@omamaitri: Nak, kamu sudah dewasa. Kamu sudah menikah dan punya kehidupanmu sendiri. Kamu boleh tidak suka dengan ibumu. Kamu boleh kecewa. Kamu boleh berbeda pendapat dengan ibu. Tapi, Nak… jangan sekali-kali kamu membentak ibumu. Ibu tidak meminta kamu selalu menuruti ibu. Ibu hanya ingin, ketika kita berbeda, kita tetap bisa bicara dengan saling menghormati. Karena ibu juga manusia. Bisa salah, bisa terluka, dan bisa menangis. Ibu tetap menyayangimu. Ibu juga tetap menyayangi cucu ibu. Tapi menyayangi anak bukan berarti ibu harus menerima semua perlakuan. Kamu boleh memilih jalanmu sendiri, Nak. Tapi jangan pernah kehilangan rasa hormat kepada ibumu. Dan kalau suatu hari hati kamu sudah lebih tenang… pulanglah. Ibu tidak pernah benar-benar menutup pintu.