@th3princ33: im changing my number🤣 #policeofficer #policeoftiktok #funny #fyp #puertorican

Three3Three
Three3Three
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 29 August 2026 15:48:46 GMT
7550
1567
61
223

Music

Download

Comments

kbirdsong40
kbirdsong40 :
Can you blame her?????😂😂😂
2026-08-29 20:42:03
19
tiffas37
tiffas37 :
The cough was a paid actor
2026-08-29 17:02:47
21
neshiajae
Jae :
This reminds me of the time I send firemen strippers to my gma’s retirement home for a party. 😭😂😂
2026-08-29 20:50:58
8
halley..brooke
halleybrooke :
so you just gonna play my vm for everybody?? wow.. anyways, call me back 😘
2026-08-29 16:56:32
17
ayenanny
AyeNanny :
Shuga baby!!!!🤣🤣🤣🤣
2026-08-29 20:51:43
3
iits._izy
iits._izy :
She playyyed😂😂😂😂
2026-08-29 21:34:10
0
shirley_brwn
Shirley B. :
🤣🤣🤣🤣
2026-08-29 17:58:22
2
robinbrownnn
robin :
😂😂😂😂😂
2026-08-30 01:14:24
0
mimim0645
mimim :
bruuh😂😂😂😂😂
2026-08-29 18:06:19
2
dr.lashondra.crenshaw
dr.lashondra.crenshaw :
Did she just say it’s time to fold her up? 😭😭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-08-30 00:25:13
0
starrynite10
Starrynite✨ :
2026-08-29 23:11:51
0
tbodybagz9
Avantai :
2026-08-30 01:25:38
0
erica_mari7
Mari//ERICA !💕💕😽😽 :
🤣
2026-08-30 01:11:14
0
elevateera3
ElevateEra1 :
😂😂😂😂
2026-08-29 23:31:02
0
mariegonzalez7515
Marie 🦋 :
2026-08-29 18:52:50
0
To see more videos from user @th3princ33, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About