Wiwik :
Injeh ustadz,,
Ustadz 😭😭,Saya benar-benar menyesal dgn niat dihati saya soal anak,,,
Saya memiliki Anak cuma 1 ,putra.Dan mulai dari dalam kandungan ayahnya lalai,tetapi saya berjuang mempertahankan rumah tangga saya,ayahnya sering menghilang tanpa kabar dan nafkah,dan muncul sesuka hati Dia,hingga putranya berusia 7thn,karena sudah tidak mampu bertahan saya memilih cerai lalu saya pergi mencari kehidupan ekonomi yg lebih baik,anak saya titipkan ke ortu saya,tetapi ayahnya juga tetap sama komunikasi ada tapi jarang2 dan tidak memberi nafkah anak,hingga di dalam hati saya senantiasa bertekat akan saya buktikan jika anak yg kau sia-siakan akan jadi anak sukses kelak akan aku pamerkan ke kamu,jika dia sudah tertata masa depannya ( entah jadi sarjana atau abdi negara ,dan sudah daftar haji ) ,sekarang putra saya usia 19thn masih kuliah,selain sekolah umum juga dulu di pesantren juga,dan juga sudah umroh disaat usia 18thn,juga sudah pernah ikut test abdinegara tapi belum rezeki,tapi disaat putra saya gencar mengejar masa depannya, tiba-tiba kemarin tgl 22-8-2026 dapat kabar ayahnya meninggal karena serangan jantung mendadak,apakah ini juga ketentuan Allah nggeh ustadz supaya saya tidak sombong atau pamer ke ayahnya...Saya tidak mengajarkan anak saya benci ayahnya tapi saya mengajak anak saya ,ayo tunjukan ke ayahmu jika kamu bisa jadi anak Sholeh dan sukses.
2026-09-02 05:18:54