@bintangterbaru0: PDIP akhirnya buka suara soal polemik tidak adanya tanda tangan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam surat komitmen DPR RI terkait RUU Perampasan Aset. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, partainya tetap mendukung pembahasan RUU Perampasan Aset dan menyebut komitmen PDIP dalam pemberantasan korupsi tidak perlu diragukan. Hasto menjelaskan, kepemimpinan DPR bersifat kolektif kolegial. Artinya, sikap DPR terhadap pembahasan RUU Perampasan Aset merupakan hasil pembahasan bersama para pimpinan DPR. Menurut Hasto, berdasarkan laporan Fraksi PDIP, aspirasi masyarakat terkait RUU Perampasan Aset juga telah dibahas bersama oleh Puan Maharani, Sufmi Dasco Ahmad, dan pimpinan DPR lainnya. PDIP pun memastikan akan terus mendukung pembahasan RUU Perampasan Aset sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia. #fyp #98 #pidato #adili #menteri

bintangterbaru0
bintangterbaru0
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 29 August 2026 06:47:59 GMT
605
5
1
2

Music

Download

Comments

user8657701659482
Sandy :
PUAN KLU TANDA TANGAN PERAMPASAN ASET INDONESIA KIAMAT
2026-08-29 07:32:41
0
To see more videos from user @bintangterbaru0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About