@muhammad_zainal_ilmi06: KESULTANAN KUTAI KARTANEGARA ING MARTADIPURA Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura adalah monarki historis Islam di Kalimantan Timur yang berdiri sejak abad ke-14, bermula dari Kerajaan Kutai Kartanegara, dan kini terus eksis sebagai lembaga pemangku adat serta pelestari kebudayaan. Wilayah adat kesultanan ini sangat luas, mencakup eks-Kabupaten Kutai Raya (Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Samarinda, Balikpapan, dan Bontang). Sepanjang sejarahnya, pusat pemerintahan kerajaan ini telah berpindah beberapa kali mengikuti dinamika politik dan keamanan: Kutai Lama (Aband ke-14): Pusat awal pendirian kerajaan di dekat muara Sungai Mahakam. Pemarangan (1732 M): Dipindah oleh Sultan Aji Muhammad Idris untuk strategi pertahanan. Tenggarong (1782 M - Sekarang): Didirikan oleh Sultan Aji Muhammad Muslihuddin dan bertahan hingga era modern sebagai pusat kebudayaan adat (Kedaton). Tahun 1300 M (Pendirian): Berdiri sebagai kerajaan bercorak Hindu di wilayah hilir Mahakam dengan raja pertama Aji Batara Agung Dewa Sakti. Tahun 1635 M (Penyatuan Dua Kutai): Di bawah Raja Pangeran Sinum Panji Mendapa, Kutai Kartanegara menaklukkan Kerajaan Kutai Martapura (kerajaan Hindu tertua di Muara Kaman). Dua kerajaan digabung menjadi Kutai Kartanegara ing Martadipura. Tahun 1732 M (Era Kesultanan Islam): Kerajaan resmi bertransformasi menjadi Kesultanan Islam pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Idris. Tahun 1960 M (Penghapusan Politis): Wilayah Kesultanan resmi dihapus status administratif desentralisasinya oleh pemerintah Indonesia dan diubah menjadi Daerah Tingkat II Kabupaten Kutai. Tahun 2001 M (Revitalisasi Adat): Pemerintah daerah menghidupkan kembali fungsi kesultanan. Bukan sebagai pemegang kekuasaan politik, melainkan sebagai benteng pelestarian adat, budaya, dan hukum ulayat. Sistem pemerintahan kesultanan dipimpin oleh Sultan dan dibantu oleh dewan penasihat yang terstruktur: Sultan: Penguasa tertinggi sekaligus Kepala Adat Besar (saat ini dipimpin oleh Sultan Aji Muhammad Arifin sejak 2018). Majelis Pangku Mangkubumi: Dewan menteri atau kerabat dekat kesultanan yang bertugas memberikan masukan kebijakan adat kepada Sultan. Pemangku Adat: Kepala adat di tingkat wilayah/kecamatan yang bertugas mengawasi jalannya hukum adat di masyarakat sehari-hari. Panji Agung Berjaya (Bendera Resmi): Kain kuning yang di tengahnya memuat gambar Harimau (Remaong) yang melangkah di atas tanah dan di atasnya terdapat Ketopong (Mahkota Emas Sultan). Bendera ini adalah simbol resmi kedaulatan negara dan perlindungan bagi seluruh rakyat. Lembuswana: Satwa mitologi berwujud kepala singa mahkota, belalai gajah, bersayap garuda, dan berkaki kuda yang menjadi lambang kebesaran (Coat of Arms) kesultanan. Erau: Festival adat terbesar dan paling sakral yang digelar tahunan di Tenggarong untuk merayakan hari jadi kesultanan dan membersihkan negeri dari marabahaya. Saat ini, takhta adat dipegang oleh Sultan Aji Muhammad Ariffin (Sultan ke-21). Di bawah naungannya, kesultanan aktif memimpin ritual tahunan nasional Erau, mengayomi hukum ulayat di wilayah eks-Kutai Raya, serta menyelaraskan tradisi adat di tengah pembangunan masif infrastruktur Provinsi Kalimantan Timur, termasuk mendukung keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). #kutaikartanegara #kaltim #zainal_edit #kaltim_samarinda #kutai
~ZAINAL EDIT~ใ๐๐ใ
Region: ID
Saturday 29 August 2026 07:15:07 GMT
Music
Download
Comments
kacung FF :
aku dari Kutai kartanegara
2026-09-01 09:37:03
0
FCAPR HISTORYใ๐๐ใ :
nah gini dong map nya๐ฟ
2026-08-31 03:25:45
1
ะะะะะก ะ ะ.ะะ :
kesultanan riau udah belum?
2026-08-29 10:50:14
1
dhillatondhil098 :
๐ฅฐ๐ฅฐ
2026-08-30 12:01:25
1
To see more videos from user @muhammad_zainal_ilmi06, please go to the Tikwm
homepage.