@mmdlly:

krnmdly
krnmdly
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 30 August 2026 04:33:01 GMT
18
2
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mmdlly, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

RICUH DI MUKTAMAR NU!”, “MASSA COBA TEROBOS RUANG SIDANG!” 🔥 MUKTAMAR NU DI JOMBANG MEMANAS! PENDUKUNG GUS YUSUF BENTROK DENGAN PENGAMAN Situasi Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, memanas pada Minggu, 30 Agustus 2026. Massa yang mengatasnamakan pendukung calon Ketua Umum PBNU KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf terlibat ketegangan hingga bentrokan dengan petugas pengamanan di pintu akses menuju arena Sidang Pleno IV. Massa sempat berusaha merangsek masuk ke area persidangan, namun tertahan di pintu masuk. Aksi tersebut muncul di tengah keberatan pendukung Gus Yusuf terhadap pembahasan tata tertib pencalonan Ketua Umum PBNU, terutama aturan masa jeda atau “iddah” selama satu tahun bagi mantan pejabat politik sebelum dapat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU. Tak hanya mempersoalkan aturan pencalonan, kelompok pendukung Gus Yusuf juga menyampaikan mosi tidak percaya terhadap pimpinan sidang Muhammad Nuh. Melalui pernyataan yang disampaikan KH Nurul Furqon, Ketua PCNU Temanggung, Jawa Tengah, mereka menilai proses Muktamar Ke-35 NU telah menyimpang dari prinsip keadilan, keterbukaan, dan persaudaraan Nahdliyin. Mereka menolak Peraturan Perkumpulan (Perkum) yang dinilai diskriminatif dan berpotensi membatasi hak kader tertentu dalam proses pencalonan. Kelompok tersebut juga menilai pimpinan sidang tidak memberikan ruang yang adil terhadap aspirasi peserta dan mendesak agar kepemimpinan sidang segera dievaluasi. Ketegangan ini membuat dinamika pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar Ke-35 NU menjadi semakin panas. Akankah aturan pencalonan dipertahankan atau justru dievaluasi? Ikuti perkembangan terbaru Muktamar NU 2026 di Jombang. #MuktamarNU #MuktamarNU35 #MuktamarNU2026 #PBNU #GusYusuf #YusufChudlori #NahdlatulUlama #NU #Jombang #Tambakberas #KetuaUmumPBNU #BeritaNU #BeritaJombang #BeritaTerkini #BreakingNews #Indonesia
RICUH DI MUKTAMAR NU!”, “MASSA COBA TEROBOS RUANG SIDANG!” 🔥 MUKTAMAR NU DI JOMBANG MEMANAS! PENDUKUNG GUS YUSUF BENTROK DENGAN PENGAMAN Situasi Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, memanas pada Minggu, 30 Agustus 2026. Massa yang mengatasnamakan pendukung calon Ketua Umum PBNU KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf terlibat ketegangan hingga bentrokan dengan petugas pengamanan di pintu akses menuju arena Sidang Pleno IV. Massa sempat berusaha merangsek masuk ke area persidangan, namun tertahan di pintu masuk. Aksi tersebut muncul di tengah keberatan pendukung Gus Yusuf terhadap pembahasan tata tertib pencalonan Ketua Umum PBNU, terutama aturan masa jeda atau “iddah” selama satu tahun bagi mantan pejabat politik sebelum dapat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU. Tak hanya mempersoalkan aturan pencalonan, kelompok pendukung Gus Yusuf juga menyampaikan mosi tidak percaya terhadap pimpinan sidang Muhammad Nuh. Melalui pernyataan yang disampaikan KH Nurul Furqon, Ketua PCNU Temanggung, Jawa Tengah, mereka menilai proses Muktamar Ke-35 NU telah menyimpang dari prinsip keadilan, keterbukaan, dan persaudaraan Nahdliyin. Mereka menolak Peraturan Perkumpulan (Perkum) yang dinilai diskriminatif dan berpotensi membatasi hak kader tertentu dalam proses pencalonan. Kelompok tersebut juga menilai pimpinan sidang tidak memberikan ruang yang adil terhadap aspirasi peserta dan mendesak agar kepemimpinan sidang segera dievaluasi. Ketegangan ini membuat dinamika pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar Ke-35 NU menjadi semakin panas. Akankah aturan pencalonan dipertahankan atau justru dievaluasi? Ikuti perkembangan terbaru Muktamar NU 2026 di Jombang. #MuktamarNU #MuktamarNU35 #MuktamarNU2026 #PBNU #GusYusuf #YusufChudlori #NahdlatulUlama #NU #Jombang #Tambakberas #KetuaUmumPBNU #BeritaNU #BeritaJombang #BeritaTerkini #BreakingNews #Indonesia

About