@m0gi.ii: collide #centralceeedits #centralcee #cench #60fps #edit #120fps #softedit #editaudio #turkey #alightmotionedit #england #viral #fypシ #xzybcaシ #foryoupage @vfxjxlian

MOGI
MOGI
Open In TikTok:
Region: JP
Saturday 29 August 2026 22:08:22 GMT
125695
22242
122
1336

Music

Download

Comments

8.l.48
𝗔𝗕 :
WOAHHH SONGGGG TWINNNN
2026-08-29 22:10:11
78
ariydx
ღ :
That's dada
2026-08-30 09:27:44
15
lamuertaenvida
Negrita🐈‍⬛ :
maje yo nunca he escuchado una canción de central cee, toda la vida solo he visto edits de el...
2026-08-31 05:33:23
0
vhsmeek
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
SMOOTHH
2026-08-29 23:05:35
1
ceo_23editzz
🇬🇪 :
Gazzz💯
2026-08-30 08:00:08
13
_cahgomezz
cássia 🎀 :
o homi é bonito viu
2026-08-31 10:30:47
4
rxqftbl7
rxqftbl :
BEST EDITOR OAT
2026-08-29 22:16:45
3
xaironextdoor
xairo :
holy smooth
2026-08-29 22:17:41
1
pulse.cc7
Pulse⭒ :
collideeeee
2026-08-29 22:09:53
1
mohxvlz
︎ ︎︎ :
TUFF IN GAZIANTEP 😻👌🏼
2026-08-29 22:12:46
6
maezffx
mae :
yes these r back 😍
2026-08-30 04:15:44
6
revvria
riaa :
I love this
2026-08-30 11:52:53
1
v67iva
vivaan :
SO PEAKKK
2026-08-30 00:47:23
1
ceomrze
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
firee
2026-08-30 10:25:55
2
awab.aep
awab :
MOGIIIII
2026-08-30 02:01:51
1
xkareus
aris :
First
2026-08-29 22:09:45
2
medo.aep7
medo™ :
SO GOOD DADA
2026-08-30 02:02:11
1
6v0id7_
𝖇𝖃 :
woah
2026-08-29 22:12:23
2
ariydx
ღ :
Wow amazing edit you made 🖤
2026-08-30 09:27:30
1
yx0jz
ryn :
BEST EDITOR
2026-08-29 22:12:14
3
To see more videos from user @m0gi.ii, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ini adalah permohonan paling jujur sekaligus paling menghancurkan yang pernah aku terbangkan ke langit malam, sebuah pengakuan kalah yang aku bungkus rapi dalam bentuk doa untuk kebahagiaanmu. Aku tidak akan lagi memintamu untuk menoleh ke belakang, apalagi menuntutmu untuk menyesali segala keputusan yang telah kamu ambil, sebab bagiku, tidak ada yang lebih tulus daripada berharap agar kamu—segera menemukan seseorang yang memiliki cadangan cinta jauh lebih melimpah daripada apa yang pernah aku tawarkan. ​Aku sungguh berharap kamu dicintai oleh jiwa yang mampu menuntaskan segala hal yang dulu hanya sempat menjadi niat di kepalaku namun gagal aku wujudkan. Seseorang yang memiliki ketabahan luar biasa untuk tetap menjagamu di titik-titik tergelap hidupmu tanpa sedikit pun menunjukkan rasa jenuh, seseorang yang genggaman tangannya jauh lebih kokoh untuk menopang rapuhmu, dan yang hatinya jauh lebih lapang—untuk menampung segala kerumitan pikiranmu yang tak pernah sanggup kupahami sepenuhnya. ​Namun, di balik semua kata-kata luhur ini, tahukah kamu betapa perihnya setiap kalimat yang aku ucapkan saat aku harus merangkai doa untuk bahagiamu di atas puing-puing kehancuranku sendiri? Rasanya seperti aku sedang menyerahkan seluruh kepingan emas terakhir yang aku miliki hanya agar kamu bisa membangun rumah yang hangat dan indah bersama orang lain, membiarkan diriku kehilangan segalanya asalkan kamu bisa merasa utuh kembali, meskipun itu berarti aku harus rela tetap menjadi sisa-sisa reruntuhan masa lalu yang tidak akan pernah ingin kamu kunjungi lagi. ​Tolong, temukanlah sebuah cinta yang begitu megah dan hebat hingga kehadirannya sanggup membuat kamu benar-benar lupa bagaimana rasanya pernah terluka sehebat ini. Temukan seseorang yang begitu telaten dan sabar menyayangimu, hingga perlahan namaku memudar dan hanya menjadi sebuah catatan kaki kecil di halaman hidupmu yang tidak lagi penting untuk kamu baca atau kamu ingat kembali, karena jujur saja, kamu memang pantas mendapatkan dunia yang jauh lebih indah dan damai—daripada segala badai yang sempat kuberikan. ​Sebab di sela-sela setiap bait doaku yang tampak mulia ini, ada bagian dari jiwaku yang menangis tersedu-sedu karena menyadari sebuah kenyataan pahit: bahwa caraku mengharapkan kamu menemukan cinta yang lebih besar adalah bentuk pengakuan paling jujur bahwa aku telah gagal menjagamu. Bahwa seluruh cinta yang telah kukuras habis-habisan sampai tidak bersisa ini, ternyata tetap tidak cukup kuat untuk menahan kamu agar tetap tinggal di sisiku. ​Maka pergilah, temukanlah dia yang lebih segalanya dariku dalam setiap sudut pandangmu. Biarlah aku menetap di sini, menjadi saksi paling bisu atas fajar baru dari kebahagiaanmu yang kini tak lagi melibatkanku. Aku akan belajar sekuat tenaga untuk merayakan ketidakhadiranku di dalam hidupmu, karena bagiku saat ini, mencintaimu dengan cara yang paling benar adalah dengan membiarkan kamu dicintai dengan jauh lebih baik oleh orang lain—meskipun itu berarti aku harus merasakan mati berkali-kali setiap kali bayanganmu tersenyum bahagia di pelukannya melintas di pikiranku.
Ini adalah permohonan paling jujur sekaligus paling menghancurkan yang pernah aku terbangkan ke langit malam, sebuah pengakuan kalah yang aku bungkus rapi dalam bentuk doa untuk kebahagiaanmu. Aku tidak akan lagi memintamu untuk menoleh ke belakang, apalagi menuntutmu untuk menyesali segala keputusan yang telah kamu ambil, sebab bagiku, tidak ada yang lebih tulus daripada berharap agar kamu—segera menemukan seseorang yang memiliki cadangan cinta jauh lebih melimpah daripada apa yang pernah aku tawarkan. ​Aku sungguh berharap kamu dicintai oleh jiwa yang mampu menuntaskan segala hal yang dulu hanya sempat menjadi niat di kepalaku namun gagal aku wujudkan. Seseorang yang memiliki ketabahan luar biasa untuk tetap menjagamu di titik-titik tergelap hidupmu tanpa sedikit pun menunjukkan rasa jenuh, seseorang yang genggaman tangannya jauh lebih kokoh untuk menopang rapuhmu, dan yang hatinya jauh lebih lapang—untuk menampung segala kerumitan pikiranmu yang tak pernah sanggup kupahami sepenuhnya. ​Namun, di balik semua kata-kata luhur ini, tahukah kamu betapa perihnya setiap kalimat yang aku ucapkan saat aku harus merangkai doa untuk bahagiamu di atas puing-puing kehancuranku sendiri? Rasanya seperti aku sedang menyerahkan seluruh kepingan emas terakhir yang aku miliki hanya agar kamu bisa membangun rumah yang hangat dan indah bersama orang lain, membiarkan diriku kehilangan segalanya asalkan kamu bisa merasa utuh kembali, meskipun itu berarti aku harus rela tetap menjadi sisa-sisa reruntuhan masa lalu yang tidak akan pernah ingin kamu kunjungi lagi. ​Tolong, temukanlah sebuah cinta yang begitu megah dan hebat hingga kehadirannya sanggup membuat kamu benar-benar lupa bagaimana rasanya pernah terluka sehebat ini. Temukan seseorang yang begitu telaten dan sabar menyayangimu, hingga perlahan namaku memudar dan hanya menjadi sebuah catatan kaki kecil di halaman hidupmu yang tidak lagi penting untuk kamu baca atau kamu ingat kembali, karena jujur saja, kamu memang pantas mendapatkan dunia yang jauh lebih indah dan damai—daripada segala badai yang sempat kuberikan. ​Sebab di sela-sela setiap bait doaku yang tampak mulia ini, ada bagian dari jiwaku yang menangis tersedu-sedu karena menyadari sebuah kenyataan pahit: bahwa caraku mengharapkan kamu menemukan cinta yang lebih besar adalah bentuk pengakuan paling jujur bahwa aku telah gagal menjagamu. Bahwa seluruh cinta yang telah kukuras habis-habisan sampai tidak bersisa ini, ternyata tetap tidak cukup kuat untuk menahan kamu agar tetap tinggal di sisiku. ​Maka pergilah, temukanlah dia yang lebih segalanya dariku dalam setiap sudut pandangmu. Biarlah aku menetap di sini, menjadi saksi paling bisu atas fajar baru dari kebahagiaanmu yang kini tak lagi melibatkanku. Aku akan belajar sekuat tenaga untuk merayakan ketidakhadiranku di dalam hidupmu, karena bagiku saat ini, mencintaimu dengan cara yang paling benar adalah dengan membiarkan kamu dicintai dengan jauh lebih baik oleh orang lain—meskipun itu berarti aku harus merasakan mati berkali-kali setiap kali bayanganmu tersenyum bahagia di pelukannya melintas di pikiranku.

About