@zalfafood: Terikat Janji Eps 148 #terikatjanji #sena #davina

Terikat Janji1
Terikat Janji1
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 29 August 2026 14:34:37 GMT
12995
753
21
23

Music

Download

Comments

herihaykal84
Hairi :
kasian Nya Kamu, Jihan menikah dengan seorang mafia kelas ngebul tingkat dewa🤣😂😁
2026-08-29 15:30:19
9
saktyanggara
Sakty Anggara Binsya :
wajah kedua mempelai gak ada bahagia bahagia nya...
2026-08-29 16:25:13
3
ramaadewwi
maaaaaaaaa🫦 :
Sekarang kualitasnya kok kurang jernih yaa
2026-08-29 15:09:23
6
zioreynand09
💞just me💞 :
Lagian mau ngmg ke si novan ngapain bilang dipa si ahh pdhl tinggal pergi aja,jadinya gagal kan ngmg ke angin topan nya,mana dikit2 luluh lg jihan jihaannn 🤣🤣
2026-08-29 16:09:16
1
armybutterscotch
DelapanSeptember :
pen biua mayang
2026-08-29 15:26:23
0
dikiagung14
DikiAgung :
mampus puas bngt liat mukanya Dipa sma Mayang
2026-08-29 19:02:52
0
man.ai14
aiman kot :
jm on
2026-08-29 16:30:31
0
masy0gga
masyoga🤡 :
jkl
2026-08-29 17:03:09
0
titiwj07
Mami tian :
Video nya putus2 min
2026-08-29 14:52:19
0
rahmatulqhalbi
Qolbi :
Gk lancara min video ny
2026-08-29 14:50:28
0
armybutterscotch
DelapanSeptember :
itu bapaknya sena dipa🤣🤣🤣
2026-08-29 15:31:18
0
zioreynand09
💞just me💞 :
Gemes jg sama davinul,kan bisa tinggal ngmg lgsg "tante lupa yaa aku alergi strawbery" malah menerka2 ihhh greget bgt😏
2026-08-29 16:38:24
4
alaikalfalahmuham
Alaikal Falah Muhamm :
Be
2026-08-29 18:46:36
0
.mannz.boyz
manz :
Gfgxhgckcgfk
2026-08-30 01:55:07
0
dikiagung14
DikiAgung :
Ga mleset tebakan gue wkwk mampus lu Mayang alias kuyang
2026-08-29 19:00:52
0
zangetsu4901
Zangetsu :
🥰🥰🥰
2026-08-29 19:25:23
0
dewiromita
dewiromita :
@
2026-08-29 17:48:47
0
fajar.gn2
Fajar GN :
😳😳😳
2026-08-29 15:58:50
0
matthew.10_
deaa🍵 :
🤭
2026-08-29 16:24:28
0
aan.pratama.p
PUTHA :
😂😂😂
2026-08-29 19:06:20
0
To see more videos from user @zalfafood, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About