@thannicha.pornnik: #เสื้อผ้าแฟชั่น

ธัญธัญ
ธัญธัญ
Open In TikTok:
Region: TH
Friday 28 August 2026 05:58:11 GMT
1
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @thannicha.pornnik, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diwarnai dinamika pembahasan. Di tengah situasi tersebut, terdengar lantunan Selawat Asyghil dari dalam arena persidangan. Sidang yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu membahas sejumlah mekanisme penting, termasuk pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan Ketua Umum PBNU. Seiring pembahasan yang semakin dinamis, speaker di luar arena sidang sempat dimatikan sehingga wartawan kesulitan mengikuti jalannya persidangan. Di tengah suasana tersebut, Selawat Asyghil terdengar dari dalam arena. Selawat yang dikenal luas di kalangan Muslim Indonesia ini berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus doa agar kaum Muslimin mendapat perlindungan dari kezaliman. Dalam tradisinya, Selawat Asyghil juga dikenal sebagai doa agar orang-orang zalim disibukkan atau dipertentangkan dengan sesamanya sehingga kaum Muslimin terlindungi dari kejahatan mereka. Di tengah dinamika sidang, lantunan tersebut dapat dimaknai sebagai upaya mengembalikan suasana forum pada ketenangan, doa, dan sikap menahan diri. Sementara itu, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU akan membahas sejumlah aturan strategis, termasuk mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU dan aturan rangkap jabatan. Menurutnya, pembahasan di tingkat komisi berpotensi berlangsung dinamis karena adanya sejumlah perbedaan pandangan. Untuk mekanisme pemilihan Ketum PBNU, terdapat dua opsi yang sebelumnya muncul dalam Munas dan Konbes NU. Opsi pertama mempertahankan sistem one man one vote, sedangkan opsi lainnya mengusulkan setiap wilayah dan cabang pemilik suara mengajukan lima nama calon sebelum nama dengan suara terbanyak diteruskan kepada Rais Aam untuk dipilih. Namun, Gus Ipul menegaskan keputusan akhirnya tetap berada di tangan Muktamar. 📸: Dok. Istimewa, kumparan/Zamchsyari. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R053 | E120 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diwarnai dinamika pembahasan. Di tengah situasi tersebut, terdengar lantunan Selawat Asyghil dari dalam arena persidangan. Sidang yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu membahas sejumlah mekanisme penting, termasuk pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan Ketua Umum PBNU. Seiring pembahasan yang semakin dinamis, speaker di luar arena sidang sempat dimatikan sehingga wartawan kesulitan mengikuti jalannya persidangan. Di tengah suasana tersebut, Selawat Asyghil terdengar dari dalam arena. Selawat yang dikenal luas di kalangan Muslim Indonesia ini berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus doa agar kaum Muslimin mendapat perlindungan dari kezaliman. Dalam tradisinya, Selawat Asyghil juga dikenal sebagai doa agar orang-orang zalim disibukkan atau dipertentangkan dengan sesamanya sehingga kaum Muslimin terlindungi dari kejahatan mereka. Di tengah dinamika sidang, lantunan tersebut dapat dimaknai sebagai upaya mengembalikan suasana forum pada ketenangan, doa, dan sikap menahan diri. Sementara itu, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU akan membahas sejumlah aturan strategis, termasuk mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU dan aturan rangkap jabatan. Menurutnya, pembahasan di tingkat komisi berpotensi berlangsung dinamis karena adanya sejumlah perbedaan pandangan. Untuk mekanisme pemilihan Ketum PBNU, terdapat dua opsi yang sebelumnya muncul dalam Munas dan Konbes NU. Opsi pertama mempertahankan sistem one man one vote, sedangkan opsi lainnya mengusulkan setiap wilayah dan cabang pemilik suara mengajukan lima nama calon sebelum nama dengan suara terbanyak diteruskan kepada Rais Aam untuk dipilih. Namun, Gus Ipul menegaskan keputusan akhirnya tetap berada di tangan Muktamar. 📸: Dok. Istimewa, kumparan/Zamchsyari. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R053 | E120 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About