@kashmairi70: یہ وہی بزدلف ہو یا جس کی پتنی نے منگالیوں میں طاری تھی جب اپنے سے طاقتور فوج سے ان کا مقابلہ پڑتا ہے تو ان کی پتلیوں نے گلی ہو جاتی ہیں #unfrezzmyaccount #unfrezzmyaccount #foryoupage #foryoupageofficiall #foryoupage

Kashmiri
Kashmiri
Open In TikTok:
Region: AE
Sunday 30 August 2026 15:42:22 GMT
660
98
10
32

Music

Download

Comments

kashaburhanwani7
Kaladam Kasha burhan wani :
Hahaha
2026-08-30 18:38:26
0
qasim.m25
★彡[قاسم کشمیری]彡★ :
geoooo mharang
2026-08-30 18:06:50
0
a.jk147
J K Kashmir zindabad 👍 :
doge
2026-08-30 17:34:57
1
malik.raist
Malik Raist :
😁😁😁
2026-08-30 16:10:05
0
malik.raist
Malik Raist :
😂😂😂
2026-08-30 16:09:58
0
taptapking017
Tap Tap KING 017 :
🥰🥰🥰
2026-08-30 15:57:48
0
haidersunpalhaidersunpa0
Haider Sunpal Haider :
✌✌✌
2026-08-30 15:57:17
0
waha.malik7
@wahabmalik7 :
🥰🥰🥰
2026-08-30 21:32:45
0
To see more videos from user @kashmairi70, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Rusia melancarkan serangan rudal balistik dan drone skala besar ke ibu kota Ukraina, Kyiv, serta wilayah sekitarnya di Oblast Kyiv pada malam 4 Agustus hingga dini hari 5 Agustus 2026. Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 17 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Menurut laporan resmi Ukraina dan sejumlah media internasional, termasuk The New York Times, Reuters, Bloomberg, dan Associated Press, Rusia menembakkan sekitar 24 rudal balistik, empat rudal hipersonik atau jenis lainnya, serta sekitar 115 drone, sebagian besar diduga tipe Shahed. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyatakan pertahanan udara Ukraina berhasil mencegat sekitar 98 drone. Namun, tidak ada rudal yang berhasil diintersep karena keterbatasan rudal pencegat, terutama untuk sistem pertahanan udara Patriot. Korban jiwa dilaporkan terutama berasal dari kawasan pinggiran Kyiv, termasuk di sekitar stasiun kereta api di Brovary. Tim penyelamat masih melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang terdampak. Serangan tersebut memicu kebakaran besar di gudang, pusat logistik, pusat distribusi supermarket, kantor pos, dan fasilitas sipil lainnya. Kerusakan juga dilaporkan terjadi di beberapa distrik Kyiv, antara lain Obolonskyi dan Sviatoshynskyi. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sasaran serangan adalah pusat logistik yang terkait dengan militer Ukraina. Sementara itu, pemerintah Ukraina menegaskan fasilitas yang diserang merupakan infrastruktur sipil. Serangan ini menjadi salah satu serangan terbesar terhadap Kyiv dalam sepekan terakhir dan terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas menipisnya stok sistem pertahanan udara Ukraina.
Rusia melancarkan serangan rudal balistik dan drone skala besar ke ibu kota Ukraina, Kyiv, serta wilayah sekitarnya di Oblast Kyiv pada malam 4 Agustus hingga dini hari 5 Agustus 2026. Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 17 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Menurut laporan resmi Ukraina dan sejumlah media internasional, termasuk The New York Times, Reuters, Bloomberg, dan Associated Press, Rusia menembakkan sekitar 24 rudal balistik, empat rudal hipersonik atau jenis lainnya, serta sekitar 115 drone, sebagian besar diduga tipe Shahed. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyatakan pertahanan udara Ukraina berhasil mencegat sekitar 98 drone. Namun, tidak ada rudal yang berhasil diintersep karena keterbatasan rudal pencegat, terutama untuk sistem pertahanan udara Patriot. Korban jiwa dilaporkan terutama berasal dari kawasan pinggiran Kyiv, termasuk di sekitar stasiun kereta api di Brovary. Tim penyelamat masih melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang terdampak. Serangan tersebut memicu kebakaran besar di gudang, pusat logistik, pusat distribusi supermarket, kantor pos, dan fasilitas sipil lainnya. Kerusakan juga dilaporkan terjadi di beberapa distrik Kyiv, antara lain Obolonskyi dan Sviatoshynskyi. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sasaran serangan adalah pusat logistik yang terkait dengan militer Ukraina. Sementara itu, pemerintah Ukraina menegaskan fasilitas yang diserang merupakan infrastruktur sipil. Serangan ini menjadi salah satu serangan terbesar terhadap Kyiv dalam sepekan terakhir dan terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas menipisnya stok sistem pertahanan udara Ukraina.
HEH, BISA STOP NGGAK DRAMA PLAYING VICTIM MURAHANNYA?! Lagi-lagi ada yang sengaja jualan air mata, pakai jurus Diving Politics, pura-pura terzalimi buat nyari simpati. Sekarang pendukungnya mulai koar-koar menggoreng narasi sampah:
HEH, BISA STOP NGGAK DRAMA PLAYING VICTIM MURAHANNYA?! Lagi-lagi ada yang sengaja jualan air mata, pakai jurus Diving Politics, pura-pura terzalimi buat nyari simpati. Sekarang pendukungnya mulai koar-koar menggoreng narasi sampah: "Wah, kalau pejabat diginiin, anak muda dan talenta terbaik bakal takut berinovasi masuk pemerintahan!" LU PADA WARAS NGGAK?! Jangan pakai kata "Inovasi" buat tameng nutupin kebusukan elit! Coba pakai logika jalanan kalian. Kebanggaan kita sama aplikasi hijau karya beliau di masa lalu itu ibarat kita muja-muja pohon besar yang daunnya sangat rimbun. Indah? Banget. Tapi bayangin, itu pohon raksasa dipindah ke pekarangan rumah negara, lalu pelan-pelan tumbang, nimpa atap rumah kita sampai hancur lebur dan bikin negara RUGI TRILIUNAN RUPIAH! Terus, lu masih mau jadi orang dungu yang duduk diam, tersenyum, dan muji-muji rimbunnya daun itu sambil ngebiarin uang pajak lu dirampok?! JASA MASA LALU ITU BUKAN KUPON GRATIS BUAT NGANCURIN HUKUM! Ingat baik-baik, kontribusi buat negara itu syarat mutlaknya adalah INTEGRITAS. Kalau lu ngerasa otak lu kelewat pinter terus lu bebas nabrak aturan tanpa peduli kerugian negara, ITU BUKAN INOVASI NAMANYA. ITU IMUNITAS! Nggak usah digoreng ke mana-mana seolah ini sentimen politik. Pakar hukum tata negara, lembaga independen, dan aktivis anti-korupsi udah buka suara. Ini murni penegakan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB)! Pemerintahan hari ini punya nyali buat sikat elit serakah tanpa pandang bulu. Hukum harus tajam ke atas menembus siapa pun! Jadi jangan mau dibodohi dan malah jadi babu yang ngebela maling uang rakyat! 🇮🇩🔥⚖️ #TegakkanHukum #SikatMafia #FaktaBicara #InovasiBukanImunitas #UangRakyat #PrabowoSubianto #TajamKeAtas #LawanKorupsi #BerhentiPlayingVictim #AkalSehat

About