Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@only_ashan_92: #bdtiktokofficial#tiktokviralvideo#foryou#views
⚡☒ASHAN☒⚡
Open In TikTok:
Region: BD
Sunday 30 August 2026 03:10:21 GMT
3662
195
6
57
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.39MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.08MB
)
Watermark .mp4 (
2.63MB
)
Music .mp3
Comments
keramotalli :
কথাটা ঠিক
2026-08-30 16:17:09
0
MD SAFAYET :
👌👌👌
2026-08-30 11:47:43
0
❤️ গ্রামের নষ্ট ছেলে ❤️ :
🥰🥰🥰
2026-08-30 05:52:20
0
Akbar Sheikh :
😁😁😁
2026-08-30 05:25:12
0
কষ্টের জীবন :
🥰🥰🥰
2026-08-30 03:12:54
0
𝔰𝔥𝔬𝔯𝔦𝔣 𝔨𝔥𝔞𝔫 :
😁😁😁
2026-08-31 05:54:27
0
To see more videos from user @only_ashan_92, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Banyak orang membanggakan dirinya sebagai pecinta. Sedikit-sedikit berkata, "Aku rela mati demi cinta." Padahal, jangan-jangan yang mereka sebut cinta hanyalah candu terhadap wajah, kesepian yang diberi nama kasih sayang, atau nafsu yang sedang mencari panggung agar tampak mulia. Lidah memang murah mengucapkan pengorbanan, tetapi hati sering kali sedang menyembah dirinya sendiri. Dalam filsafat Islam, cinta (mahabbah) bukanlah sekadar gejolak perasaan. Cinta adalah sesuatu yang menentukan ke mana hidup diarahkan dan kepada siapa jiwa diserahkan. Karena itu, kematian bukan ukuran tingginya cinta. Yang menjadi ukuran adalah: untuk siapa kematian itu dipersembahkan. Sebab, orang bodoh pun bisa mati karena fanatisme, nafsu, atau kebodohan. Tetapi hanya orang yang mengenal kebenaran yang mampu hidup dan mati demi sesuatu yang benar. Di sinilah letak ironi manusia modern. Mereka rela mengorbankan harga diri demi perhatian sesaat, menggadaikan prinsip demi pujian, bahkan menghancurkan masa depan demi seseorang yang belum tentu mengingat namanya esok hari. Lucunya lagi, semua itu masih mereka sebut "cinta sejati". Betapa murahnya definisi cinta ketika akal sudah disandera oleh hawa nafsu. Sayyidina Ali pernah mengingatkan bahwa nilai seseorang bergantung pada apa yang ia cari dan cintai. Manusia akan mengikuti arah cintanya. Jika cintanya tertuju kepada dunia, ia menjadi budak dunia. Jika cintanya tertuju kepada manusia, ia akan hancur bersama perubahan manusia. Tetapi jika cintanya tertuju kepada Allah, ia memperoleh sesuatu yang tidak dapat dirampas oleh kematian. Pandangan ini diperdalam oleh Abu Hamid al-Ghazali. Dalam pemikirannya, cinta tertinggi lahir dari ma'rifah—pengenalan yang mendalam kepada Allah. Semakin seseorang mengenal Sang Pencipta, semakin kecil seluruh selain-Nya. Maka orang yang rela mengorbankan hidup demi Allah bukan sedang mengejar kematian, melainkan sedang mempertahankan kebenaran. Sebaliknya, orang yang rela binasa demi makhluk sering kali hanya sedang mempertuhankan makhluk itu. Hal senada bergema dalam ajaran Jalaluddin Rumi. Baginya, mati dalam cinta bukan berarti menghancurkan tubuh, melainkan mematikan ego. Ego itulah berhala paling licik. Ia bisa memakai topeng cinta agar manusia merasa suci, padahal yang diperjuangkan hanyalah keinginannya sendiri. Banyak orang mengaku patah hati, padahal yang patah hanyalah kesombongannya karena tidak berhasil memiliki apa yang diinginkan. Sementara itu, Ibnu Athaillah al-Sakandari mengajarkan bahwa keterikatan kepada selain Allah adalah sumber kehinaan batin. Maka pertanyaannya bukan, "Siapa yang pantas membuatmu mati?" Pertanyaan yang lebih penting adalah, "Apakah yang kau cintai membuatmu semakin dekat kepada Allah atau justru semakin jauh?" Sebab cinta yang menjauhkan dari kebenaran bukanlah cinta; ia hanyalah penjara yang dihias dengan bunga-bunga perasaan. bagi siapa saja yang gemar meromantisasi pengorbanan. Jangan tergesa-gesa berkata siap mati demi cinta, sementara hidupmu saja masih habis untuk mengejar pengakuan manusia. Sebab dalam filsafat Islam, kematian bukanlah puncak cinta. Puncak cinta adalah ketika seluruh hidupmu telah lebih dahulu dipersembahkan untuk kebenaran. Orang yang hidupnya dipenuhi kepalsuan tidak akan menjadi mulia hanya karena mati dengan dramatis. Karena sejatinya, yang sulit bukan menemukan alasan untuk mati. Yang benar-benar sulit adalah menemukan sesuatu yang begitu benar, begitu suci, dan begitu bernilai sehingga layak dijadikan tujuan hidup sekaligus akhir perjalanan. Dan dalam pandangan Islam, hanya Allah dan kebenaran-Nya yang memiliki nilai sebesar itu. Selain-Nya, cepat atau lambat, hanyalah kenangan yang akan ditinggalkan oleh waktu. #PerlawananDiam #RenunganHidup #SelfDevelopment #LogikaJiwa #FilsafatIslam
For funnn #fyp #hairextensions #foryou
i fear i ruined all other wraps for myself with this chopped ‘chicken’ caesar wrap😔💔 recipe link in bio . . . . #caesarwrap #chickencaesarsalad #highproteinmeals #Foodie #easymeals
Parada de tráfico en Carolina del Sur revela a un fugitivo con órdenes de arresto activas en Savannah Highway #CarolinaDelSur #Policía #ParadaDeTráfico #Fugitivo #Justicia
real kind of football⚽🇦🇷 #foryoupage #viral #messi#argentina
// #qwiriri / все было так. хохохо/ @໒꒱ 𝅄 ִ 𐌻𐍟𐍁𐌵𐌺 ִ ׁ𝂅 ᰔᩚ тупа мы #xyzbca #us #creatorsearchinsights #tiktok
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy