@rusdysengbac: Pasar Pagi Talang Padang Disorot, Koperindag Tanggamus Pertanyakan Retribusi dan Sewa Pedagang TANGGAMUS — Polemik penertiban dan relokasi Pasar Pagi Pekon Talang Padang, Kecamatan Talang Padang, berkembang menjadi sorotan terhadap tata kelola pungutan di lokasi tersebut. Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) tidak hanya menyoroti persoalan legalitas dan penataan pasar, tetapi juga mulai mencermati dugaan penarikan retribusi serta sewa kepada pedagang. Kepala Koperindag Tanggamus, Andi Dermawan, menyebut berdasarkan dokumen dan informasi yang diperoleh, terdapat sejumlah pungutan yang dikaitkan dengan pengelolaan pasar, mulai dari salar, keamanan, kebersihan, MCK hingga parkir. Persoalannya, hasil pengecekan Koperindag terhadap dokumen APBDes Pekon Talang Padang periode 2021–2026 disebut tidak menemukan pencatatan PAD yang bersumber dari aktivitas tersebut. Kondisi itu dinilai perlu diperjelas, terutama mengenai dasar pungutan, jumlah penerimaan, pihak yang menerima serta mekanisme pertanggungjawabannya. Selain retribusi, Koperindag juga mencermati informasi mengenai penarikan sewa pedagang. Pemerintah memperoleh informasi adanya pembayaran sewa lahan kepada pemilik sekitar Rp55 juta per tahun, sementara pedagang disebut dikenakan biaya sewa hingga sekitar Rp1 juta per orang. Dengan jumlah pedagang yang diperkirakan mencapai 100 hingga 150 orang, mekanisme dan penggunaan dana tersebut dinilai perlu diverifikasi berdasarkan dokumen dan bukti transaksi. Koperindag menegaskan temuan tersebut belum menjadi kesimpulan adanya pelanggaran hukum. Seluruh informasi masih perlu diperiksa dan diklarifikasi kepada pihak pengelola maupun pihak terkait lainnya. Di sisi lain, pemerintah menegaskan penertiban bukan semata-mata untuk memindahkan pedagang. Relokasi disebut menjadi bagian dari upaya menyediakan lokasi perdagangan yang lebih aman, tertib, layak dan memiliki kepastian legalitas. Pemkab Tanggamus juga disebut telah melakukan pendekatan secara bertahap serta menyiapkan alternatif lokasi, termasuk kemudahan berupa bebas biaya selama satu tahun. Aspek fasilitas turut menjadi pertimbangan. Koperindag mencatat sekitar 150 pedagang berada di dalam lokasi dan sekitar 150 pedagang obrok di area luar, dengan aktivitas perdagangan berlangsung sejak dini hari. Kondisi sanitasi, penerangan, keamanan dan fasilitas MCK dinilai perlu mendapat perhatian karena lokasi tersebut tidak hanya digunakan pedagang, tetapi juga masyarakat sebagai konsumen. Seiring berkembangnya persoalan pungutan dan tata kelola tersebut, Koperindag membuka kemungkinan koordinasi dengan Inspektorat sebagai pengawasan internal pemerintah serta aparat penegak hukum apabila hasil pemeriksaan menemukan indikasi yang perlu ditindaklanjuti. Pemerintah juga akan mencermati status lahan, dasar pengelolaan dan kedudukan pihak yang selama ini mengelola aktivitas pasar. Pemkab Tanggamus tetap membuka ruang bagi pedagang maupun pengelola untuk memberikan klarifikasi dengan membawa data dan dokumen yang dapat diverifikasi. Dengan demikian, polemik Pasar Pagi Talang Padang kini tidak hanya menyangkut persoalan relokasi, tetapi juga menyentuh pertanyaan mengenai legalitas lokasi, dasar pungutan, pengelolaan penerimaan dan pertanggungjawaban dana yang dihimpun dari aktivitas perdagangan. Pemerintah memastikan penataan tetap dilakukan secara humanis, namun aspek legalitas, transparansi dan tata kelola akan menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian persoalan tersebut. #Tanggamus #TalangPadang #PasarPagi #KoperindagTanggamus #PemkabTanggamus @KOMINFO TANGGAMUS @Indonesian all star[RSS]⭐ @POLDA LAMPUNG @Humas Polres Tanggamus @KODIM_0424_TANGGAMUS

Rusdy Sengbac
Rusdy Sengbac
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 28 August 2026 11:44:20 GMT
2874
35
46
14

Music

Download

Comments

renitriana329
ReniRenot :
Pak Andii semangattt !! 💪💪💪
2026-08-29 00:55:18
2
user8215879379115
chykaaa :
Kalo sudah melanggar hukum panggil pemilik tanah,majukan ke hukum biar paham..
2026-08-28 21:10:06
3
user7721288285473
DPC NASDEM TALANGPADANG :
alot bos. di cek dayanya aja dari 2015. kemana penghasilannya menyala
2026-08-28 14:50:21
1
banjar.wangi3
Banjar Wangi :
semangat. pak kadis
2026-08-29 14:28:14
2
hen8235
hen :
sudah pasti itu pengelopasar yg menolak makanya harus tegas,
2026-08-29 00:03:51
1
gilaskurniawan
M GILAS :
Tambah pening bro 😄
2026-08-28 13:31:25
0
hendri.doank288
hendri doank :
hidup rakyat hidup pedagang
2026-08-29 00:02:12
0
galihsyahbandakh76
GALIHSYAHBANDAR76 :
itu betul sekali yg terahir tdi ada yg titik titik
2026-08-28 22:45:44
1
karma.2517
KARMA CHANEL :
pertanya an nya... apa kah pemerintah akan menyalah kan warga kerna tak mau di relokasi.. yang ke2. Apa kah pemerintah selalu benar dlm mengambil kebijakan untuk masarakat.logika nya orang mana yang tidak mau hidup mudah. tapi kenapa warga tetap menolak.. ada apa.??
2026-08-29 02:39:27
1
heyyybludd
ANHB :
ada satu pertanyaan yg masih mengganjal,yaitu saat 15 tahun lalu orang orang yg sebelum berdagang dipasar gsg tempel itu GK difasilitasi pemerintah dan ngemper jualan dipinggir jalan,nah Pemdanya kemana pada saat itu? lalu seberapa besar bayaran PT lingga ke Pemda sampai camat turun tangan buat memaksakan pedagang gsg pindah ke atas? lalu soal pungutan uang kebersihan yg diambil sama orang Pemda itu kok belum selesai kasus nya dikejaksaan seolah olah ditutup sepihak ?
2026-08-30 02:27:08
0
lampungcraft0
the one :
seimbang donk tanya juga alasan langsung dari penglola atau pedagang pasar jgn satu sumber... biar adil
2026-08-28 22:22:12
0
haryadi.satria3
HARYADI SATRIA :
PT lingga ambil jalan raya dibangun toko langgar hukum pak itu jelas. hukum tajam kebawah tumpul ke atas. kalau ada yang langgar hukum harus nya di tindak
2026-08-29 10:34:03
0
besunuk17
ferarri85 :
warga di adukan dengan polri. TNI.. dan pol pepe.. sedangkan pemerintahnya diam aja.. kan dekat rmh nya saleh... ngbrol sama warga nya..
2026-08-29 16:34:27
0
shiawaseseikou
chococheese :
pasar terus yang diributin, jalan hancur tuh benerin. gak malu apa sama rakyat sendiri, huuu
2026-08-29 00:17:53
1
apriadi.bandongan
apriadi bandongan :
pinter bapak ini kalau berhitung uang wkwkwk
2026-08-28 23:15:23
1
sahdu_tanggamus
Kedai SAHDU :
"Aman tertib dan layak" gimna bos Tempat yg baru kalo ujan Banjir masuk ke dalam pasar,,, Tukang parkir semeraut( ngacak) , Mohon maaf ni klo Bikin vidio pake Warles yg ada peredam suaranya Biar gak kehalang sama Suara Gemuruh Angin😁
2026-08-28 21:06:55
0
suarni_90
Suarni :
inti nya pengelolah PT tinggal cuman maw dapet gaji dan kita pedagang kecil yg di korban kan dan BPK yg pidato ini yg dapat untung dpt gaji dari PT lingga TPI GK mikir orng2 yg dgang di gsg yg jdi korban pdahal yg dgn ini bukan seutuh nya pindahan PT lingga
2026-09-03 09:16:53
0
d.1.on
D 1 ON :
🥰🥰🥰
2026-08-29 10:21:34
0
To see more videos from user @rusdysengbac, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About