubahan kualitas air maupun gangguan lainnya. Keresahan semakin meningkat setelah ditemukan adanya ikan ternak yang tiba-tiba mati. Namun demikian, hubungan langsung antara keberadaan ikan pauma dengan kematian ikan budidaya tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan kajian lebih lanjut. Salah seorang pembudidaya mengungkapkan bahwa kemunculan ikan yang disebut pauma tersebut menjadi perhatian serius bagi para pemilik keramba. Mereka khawatir kondisi tersebut dapat mengganggu ikan yang selama ini menjadi sumber penghasilan. “Temuan ini membuat kami khawatir. Ikan ternak tiba-tiba ada yang mati, sementara di sekitar keramba ditemukan ikan yang kami sebut pauma. Kami berharap ada pemeriksaan agar diketahui sebenarnya apa penyebabnya,” ungkap salah seorang pembudidaya. Minta Pemeriksaan Kondisi Air dan Ikan Para pembudidaya berharap pihak terkait tidak hanya melihat dari sisi keberadaan ikan tersebut, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi perairan Waduk Kedung Ombo. Pemeriksaan kualitas air, kondisi ikan yang mati, serta identifikasi jenis ikan yang ditemukan dinilai penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Sebab, kematian ikan keramba di Waduk Kedung Ombo sebelumnya juga pernah terjadi akibat berbagai faktor lingkungan. Pada Juli 2026, misalnya, fenomena upwelling dilaporkan menyebabkan puluhan ton ikan budidaya mati mendadak di sejumlah kawasan WKO. Fenomena tersebut berkaitan dengan perubahan massa air dan kondisi kualitas air yang dapat berdampak terhadap ikan keramba. Karena itu, pembudidaya meminta agar temuan terbaru tersebut ditindaklanjuti secara ilmiah sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat. Pembudidaya Khawatir Kerugian Bertambah Bagi pengusaha keramba, kematian ikan bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha. Modal yang dikeluarkan untuk membeli benih, pakan, perawatan keramba hingga masa panen cukup besar. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kematian ikan secara massal di WKO dapat menyebabkan kerugian besar bagi pembudidaya. Pada 2026, fenomena upwelling di wilayah WKO Boyolali dilaporkan menyebabkan sekitar 10 ton ikan mati dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Para pembudidaya berharap kejadian kali ini segera mendapat perhatian dari instansi terkait, termasuk pemeriksaan terhadap ikan yang ditemukan dan kualitas air di sekitar lokasi keramba. Mereka juga berharap ada penjelasan yang jelas mengenai jenis ikan yang disebut pauma tersebut serta apakah benar keberadaannya berkaitan dengan ikan budidaya yang mengalami stres dan mati. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian ikan ternak dan hubungan antara temuan ikan pauma dengan kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang maupun tenaga ahli perikanan.#sragen24jam #smsisoloraya #officialmatajateng #wko #karamba @SUARA SRAGEN
Keramba Waduk Kedung Ombo Geger Temuan Ikan Pauma, Diduga Membuat Ikan Ternak Stres hingga Mati Mendadak SRAGEN – Para pengusaha dan pembudidaya ikan keramba di kawasan Waduk Kedung Ombo (WKO) kembali dibuat resah. Kali ini, muncul temuan ikan yang oleh pembudidaya setempat disebut sebagai ikan pauma, yang ditemukan berada di sekitar kawasan keramba. Keberadaan ikan tersebut menjadi perhatian karena sejumlah pembudidaya mengkhawatirkan keberadaannya dapat membuat ikan ternak di dalam keramba mengalami stres. Dalam kondisi tertentu, ikan yang mengalami stres dapat menjadi lebih rentan terhadap perubahan kualitas air maupun gangguan lainnya. Keresahan semakin meningkat setelah ditemukan adanya ikan ternak yang tiba-tiba mati. Namun demikian, hubungan langsung antara keberadaan ikan pauma dengan kematian ikan budidaya tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan kajian lebih lanjut. Salah seorang pembudidaya mengungkapkan bahwa kemunculan ikan yang disebut pauma tersebut menjadi perhatian serius bagi para pemilik keramba. Mereka khawatir kondisi tersebut dapat mengganggu ikan yang selama ini menjadi sumber penghasilan. “Temuan ini membuat kami khawatir. Ikan ternak tiba-tiba ada yang mati, sementara di sekitar keramba ditemukan ikan yang kami sebut pauma. Kami berharap ada pemeriksaan agar diketahui sebenarnya apa penyebabnya,” ungkap salah seorang pembudidaya. Minta Pemeriksaan Kondisi Air dan Ikan Para pembudidaya berharap pihak terkait tidak hanya melihat dari sisi keberadaan ikan tersebut, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi perairan Waduk Kedung Ombo. Pemeriksaan kualitas air, kondisi ikan yang mati, serta identifikasi jenis ikan yang ditemukan dinilai penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Sebab, kematian ikan keramba di Waduk Kedung Ombo sebelumnya juga pernah terjadi akibat berbagai faktor lingkungan. Pada Juli 2026, misalnya, fenomena upwelling dilaporkan menyebabkan puluhan ton ikan budidaya mati mendadak di sejumlah kawasan WKO. Fenomena tersebut berkaitan dengan perubahan massa air dan kondisi kualitas air yang dapat berdampak terhadap ikan keramba. Karena itu, pembudidaya meminta agar temuan terbaru tersebut ditindaklanjuti secara ilmiah sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat. Pembudidaya Khawatir Kerugian Bertambah Bagi pengusaha keramba, kematian ikan bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha. Modal yang dikeluarkan untuk membeli benih, pakan, perawatan keramba hingga masa panen cukup besar. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kematian ikan secara massal di WKO dapat menyebabkan kerugian besar bagi pembudidaya. Pada 2026, fenomena upwelling di wilayah WKO Boyolali dilaporkan menyebabkan sekitar 10 ton ikan mati dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Para pembudidaya berharap kejadian kali ini segera mendapat perhatian dari instansi terkait, termasuk pemeriksaan terhadap ikan yang ditemukan dan kualitas air di sekitar lokasi keramba. Mereka juga berharap ada penjelasan yang jelas mengenai jenis ikan yang disebut pauma tersebut serta apakah benar keberadaannya berkaitan dengan ikan budidaya yang mengalami stres dan mati. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian ikan ternak dan hubungan antara temuan ikan pauma dengan kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang maupun tenaga ahli perikanan.#sragen24jam #smsisoloraya #officialmatajateng #wko #karamba @SUARA SRAGEN

About