@books_n_candy: #onthisday

Books & Candy
Books & Candy
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 29 August 2026 01:47:53 GMT
1095
90
10
5

Music

Download

Comments

bunno673
bunno :
Unrelated. Potentially important in our collective quest to dissect the story and multiverse theory- But I’ve been doing a reread of Acotar with a lot of fan theories in mind, specifically one that talked about Amarantha and Hyburn being asteri. Rigelous(sp sorry i did audiobook for CC) stated some of his siblings were left behind, which isn’t confirmed when Bryce meets Vesperus under the prison. Which isn’t the most far-fetched idea, there was a whole video about Hybern feeding off of death during the war to siphon the magic energy and strengthen his troops, specifically I think one instance is one of his generals being able to nearly take out Helion with his bare hands. Nowhere else does it seem possible to take out a high lord that way. I’m reading a bit on page 87 of Acotar at the top where it says, “Lucien let out a harsh laugh, “ something was sent from the sh*t holes of Hell.” And then he glanced around and swore. “I shouldn’t have said that. If word got back to her-“ could this potentially be a very little Easter egg that the residents of Pythian are aware of hel (hell?) and the valg/ daglan infiltration that has happened before and is happening again? Could “word getting back to her” mean that they knew Amarantha was valg/ daglan and didn’t wan to
2026-08-29 02:33:50
2
thatbookishgirly
ThatBookishGirl :
This is literally how I imagined it😭
2026-08-30 14:41:39
6
violettinwonderland
Violet Metta :
wait this was my first thought too HHAHQA
2026-08-31 20:17:07
0
jcard12
Jodi🐦‍⬛ :
perfect connection. yes her letter was definitely like a "post-it"
2026-08-29 17:35:19
1
bunno673
bunno :
Tip her off to them knowing she was not just some sort of high- fae? Sorry for the long post.
2026-08-29 02:34:38
0
To see more videos from user @books_n_candy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bentrok SAD dan Sekuriti PT SAL di Sarolangun, Delapan Orang Terluka Sarolangun - Bentrokan antara warga Suku Anak Dalam (SAD) dan pihak keamanan perusahaan perkebunan PT Sari Aditya Loka (SAL) I terjadi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka. Informasi yang dihimpun menyebutkan, enam korban berasal dari pihak sekuriti perusahaan, dengan rincian tiga orang mengalami luka tembak senapan angin (kecepek) dan tiga lainnya luka bacok. Selain korban luka, bentrokan juga disertai aksi pengrusakan fasilitas perusahaan. Sejumlah kantor operasional dilaporkan dirusak, serta dua unit rumah mess karyawan dibakar oleh massa. Situasi di lokasi sempat memanas seiring meningkatnya ketegangan antara kedua pihak. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait kronologi lengkap maupun langkah penanganan pasca kejadian. Sementara itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi dalam siaran pers yang diterima, Senin (13/4/2026), menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. WALHI menilai bentrokan ini merupakan bagian dari konflik agraria yang berkepanjangan di wilayah tersebut. Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jambi, Oscar Anugrah, menyebut konflik yang terjadi bukan insiden tunggal, melainkan akumulasi persoalan struktural yang belum terselesaikan. “Peristiwa ini merupakan bagian dari konflik yang terus berulang tanpa penyelesaian berkeadilan. Pendekatan keamanan justru berpotensi memperburuk situasi,” ujarnya. WALHI juga menyoroti masuknya tambahan tenaga keamanan di area perusahaan yang diduga memicu eskalasi konflik. Menurut mereka, pendekatan represif bukan solusi dalam penyelesaian sengketa lahan dengan masyarakat adat. Atas kejadian ini, WALHI mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk mengakui dan melindungi wilayah kelola masyarakat adat SAD serta mendorong penyelesaian konflik melalui dialog. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi dilaporkan masih dalam pengawasan, sementara aparat diharapkan segera mengambil langkah untuk mencegah konflik susulan. #fyp #sad #walhi #sarolangun @polressarolangun
Bentrok SAD dan Sekuriti PT SAL di Sarolangun, Delapan Orang Terluka Sarolangun - Bentrokan antara warga Suku Anak Dalam (SAD) dan pihak keamanan perusahaan perkebunan PT Sari Aditya Loka (SAL) I terjadi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka. Informasi yang dihimpun menyebutkan, enam korban berasal dari pihak sekuriti perusahaan, dengan rincian tiga orang mengalami luka tembak senapan angin (kecepek) dan tiga lainnya luka bacok. Selain korban luka, bentrokan juga disertai aksi pengrusakan fasilitas perusahaan. Sejumlah kantor operasional dilaporkan dirusak, serta dua unit rumah mess karyawan dibakar oleh massa. Situasi di lokasi sempat memanas seiring meningkatnya ketegangan antara kedua pihak. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait kronologi lengkap maupun langkah penanganan pasca kejadian. Sementara itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi dalam siaran pers yang diterima, Senin (13/4/2026), menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. WALHI menilai bentrokan ini merupakan bagian dari konflik agraria yang berkepanjangan di wilayah tersebut. Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jambi, Oscar Anugrah, menyebut konflik yang terjadi bukan insiden tunggal, melainkan akumulasi persoalan struktural yang belum terselesaikan. “Peristiwa ini merupakan bagian dari konflik yang terus berulang tanpa penyelesaian berkeadilan. Pendekatan keamanan justru berpotensi memperburuk situasi,” ujarnya. WALHI juga menyoroti masuknya tambahan tenaga keamanan di area perusahaan yang diduga memicu eskalasi konflik. Menurut mereka, pendekatan represif bukan solusi dalam penyelesaian sengketa lahan dengan masyarakat adat. Atas kejadian ini, WALHI mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk mengakui dan melindungi wilayah kelola masyarakat adat SAD serta mendorong penyelesaian konflik melalui dialog. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi dilaporkan masih dalam pengawasan, sementara aparat diharapkan segera mengambil langkah untuk mencegah konflik susulan. #fyp #sad #walhi #sarolangun @polressarolangun

About