kalian yang setuju sama video ini coba deh geser sudut pandangnya ke anaknya, jangan cuma ngeliat romantisasi dari sisi orang tuanya aja. menjadikan anak sebagai "alasan untuk tetap hidup" atau penyemangat buat narik becak itu aslinya egois banget. bayangin, ada bayi yang gak pernah minta dilahirkan, tiba-tiba dipaksa masuk ke kondisi hidup yang serba sulit cuma buat dijadiin "alat penyokong mental" orang dewasa yang udah menyerah sama hidupnya.
terus membenarkan mindset anak sebagai harapan buat ngubah derajat orang tua itu sama aja menormalisasi eksploitasi. anak direduksi nilainya jadi sekadar alat investasi ekonomi. belum lahir aja mereka udah dikasih beban berat buat nebus kegagalan finansial orang tuanya kelak. ujung-ujungnya anak ini dipaksa berjuang dari titik minus, gak bisa fokus ngebangun masa depannya sendiri, dan cuma bakal memperpanjang rantai kemiskinan serta generasi sandwich yang gak ada habisnya.
kita memang harus empati sama penderitaan orang miskin, tapi jangan pakai empati itu buat menjustifikasi tindakan bawa nyawa baru ke dalam penderitaan. melahirkan anak itu tanggung jawab moral yang besar, bukan sekadar hak reproduksi. menahan diri buat gak punya anak saat tahu kondisi belum mampu adalah bentuk cinta dan pengorbanan yang jauh lebih nyata, daripada melahirkan anak cuma untuk nemenin orang tuanya menderita bareng-bareng.
2026-08-29 04:28:33
2593
Chenxhoo :
another point of view..nice juga
2026-08-29 04:33:43
0
nero :
he explained it well, but the comment section is still full of the same thing he was talking about
2026-08-28 23:08:03
706
Fikar_black :
Don’t judge
2026-08-29 07:00:51
0
Midwinter Raven 🐦⬛ :
Lebih ke tau diri aja sih. Gak ada yang melarang punya anak. Yang jadi concern itu sering kali nambah anak secara kuantitas aja tapi nggak dibarengi dengan kualitas hidup yang layak. Kalau dibilang “punya anak jadi alasan tetap bertahan” harusnya mau anaknya cuma satu pun itu tetap jadi alasan bertahan hidup.
2026-08-28 21:15:52
1426
Tin 🛵 :
kalo memang benar point dari postingan ini adalah empati, sebenarnya punya anak disaat kondisi sulit juga bentuk dari pengabaian empati...
2026-08-29 04:54:48
963
firza.png :
tetep gk setuju, mau apapun alesannya, punya anak dalam kondisi finansial hancur itu egois. Makna kaya yg kalian pahami apa emang? klo interpretasi "kaya" yang dimaksud itu sekaya syahrini, ya gk masuk akal, gk semua orang bisa sekaya dia. kaya yang dimaksud itu finansial yang stabil, punya uang buat perlengkapan anak, buat makan anak, buat sekolah anak tnpa harus ngutang, tanpa harus mangkas sana sini, tanpa harus nurunin standar hidup. kenapa hal² dasar ini dipandang sebagai larangan berkembang biak??? anak makan itu hak dasar, anak bersekolah juga hak dasar, klo memang hak² dasar ini belum tentu bisa dipenuhi buat apa??? pengorbanan memang selalu ada, tp jangan smpai itu jadi menghancurkan fondasi hidup diri sendiri dn anak
2026-08-29 08:25:39
42
akrafani :
gak ada yg larang punya anak... yg dilarang gak bertanggung jawab saat sudah punya anak...
yg dinyinyirin biasanya yg terus nambah anak tp tanggung jawabnya gak ditambah... jd malah menelantarkan... yg tidak berempati justru orang tua itu... gak mikirin nasib anak2nya gimana...
2026-08-28 22:47:26
202
zzz :
how can we judge other ppl choices if we know nothing abt their options 🫵
2026-08-28 13:06:18
24
de_bee :
Dari konten ini inti pesan yg gua dapat yaitu pola pikir kita bukan yg sepenuhnya mutlak dan paling benar
dunia ini terlalu luas untuk dijangkau kedua mata dan telinga kita
kita ga tau detail semua yg terjadi di bawah bumi ini
so have some emphaty
2026-08-29 02:43:06
41
Aufa FR :
Njir terang2an bilang kalo manusia emang egois😬
2026-08-29 00:13:39
10
Fatwa hati :
poinnya bukan tentang dia membenarkan berkembang biak meskipun miskin. dia cuma ingin menyampaikan kalo kita harus melihat dari banyak sudut pandang. jangan sampai jadi manusia yang hanya bisa menghakimi tanpa memahami. cuma itu
2026-08-29 07:29:34
69
Emnur :
lebih empati ke anaknya gue sih
2026-08-29 06:36:36
33
elang (ekor belang) :
orang miskin itu memang perlu bantuan untuk merangkak keluar: yang paling cepat ya pendidikan, lapangan kerja & kesehatan. ujung2nya tugas siapa? betul, PEMERINTAH.
2026-08-29 10:11:32
13
ril or fek :
Udh tau ga membernarkan tuh seharusnya langkah yang tepat untuk nyebarin pemahaman kalau belum mapan jangan beranak pinak, bukannya malah mencoba memahami pola pikir mereka dan tidak menegurnya, jatohnya ya nirempati untuk calon anak dan keluarga mereka, karena kita udah punya kesadaran terhadap hal ini maka kita juga harus bisa memberi pemahaman yang baik dengan cara yang baik.
2026-08-29 15:31:18
16
Jink :
kurang setuju sih, perspektif dia kurang luas dia cuma ambil dari 1 sudut pandang aja
2026-08-29 06:14:49
7
Febriansyah❄️❄️ :
Berkembang biak memang hak semua manusia, btw dirawat dengan baik dan di nafkahi dengan baik juga hak anak loh. Terus gimana caranya bisa menafkahi dan merawat anak dengan baik jika keadaannya miskin?, jangan meromantiskan kemiskinan, nyatanya sekarang banyak bapak yang lebih milih beli rokok sama depo judol daripada beliin anaknya susu.
2026-08-29 02:41:35
32
dolimanurungg :
mengharapkan anak mengangkat derajat orang tua😂
2026-08-29 04:56:42
174
Ponyokio :
Tau ga kenapa agak susah diterima, karena orang2 sekarang mostly gapunya mindset membumi dan berempati. Padahal pandangan dari bawah gini sangat menjelaskan mengapa kesenjangan ekonomi bisa berpengaruh ke pola pikir manusia.
2026-08-29 03:03:33
28
Justhiswife :
jangan menjadikan anak sebagai alat untuk mewujudkan mimpi mu bung, dia akan punya mimpi sendiri 😭
2026-08-28 23:37:24
5
tinkerdagon :
Setiap manusia harus ada tujuan hidup, masa iya lu harus punya anak biar ada tujuan hidup?
2026-08-29 01:21:57
37
_amralime :
Pdhal dengan jelas dia blg “jangan lupa berempati” tp komennya banyakan gak ada empati
2026-08-29 02:10:23
314
hicsuntdracone :
mari kita pisahkan antara memahami dan membenarkan. kita bisa memahami tanpa harus membenarkan. point si masnya adalah empati. dan kalian yg sadar bahwa punya anak ketika miskin itu salah, itu juga salah satu point si mas nya, maksud "privilege" dari si masnya adalah pendidikan. realitanya memang banyak orang "miskin" justru punya anak banyak, kalian mungkin akan bilang mereka "bodoh", tapi kenapa? manusia pada dasarnya itu sama, punya kemampuan untuk berakal sehat, tapi kenapa seolah yg lebih sehat itu kalian? bisa menyalahkan pilihan orang? salah satunya adalah privilege kualitas pendidikan.
2026-08-29 03:26:40
7
To see more videos from user @bukanjeremytetii, please go to the Tikwm
homepage.