@melbychoco0:

𝑺𝑬𝑵𝒀 𝑳𝑨𝑺𝑻𝑨𝑹 🇲🇱🇩🇪
𝑺𝑬𝑵𝒀 𝑳𝑨𝑺𝑻𝑨𝑹 🇲🇱🇩🇪
Open In TikTok:
Region: DZ
Sunday 30 August 2026 12:08:55 GMT
7058
1326
55
127

Music

Download

Comments

arouna.toubga6
Arouna Toubga :
la suite
2026-09-01 05:25:56
0
user9325515974474
user9325515974474 :
♥️♥️♥️
2026-09-01 21:18:39
0
saly.sangare98
Saly SANGARE :
🥰🥰🥰
2026-09-01 20:58:09
0
user2990955479847
waraba :
🥰🥰🥰
2026-09-01 20:20:52
0
meyime26
Meyime :
🥰🥰🥰
2026-09-01 19:59:36
0
maman.ka.lagare725
maman ka lagare :
♥️♥️♥️
2026-09-01 15:26:20
0
fatimata.damel
fatimata damelé :
🙏🙏🙏
2026-09-01 11:41:20
0
assissa.sigri
Assissa Sigri :
🙏🙏🙏
2026-09-01 11:35:14
0
kadidja.traor23
Kadidja Traoré :
🥰🥰🥰
2026-09-01 09:09:13
0
sidibemadou5
sidibe :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-09-01 08:01:25
0
madou6849
MADOU🇲🇱🇲🇱🇲🇱 :
🙏🙏🙏
2026-09-01 06:42:35
0
silamai.deny
N'NAH🫵DEIN 223 :
💪💪💪
2026-08-31 23:04:08
0
phonephone7980
Phone Phone :
🥰🥰🥰
2026-08-31 20:50:10
0
bahba.barry
Bahba Barry :
❤️❤️❤️
2026-08-31 20:01:25
0
lassitogola212
Lassi Togola :
🥰🥰🥰🥰
2026-08-31 19:35:22
0
fatoumatakeita6513
Fatoumata Keita :
🥰🥰🥰
2026-08-31 19:33:03
0
koni.n.iamassoumo
Koni N iamassoumou :
🥰🥰🥰
2026-08-31 18:40:32
0
manager.coulibaly
Manager Coulibaly :
🥰🥰🥰
2026-08-31 18:07:36
0
coulibalymata2526
@Coulibalymata252 :
🥰🥰🥰
2026-08-31 14:33:58
0
djokodakouloubaly
Djokoda Kouloubaly :
🥰🥰🥰
2026-08-31 14:21:04
0
seydou.tall468
Seydou Tall :
👍👍👍
2026-08-31 11:17:35
0
mary.m7564
Mary M :
🥰🥰🥰
2026-08-31 10:54:28
0
btma.btma
Mdiaya ❤️❤️coulibali :
🥰🥰🥰
2026-08-31 09:20:20
0
user42717954542303
7 :
🥰🥰🥰
2026-08-31 08:13:47
0
mirajolie364
Miram Jolie :
🥰🥰🥰
2026-08-30 12:12:39
0
To see more videos from user @melbychoco0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Pagi hari rumahmu yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi jadi riuh. Kamu yang baru saja selesai merapikan seragam SMA-mu berdecak kesal saat mendengar suara klakson mobil menyapa dari depan rumah.
POV : Pagi hari rumahmu yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi jadi riuh. Kamu yang baru saja selesai merapikan seragam SMA-mu berdecak kesal saat mendengar suara klakson mobil menyapa dari depan rumah. "Y/n, turun sayang! Ada anak sahabat Bunda nih udah nyampe!" teriak Bunda dari arah ruang tamu. Kamu menghela napas panjang, lalu melangkah turun tangga dengan malas. Saat sampai di ruang tamu, matamu menangkap sosok anak laki-laki yang berdiri kikuk di sebelah Bundamu. Anak laki-laki itu menunduk dalam-dalam. Gaya rambutnya dipotong rapi berponi mangkok, kacamata berbingkai tebal bertengger di hidungnya, dan bajunya dikancingkan sangat rapi sampai ke kerah paling atas. Dia tampak seperti tipikal murid super penurut yang gampang panik. "Nah, ini Y/n," kata Bundamu sambil tersenyum hangat. Lalu beralih menatap Kamu, "Y/n, kenalin ini Juhoon. Mulai hari ini Juhoon bakal tinggal di rumah kita selama satu tahun ke depan. Orang tuanya harus dinas ke luar negeri, dan Juhoon gak berani kalau harus tinggal sendirian di rumahnya." "H-halo... Y/n," cicit Juhoon pelan. Dia memberanikan diri melirik sedikit dari balik kacamata tebalnya, lalu buru-buru menunduk lagi saat melihat tatapan tajam dari kamu. Kamu terperanjat. "Tunggu, Bun... tinggal di sini? Satu tahun?!" "Iya, Y/n. Lagian kalian kan bakal satu sekolah. Juhoon baru aja diurus kepindahannya minggu lalu," jelas Bunda santai. "Tolong bantu jaga Juhoon ya, Y/n. Dia agak pemalu." "Pemalu dari mana, ini mah cupu!" jeritmu dalam hati. Bayangan reputasimu di sekolah yang santai dan bebas seketika terancam hancur kalau sampai teman-temanmu tahu kamu tinggal satu rumah dengan cowok se-ansos ini. • • • Matahari mulai meninggi, menandakan kamu dan Juhoon harus segera berangkat agar tidak terlambat di hari pertama sekolah. Kamu berjalan cepat keluar rumah tanpa memedulikan Juhoon yang berjalan ragu-ragu di belakangmu sambil memegang erat tali ranselnya. Begitu sampai di halte, tempat biasanya bus sekolah lewat, Kamu mendadak berbalik dan menunjuk dada Juhoon dengan telunjukmu. "Denger ya," tegas kamu dengan suara tertahan. "Di rumah terserah lo mau gimana. Tapi di sekolah, kita GAK KENAL. Titik." Juhoon terkejut, mengedipkan matanya polos di balik kacamata. "T-tapi kata Bunda—" "Gak ada tapi-tapi!" potongmu cepat. "Rencana kita gini: gue naik bus duluan. Lo tunggu tiga menit, baru naik bus berikutnya. Jangan jalan bareng gue, jangan duduk dekat gue, dan jangan pernah nyapa gue di depan orang lain. Ngerti?" Juhoon menelan ludah dengan susah payah, lalu mengangguk lambat. "N-ngerti..." "Bagus," katamu tajam. Saat bus pertama lewat, kamu langsung melompat naik tanpa menoleh lagi. Dari balik kaca jendela belakang angkot, kamu melihat Juhoon berdiri sendirian di pinggir jalan, kelihatan sangat kebingungan dan gugup. Kamu menghembuskan napas lega, merasa strategimu untuk menjaga jarak aman di sekolah bakalan sukses besar. • • • Sesuai rencana, kamu turun lebih dulu dari bus, disusul Juhoon tiga menit kemudian. Kamu berjalan cepat melintasi gerbang sekolah, mengembuskan napas lega karena merasa misinya berhasil. Namun, kelegaan itu hancur berantakan saat kamu baru saja meletakkan tasmu di atas meja kelas XI-IPA 2. Wali kelas kalian, Pak Doni, masuk bersama seorang murid baru yang mengekor di belakangnya. Kamu membelalak. Sial. Dari ratusan murid di sekolah ini, takdir justru melempar Juhoon ke kelas yang sama denganmu. "Anak-anak, kita kedatangan teman baru pindahan dari Surabaya. Silakan perkenalkan dirimu, Nak," ujar Pak Doni ramah. Juhoon berdiri kaku di depan papan tulis. Tangannya meremas ujung seragam putihnya yang terkancing rapat sampai kerah paling atas. Dia berdeham pelan, mencoba mengumpulkan keberanian yang sepertinya terselip di suatu tempat. "H-halo semuanya... Nama saya Kim Juhoon. Bisa dipanggil Juhoon atau Jju. Mohon bantuannya," ucapnya dengan suara yang sangat pelan dan bergetar. (+💬) #POV #juhoon #cortis #foryou

About