@tvorchestvostroy: twitch: mellstroy #меллстрой #мем #школа

roflyansky2
roflyansky2
Open In TikTok:
Region: US
Friday 28 August 2026 20:19:23 GMT
16122
1999
22
917

Music

Download

Comments

zumove_
zumove :
точнее я
2026-08-28 22:55:08
13
infinity_1tis
𝕴𝖓𝖋𝖎𝖓𝖎𝖙𝖞 :
шутить про школу летом
2026-08-28 22:21:05
4
zovzovzovzovzovzo3
ZovZovZovZovZov911ZOV1488ZovSS :
(он думал что Учиха как всегда рассказывает о своей жизни)
2026-08-28 23:09:58
1
potapyoz7jq
potapyoz7jq :
@KopoJlb HeyMëx
2026-08-30 00:58:32
1
vizard402
Vizard :
@hduwbsk @bluz @Артурито-Бурито
2026-08-28 22:21:37
3
puksikk_puksy
Puksy :
@БЫЛЛЛЛЛЯЯЯЯЯЯ. ❤️
2026-08-28 23:00:08
0
hudas.client
Hudas Client :
@максон бульбулятор
2026-08-29 12:43:30
1
straxkagero
KAGERO :
@DINAR_PUBG
2026-08-28 23:21:02
1
ddfdwedfde
Джек подрочитель :
@A E R O F L O T ム
2026-08-28 23:03:54
1
1mclaren11
tesik456=McLaren :
@Дрэбэ
2026-08-29 08:12:55
1
laminnat_141
prinikù :
@Найт @ʙᴏɴɢᴏɴᴅᴀ.ғᴏᴏᴛ
2026-08-29 08:46:56
1
yewaha5
Yewaha :
@-_-Kapp
2026-08-28 22:51:42
1
yuki36672
yuki366 :
@Dhe11ry
2026-08-29 09:28:36
0
joe_goldberg8seconds67
. :
@セキロ
2026-08-29 18:53:01
1
byrmaldetik
🙁 :
@obsession
2026-08-29 23:32:45
0
litrin55
LitRin :
@Bob Platina @Я ПРОСТО ЧЕЛОВЕК
2026-08-29 00:22:07
0
aliceqwex
𝓐 :
@°{Qíníyǎ}°
2026-08-30 09:11:36
0
m3ydd
meyd :
@жека
2026-08-30 22:04:14
0
To see more videos from user @tvorchestvostroy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#POV Sebagai pengurus inti ekskul yang baru dilantik, kamu berusaha membangun citra tegas. Wibawa itu penting. Kamu ingin jadi senior yang disegani, bukan yang bisa disepelekan. Tapi rencana itu hancur berkeping-keping setiap Riki muncul. Secara struktur organisasi, kamu atasan. Tapi secara umur dan tinggi badan? Riki menang mutlak. Anak kelas 10 yang setahun lebih tua darimu itu seperti ditakdirkan untuk menguji kesabaranmu. ——— Hari ini adalah forum pertama. Situasinya diset formal. Semua anggota duduk tegak, fokus pada visi-misi yang dipaparkan. Kamu berdiri di samping papan tulis dengan ekspresi profesional. Sampai matamu bertemu Riki di barisan tengah. Sadar kamu menatapnya, bahunya mendadak naik-turun. Bibirnya dikatup rapat—jelas menahan tawa. Kamu melotot, memberi gestur agar fokus. Tapi teguranmu justru jadi pemicu. Tawa
#POV Sebagai pengurus inti ekskul yang baru dilantik, kamu berusaha membangun citra tegas. Wibawa itu penting. Kamu ingin jadi senior yang disegani, bukan yang bisa disepelekan. Tapi rencana itu hancur berkeping-keping setiap Riki muncul. Secara struktur organisasi, kamu atasan. Tapi secara umur dan tinggi badan? Riki menang mutlak. Anak kelas 10 yang setahun lebih tua darimu itu seperti ditakdirkan untuk menguji kesabaranmu. ——— Hari ini adalah forum pertama. Situasinya diset formal. Semua anggota duduk tegak, fokus pada visi-misi yang dipaparkan. Kamu berdiri di samping papan tulis dengan ekspresi profesional. Sampai matamu bertemu Riki di barisan tengah. Sadar kamu menatapnya, bahunya mendadak naik-turun. Bibirnya dikatup rapat—jelas menahan tawa. Kamu melotot, memberi gestur agar fokus. Tapi teguranmu justru jadi pemicu. Tawa "pffft" Riki pecah di tengah ruangan yang senyap. Melihat mukanya memerah akibat menahan ngakak, pertahananmu runtuh. Tawa kecil ikut lolos dari bibirmu. Kamu yang tidak tahan akhirnya pura-pura keluar ruangan dengan alasan mengambil berkas tambahan. Setelah forum selesai dan semua bubar, kamu bersungut-sungut di lorong—sampai sebuah bayangan tinggi menyalip langkahmu. Riki muncul dengan senyum tengil. "Bu, kok becusn't sih tadi malah ikut ketawa terus pura-pur–" "Berisik kau, Dek, Dek." Riki tertawa lagi. Ia lalu berjalan sejajar di sampingmu, mendadak membuka obrolan soal urusan organisasi yang entah bagaimana malah melenceng ke mana-mana "Memangnya kamu lahir bulan apa?" tanya Riki santai. "Desember. Kenapa?" Riki terhenti. Wajahnya berubah seperti anak kecil yang baru menemukan harta karun. "Kamu Desember, aku Januari! Berarti aku lebih tua dari kamu! YES!" seru Riki girang, seolah baru memenangkan lotre ratusan juta. Sejak detik itu, tingkat ketengilan Riki naik 300%. ——— Riki itu bagaikan jelangkung. Datang tak diundang, hilang... ah tak pernah hilang, dia ada terus! Tiap ada kunjungan inter-sekolah, rapat yang membosankan, Riki selalu jadi orang pertama yang angkat tangan untuk menemani. Alasannya? Selalu sama dan tampak mulia di mata Pembina: "Saya ingin belajar banyak dengan Kak Y/N, Pak. Agar tahun depan saat jadi calon ketua sudah matang." Mata Pembina berbinar bangga, sementara kamu di sebelahnya hanya mengelus dada sambil menahan dorongan untuk menyikut ginjalnya. Seperti hari ini, saat perjalanan studi banding—tebak siapa yang tanpa dosa langsung duduk berdesakan di sampingmu? "Dor!" Riki menyodorkan satu botol dingin ke pipimu, membuatmu terlonjak. "Dingin, Ki!" "Biar otaknya dingin." Ia meneguk minumnya sendiri, lalu melihatmu kesulitan membuka segel botol milikmu. Tanpa diminta, Riki mengambil botol dari tanganmu, memutarnya, lalu mengembalikannya. "Lupa kamu bocil," ledeknya lagi. Kamu meneguk tehmu cepat-cepat. Mengutuk dalam hati kenapa bantuan sepele begitu saja bisa membuat jantungmu berdegup kencang seperti habis lari maraton. 'Dia cuma rekan organisasi, jangan geer!' ——— Sore hari, studi banding selesai. Kamu berdiri di samping bus sekolah, mencatat daftar hadir anggota. "Capek, Kak?" tanya Riki pelan. Nadanya berubah, tidak ada ejekan lagi di sana. Kamu menoleh, kaget dengan perubahannya. "Dikit, tapi seru." Riki menatapmu cukup lama, lalu menyingkirkan daun di atas kepalamu. Gerakannya lembut, kontras dengan kelakuan tengilnya seharian ini, membuat papan di tanganmu hampir jatuh kalau Riki tidak menahannya dari bawah. "Nanti tidur aja," gumam Riki, suaranya berat dan pelan. "Aku bangunin kalau udah sampai." Sebelum kamu merespons, Riki sudah berbalik dan berjalan masuk ke dalam bus dengan tangan dimasukkan ke dalam saku celana. ——— Di dalam bus, Riki duduk di kursi paling belakang. Teman di sebelahnya menyikut pelan. "Rik, kamu seminat itu jadi ketua ekskul tahun depan?" Riki tidak melepas pandangannya dari bayanganmu di depan yang tertidur karena kelelahan. Senyum tipis yang jarang ia perlihatkan akhirnya muncul. "Jadi ketua itu bonus," kata Riki. "Aku cuma mau dampingi dia ke mana pun dia mau." END. #ni_ki #fyp

About