@aiko.asiaa: This guy is really testing me

aiko.asiaa
aiko.asiaa
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 29 August 2026 15:56:43 GMT
18543
438
10
30

Music

Download

Comments

nafiu.salisun684gm
Nafiu [email protected] :
sorry sorry 😍😍😍
2026-08-29 21:35:48
0
dastonjabbarov25
Daston :
2026-08-29 17:05:30
1
deivisonlima27
Deivison lima :
🫦
2026-08-29 16:01:58
0
musa_giurs3l
Musa :
👍👍👍
2026-08-29 17:18:06
0
elkinrangel02
elkin :
🥰
2026-08-29 17:13:53
0
josias.souza014
obras do Josias construção :
👀👀👀👀👀👀👀👀👀👀👀
2026-08-29 16:11:09
0
nawab.zada5593
nawab zada :
😳😳😳
2026-08-29 16:08:46
0
user3997179354060
user3997179354060 :
😁
2026-08-29 17:51:42
0
adilkhanchatrali
Adil Khan :
👌👌👌
2026-08-29 21:34:13
0
To see more videos from user @aiko.asiaa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tadinya desil 1 tiba-tiba jadi 9, gak lagi dapat bansos, anaknya pun terancam putus kuliah. Ini dialami tukang becak di Yogya, Timbul (49). Kini ia ngaku kebingungan biayai kuliah putranya, Luki, di UNY. Di semester pertama ini, uang kuliah Luki di jurusan Teknik Mesin Rp 15 juta dan baru terbayar setengahnya. Luki sudah berupaya biar dapat keringanan biaya. Namun, kini usahanya terkendala status pendataan kesejahteraan keluarganya yang tiba-tiba melonjak dari desil 1 jadi 9. Desil 9 umumnya buat keluarga dengan kondisi ekonomi mampu. Kondisi ini bikin Luki tak bisa dapat beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Perubahan desil itu pun dinilai tak sesuai kenyataan ekonomi keluarga Timbul. Padahal, sampai saat ini, bisa dibilang Timbul belum punya rumah sendiri. Kata Timbul, rumah yang ditempati keluarganya saat ini milik bapaknya yang sudah meninggal. Rumah belum turun waris, masih dimiliki semua anak ortunya yang berjumlah 7 orang. Penghasilannya pun tak tentu.
Tadinya desil 1 tiba-tiba jadi 9, gak lagi dapat bansos, anaknya pun terancam putus kuliah. Ini dialami tukang becak di Yogya, Timbul (49). Kini ia ngaku kebingungan biayai kuliah putranya, Luki, di UNY. Di semester pertama ini, uang kuliah Luki di jurusan Teknik Mesin Rp 15 juta dan baru terbayar setengahnya. Luki sudah berupaya biar dapat keringanan biaya. Namun, kini usahanya terkendala status pendataan kesejahteraan keluarganya yang tiba-tiba melonjak dari desil 1 jadi 9. Desil 9 umumnya buat keluarga dengan kondisi ekonomi mampu. Kondisi ini bikin Luki tak bisa dapat beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Perubahan desil itu pun dinilai tak sesuai kenyataan ekonomi keluarga Timbul. Padahal, sampai saat ini, bisa dibilang Timbul belum punya rumah sendiri. Kata Timbul, rumah yang ditempati keluarganya saat ini milik bapaknya yang sudah meninggal. Rumah belum turun waris, masih dimiliki semua anak ortunya yang berjumlah 7 orang. Penghasilannya pun tak tentu. "Terkadang ya dapat duit, terkadang enggak dapat duit, itu sudah biasa kalau tukang becak itu," katanya. Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko sudah koordinasi sama BPS buat bantu keluarga Timbul. Ambar berharap kejadian yang dialami Timbul mesti jadi pelajaran ke depan dalam penentuan desil yang lebih akurat. 📸: Dok. kumparan/Arfiansyah Panji. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R091 | R169 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About