@pangeransurga_01: #CapCut #bismillahfyp #semogafyp #lewatberanda #vidioviral

PANGERAN SURGA
PANGERAN SURGA
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 29 August 2026 11:55:19 GMT
3963
260
320
8

Music

Download

Comments

eq_070474
putri aries :
Hmmmmmmmm
2026-08-29 12:52:31
1
gojiraamax8
Jeje :
bener langsung modar bang😂😂😂
2026-08-30 01:36:34
1
rahmatwasil
Heny Dani 80 :
Yo malaikat pencabut nyawa 🤣🤣🤣🤣,cobaan ta
2026-08-30 02:26:45
1
ummie.ulil
Hamba Allah :
coba
2026-08-29 18:27:51
2
anna.jawa2
Anna Jawa :
melihat kuburan mas
2026-08-29 12:48:25
1
yni_087
Yani tuex :
Mati
2026-08-29 14:23:00
1
ajidin628
Ajidin :
malaikat maut
2026-08-29 12:56:01
1
fatmahabubakar43
fatmahabubakar :
2026-08-29 14:16:11
1
martina.hullo.mar
Martina hullo Martina hullo :
bagus dong bisa ketemu melekat 👍😅😅🙏
2026-08-29 12:16:36
1
ruminiati212
Puspa Arum :
ya jelas lah ...kan kita mati ..ya bener lihat malaikat pencabut nyawa..😄😄😄😄
2026-08-29 14:22:14
1
miati0469
MIATI 0469 :
Pasti nya bang😅😅
2026-08-29 13:22:20
1
mitha5635
MITHA :
coba ajarin caranya 😄😄
2026-08-29 13:10:29
1
hartati123p
mamah :
ada aj ya
2026-08-29 12:05:06
1
ramai.yenti
Ramai Yenti :
bener banget tuh, langsung pindah alam,
2026-08-29 13:40:57
1
yaaa749918
yaaa749918 :
bener bang, malaikat maut 🤣🤣🤣🤣
2026-08-29 13:20:02
1
gremory766
ilda :
yg ada ,dijemput malaikat maut x 😂😂
2026-08-29 13:16:18
1
entin_th
Dewi Agustina Th :
bisa jdi 🤣
2026-08-29 12:40:28
1
indah.yanyy
❤️❤️MbaH IBu❤️❤️ :
Iyo bgt masd cb mas nyoba dse🙏🙏🙏
2026-08-29 13:41:27
1
user1424443592507
Liser244 :
ya bener ,langsung di bawa ke alam kubur😁😁😁🤭🙏
2026-08-29 13:02:51
1
zenar368
zenar :
memang betul ketemu malaikat ijroil
2026-08-29 13:35:47
1
tanpanama8472
tanpanama8472 :
2026-08-29 14:07:11
1
mindyjessica7
jess :
malaikat pencabut nyawa🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-08-29 15:01:49
2
To see more videos from user @pangeransurga_01, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About