@gresiksumpek.id: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang diduga meminta uang Rp1 juta kepada warga saat mengurus surat pengeluaran barang bukti kendaraan. Luthfie menyampaikan sikap tersebut melalui video yang diunggah di akun Instagramnya. Ia meminta Kasi Propam memproses anggota tersebut melalui tindakan disiplin dan kode etik. Sementara Kabag Sumda diminta memutasi anggota yang bersangkutan dengan sanksi demosi. Luthfie juga memerintahkan Kasatlantas menemui warga yang sebelumnya mengaku dimintai uang. Ia bahkan berjanji mengganti uang tersebut 10 kali lipat. "Kasat Lantas temui korban yang kemarin dimintain duit itu, sampaikan nanti dari saya, saya ganti 10 kali lipat. Itu komitmen saya," tegas Luthfie. Menurut Luthfie, masyarakat yang menjadi korban pencurian maupun mengalami kecelakaan sedang mengalami musibah. Ia meminta anggota tidak justru menambah beban masyarakat. "Yang bersangkutan sedang mengalami musibah. Jangan kemudian musibah itu ditambah lagi dan datangnya dari orang yang bertugas untuk memberikan pelayanan, melindungi, mengayomi, justru menjadi orang yang menambah berat beban hidupnya," ujarnya. Luthfie mengatakan sebagian besar anggota kepolisian telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun, masih ada anggota yang melakukan tindakan mengecewakan. Ia juga menilai pengawasan dari kepala satuan belum optimal. Karena itu, para kasat diminta ikut bertanggung jawab. "Saya akan berikan hukuman keras betul karena anak inilah yang mencederai rekan-rekan yang sudah berbuat baik, rekan-rekan yang sudah berjibaku memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya. Luthfie meminta proses terhadap anggota tersebut segera dilakukan dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. "Saya minta ini menjadi kejadian terakhir, jangan lagi ada kejadian seperti ini," pungkasnya. Sebelumnya, media sosial diramaikan unggahan seorang warga yang mengeluhkan adanya biaya saat mengurus pengeluaran barang bukti kendaraan kecelakaan di Satlantas Colombo, Surabaya. Dalam unggahan yang viral tersebut, pemilik akun mengaku diminta membayar Rp 1 juta untuk mendapatkan surat keterangan pengeluaran kendaraan. "Ambil barang bukti kecelakaan GRATIS.. Iya sih gratis, tapi buat minta surat pengeluaran kendaraan harus bayar," tulis unggahan tersebut, Kamis (27/8/2026). Unggahan itu dibagikan melalui akun @tasyamarcella96. Pemilik akun, Kristiani, menyebut dugaan pungutan tersebut terjadi pada Rabu (26/8/2026). #gresiksumpek #surabaya #news #polisi #viral

gresiksumpek.id
gresiksumpek.id
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 28 August 2026 13:17:45 GMT
8076
83
13
4

Music

Download

Comments

otodidon
oto didon²² :
kok dimutasi to pak...copot lah pak kalo benar² terbukti...
2026-08-28 14:15:09
2
awi_makkah
lahaulaaa :
ko pake diduga..dari dulu emang begitu
2026-08-28 18:00:45
1
iwd_1995
 Kelvin Stevanus  :
kebal Hukum 😂🤣
2026-08-30 02:34:20
0
sudar_yanto18
HeroBagus :
asik cok backsound.e 😂. paham gk kalian...? #leluconnegrikita
2026-08-28 18:59:06
0
fafa_99_13
FAFA :
telp pak prabowo jadikan Kapolda jatim setelahnya
2026-08-28 14:06:49
0
sabrang910
sabrang :
jls ada pemain lainya
2026-08-28 15:03:52
0
nkrihargamati890
kontakanda ☑☑ :
semua sama baju coklat meras rakyat
2026-08-28 14:39:34
0
dolar27_ie
🐉DOLAR_GET🪙 🇮🇩 🧭 :
anggotae jadi korban 🤣 .
2026-08-28 23:16:01
0
hakimpedaganglaptop
Hakim :
mungkin batinnya bergumam ..kok bisa ketahuan se le..
2026-08-28 15:15:16
0
domasrifan
Domas Rifan Pambudi :
brarti duekku seng dijalok 30jt isok mbalek iki jo @P 1 D I, pie di laporno ae ta😁 temen ta gak
2026-08-30 05:15:36
0
seger.slamet3
Seger Slamet :
😂😂😂
2026-08-28 14:32:53
1
To see more videos from user @gresiksumpek.id, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About