@leidoringue: A arrogância fez ele dançar, o Karma fez ele cair. #mma #karma #luta #polemica #nocaute

Lei Do Ringue
Lei Do Ringue
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 30 August 2026 13:02:56 GMT
1930861
69834
763
1539

Music

Download

Comments

rogerio.daleffi
Rogerio Daleffi :
Conheci um assim aqui no Brasil chamava Anderson Silva passou vergonha 2 vezes nunca mais foi visto✌🏻
2026-08-30 21:39:21
473
edvar.moreira.de
Edvar Moreira De Miranda :
A Soberba precede a queda.. 👊🏿👊🏿
2026-08-30 14:45:04
448
thiagocosta301
Thiago Costa :
Mais na revanche Douglas Lima perdeu!!!
2026-08-30 22:06:35
11
andr.luiz.alves.x
André Luiz Alves Xavier :
o brasileiro educou ele kkkk
2026-08-30 15:55:42
151
serlyzangela_rodrigues
serlyzangela_rodrigues :
eu até voltei o vídeo pra ver a queda 😂😂amo ver esses engraçadinhos querer tira onda e perder no final kkkkkkk
2026-08-31 22:02:23
69
simone9325
simone :
tem que acabar com essas lutas
2026-08-31 14:30:07
45
dila.marques63
Dila Marques :
toda pessoa debochada um dia acha um mais debochado q ele
2026-08-31 03:03:48
48
cristiano32233
Cristiano :
acho muito errado o juíz intervir qdo o cara é nocauteado como nesse vídeo
2026-08-31 09:19:14
30
pereira.376
@Pereira prfbrasil :
o silêncio é a melhor arma
2026-08-30 16:21:19
32
vitrineespert
vitrine Esperta :
impressionante a arrogância precede a queda.
2026-08-30 15:08:44
31
elis7688
Elisângela Anchieta :
a arrogância precede a queda . e tá aí a prova!!! O kra ainda fez poko qdo o derrubou pq o juiz atravessou na frente
2026-08-31 00:53:53
33
patrickimartinez
Patricki Martinez :
Tomou um especial do teken 😂
2026-08-30 21:42:14
10
igor_souza80
Igor Souza :
Desmontou kkk
2026-08-30 23:41:12
7
reginaldonicodemos
Reginaldo Nicodemos :
A luta dele lembra muito Anderson Silva
2026-08-30 16:17:04
7
nehrualbinoguer32
NEHRU :
não é arrogância, o cara é bom pra caralho
2026-08-31 22:22:27
1
brunolopes6828
Brunão Gamer :
Que Marretada 🤝
2026-08-30 15:05:40
6
branquinho2021
branquinho :
minha mãe sempre me disse cuidado quando vc achar que vc e bom sempre vai ter um melhor que você se vc achar que e forte sempre terá um mas forte que você
2026-08-31 23:39:03
2
rrsantos.autor
R.R.Santos :
teve sorte que não quebrou as canelinhas
2026-08-31 09:19:40
2
marrone733
ediSo :
uma hora ele acha a hora chegou
2026-08-31 16:56:50
1
pedro.vini066
Vinicius :
essa luta valeu a pena assistir umas 5x no mínimo hahahha
2026-08-31 01:14:02
4
duduveras95
Eduardo Lucas Veras :
que nocaute lindo mano
2026-08-30 23:46:29
3
lee.siu.long
Lee :
🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷acabou com.a soberba e a confiancia de mais dele.😂😂👏👏👏👏
2026-08-30 16:16:10
3
victor.guilherme1781
Victor Guilherme :
deitou sem sono KKKKKKKK
2026-08-30 16:13:12
3
priscila.vital89
Priscila Vital :
já dizia o pica-pau que pancada na moleira kk
2026-08-31 18:41:23
2
valadao.aline
Aline Valadão :
Aqui é 🇧🇷
2026-08-31 05:52:03
4
To see more videos from user @leidoringue, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About