@platon_lecomedien: Toujours ensemble jamais d’accord 🤣😂🤣🤣😂🤣😂

Platon le comédien
Platon le comédien
Open In TikTok:
Region: ML
Saturday 29 August 2026 15:01:04 GMT
24564
8236
350
84

Music

Download

Comments

amaboss80
Ama pepsi 😎 :
Mon père n’accepte pas Platon 😭
2026-08-29 16:51:24
8
tchale.gang09
Tchalé :
et platon 😂😂😂😂😂
2026-08-29 15:05:20
8
kapig.chez
C2 CAPI. CHE 🇲🇱🐊🐊 :
Tu connais ton travail Platon c’est le meilleur comandie il faut pas degouraje 🥰🥰
2026-08-29 15:08:14
5
saradoumbia44
SARA DOUMBIA🇨🇮🇨🇮🇨🇮🇲🇦 :
🥰🥰
2026-08-29 15:13:51
2
joker.on3
🥇Joker🏆🎤🎶 :
kow kôkô be thé laa😂😂😂
2026-08-29 15:10:39
3
youngbling99
young bling :
Platon à vie 😁
2026-08-29 15:12:40
2
boubacarkane4336
GNM :
😂😂😂😂
2026-08-29 23:49:21
0
sira.traore480
sira traore :
😂😂😂
2026-08-29 21:49:10
0
djenebakienou8
bjeneba :
😂😂😂😂😂
2026-08-29 19:39:44
0
mamadou01_
mamadou01_ :
🥰🥰
2026-08-29 22:59:10
0
idr452
idrissa :
à tegelama kadi tro
2026-08-29 18:12:01
0
lv.diarra1
♥️♥️♥️💪🌙⭐le vieux :
2026-08-29 20:10:23
0
sd.waraba
miakoi sagnon :
🥰🥰🥰🥰
2026-08-29 17:32:27
0
awa.sidib375
AWA Sidibé :
😂😂😂😂😂
2026-08-29 17:20:32
0
To see more videos from user @platon_lecomedien, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Naram-Sin (±2254–2218 SM) – Raja yang Membawa Akkadia ke Puncak Kekuasaan. Di Mesopotamia kuno, ketika kerajaan-kerajaan saling berebut wilayah dan kekuasaan, muncul seorang raja yang membawa Kekaisaran Akkadia mencapai salah satu puncak kejayaannya. Namanya Naram-Sin. Ia adalah cucu dari Sargon Agung, pendiri Kekaisaran Akkadia, dan menjadi salah satu penguasa paling kuat di Mesopotamia. Naik takhta sebagai pewaris Akkadia Naram-Sin naik takhta setelah masa pemerintahan Rimush dan Manishtushu. Sebagai penerus Sargon, ia mewarisi sebuah kekaisaran yang luas, tetapi juga menghadapi banyak pemberontakan. Naram-Sin kemudian menggunakan kekuatan militer untuk mempertahankan sekaligus memperluas kekuasaannya. Penaklukan dan ekspansi Naram-Sin memimpin berbagai kampanye militer ke wilayah sekitar Mesopotamia. Ia menghadapi bangsa-bangsa seperti: • Lullubi • Elam • kelompok-kelompok di Zagros • kerajaan-kerajaan di Suriah dan wilayah sekitarnya Kemenangan-kemenangannya membuat pengaruh Akkadia semakin luas. Raja dari Empat Penjuru Dunia Naram-Sin menggunakan gelar:
Naram-Sin (±2254–2218 SM) – Raja yang Membawa Akkadia ke Puncak Kekuasaan. Di Mesopotamia kuno, ketika kerajaan-kerajaan saling berebut wilayah dan kekuasaan, muncul seorang raja yang membawa Kekaisaran Akkadia mencapai salah satu puncak kejayaannya. Namanya Naram-Sin. Ia adalah cucu dari Sargon Agung, pendiri Kekaisaran Akkadia, dan menjadi salah satu penguasa paling kuat di Mesopotamia. Naik takhta sebagai pewaris Akkadia Naram-Sin naik takhta setelah masa pemerintahan Rimush dan Manishtushu. Sebagai penerus Sargon, ia mewarisi sebuah kekaisaran yang luas, tetapi juga menghadapi banyak pemberontakan. Naram-Sin kemudian menggunakan kekuatan militer untuk mempertahankan sekaligus memperluas kekuasaannya. Penaklukan dan ekspansi Naram-Sin memimpin berbagai kampanye militer ke wilayah sekitar Mesopotamia. Ia menghadapi bangsa-bangsa seperti: • Lullubi • Elam • kelompok-kelompok di Zagros • kerajaan-kerajaan di Suriah dan wilayah sekitarnya Kemenangan-kemenangannya membuat pengaruh Akkadia semakin luas. Raja dari Empat Penjuru Dunia Naram-Sin menggunakan gelar: "Raja dari Empat Penjuru Dunia." Gelar tersebut menunjukkan ambisinya untuk menggambarkan Akkadia sebagai kekuatan yang mendominasi dunia yang dikenal oleh masyarakat Mesopotamia. Namun, Naram-Sin memiliki sesuatu yang lebih kontroversial. Raja yang dianggap ilahi Dalam beberapa prasasti, Naram-Sin menggunakan simbol dan gelar yang menunjukkan status ilahi. Dalam seni Akkadia, ia bahkan digambarkan memakai mahkota bertanduk, simbol yang biasanya berkaitan dengan para dewa. Ini menunjukkan betapa tinggi posisi Naram-Sin dalam sistem kerajaan Akkadia. Victory Stele Salah satu peninggalan paling terkenal dari Naram-Sin adalah Victory Stele of Naram-Sin. Dalam relief tersebut, Naram-Sin digambarkan jauh lebih besar daripada tentaranya. Ia berdiri di atas pegunungan sambil mengalahkan musuh-musuhnya. Pesannya sangat jelas: Naram-Sin bukan sekadar seorang prajurit di medan perang. Ia adalah raja yang berdiri di atas kemenangan dan kekuasaan. Masa kejayaan Akkadia Pada masa Naram-Sin, Kekaisaran Akkadia mencapai salah satu titik terkuasanya. Jika Sargon Agung adalah orang yang membangun kekaisaran, maka Naram-Sin adalah salah satu penguasa yang memperluas dan mempertahankan kekuatan tersebut. Namun kejayaan itu tidak berlangsung selamanya. Awal kemunduran Setelah Naram-Sin wafat sekitar 2218 SM, Kekaisaran Akkadia mulai menghadapi tekanan yang semakin besar. Pemberontakan, konflik dengan berbagai kelompok, serta perubahan kondisi politik dan lingkungan membuat kekaisaran perlahan melemah. Beberapa dekade kemudian, Kekaisaran Akkadia akhirnya runtuh. Warisan Naram-Sin dikenang sebagai: • cucu Sargon Agung • salah satu raja terbesar Akkadia • penakluk Lullubi • penguasa pada masa kejayaan Akkadia • raja yang menggunakan simbol-simbol keilahian • tokoh dalam salah satu relief kemenangan paling terkenal dari Mesopotamia Sargon Agung membangun Kekaisaran Akkadia. Naram-Sin membawanya menuju puncak kekuatan. Namun seperti banyak kekaisaran dalam sejarah semakin tinggi sebuah kekaisaran berdiri, semakin besar pula badai yang harus dihadapinya. #naramsin #akkadian #akkadianempire #History #fyp

About