@dawuhgurungawi: Kerap kali kita mengukur kasih sayang Allah dari seberapa banyak harta yang dititipkan-Nya. Namun, Mbah Moen mengingatkan sudut pandang yang jauh lebih menenangkan: kesederhanaan hidup bisa jadi adalah bentuk cinta tertinggi dari Allah. Hidup yang berkecukupan tanpa kemewahan berlebih bukanlah tanda bahwa kita dilupakan, melainkan cara terbaik Allah menjaga hati kita agar tidak terlena oleh gemerlap duniawi yang fana. Dalam kacamata spiritual, setiap materi yang kita miliki kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Semakin banyak harta, akan semakin panjang dan berat pula proses hisab (perhitungan amal) di akhirat kelak. Dengan memberikan kita hidup yang penuh kesederhanaan, Allah sebenarnya sedang meringankan beban kita agar proses hisab tersebut berjalan lebih cepat dan ringan, sehingga perjalanan menuju rida-Nya tidak terhambat oleh beban dunia yang berat.