@rey.inspire: KOPI 15 RIBU, DUDUK SAMPAI CAFÉ TUTUP Kalau kepala gue lagi penuh pikiran, tempat favorit yang gue tuju adalah café outdoor. Gue biasanya duduk di kursi nomor 8. Pesan satu Americano tanpa gula. Harganya? Rp15.000. Iya, Lima belas ribu rupiah. Setelah kopi datang, gue keluarkan charger, colok HP, sambungkan Wi-Fi café, buka TikTok, buka browser, lalu mulai menulis novel. Kadang nulis serius. Kadang bengong. Kadang dapat ide. Kadang buka TikTok cuma mau cari satu video... Lima puluh video kemudian gue baru sadar: “Anjir... gue tadi mau ngapain?” Begitulah manusia modern. Kita punya banyak aplikasi untuk mempermudah hidup, tapi satu aplikasi bernama TikTok bisa membuat kita lupa waktu, lupa tujuan. Hari itu kebetulan barista yang jaga bukan barista langganan gue. Barista magang. Mungkin dia belum tahu kebiasaan gue. Dia melihat gue. Kopi cuma satu. Rp15.000. Tapi duduknya dari siang sampai café hampir tutup. HP dicas. Wi-Fi nyala. Jari mengetik. TikTok terbuka. Browser terbuka. Dan gue masih santai di kursi nomor 8. Kemudian dia nyeletuk: “Pesannya cuma secangkir kopi Americano tanpa gula seharga lima belas ribu rupiah, tapi duduk berjam-jam sambil ngecas HP sampai café tutup.” Gue cuma senyum. Dalam hati gue bilang: “Hmm... Lo belum tau gue aja.” Dia belum tahu bahwa gue bukan sedang sekadar nongkrong. Gue sedang bekerja. Gue sedang menulis. Gue sedang mencari ide. Gue sedang mengubah kegaduhan di kepala menjadi kalimat. Because sometimes, a quiet corner and a cup of bitter coffee are enough to bring our thoughts back to life. Orang melihat gue cuma minum kopi. Padahal di kepala gue mungkin sedang ada sepuluh cerita yang sedang berantem minta ditulis duluan. Dan di situlah gue belajar satu hal. Jangan terlalu cepat menilai seseorang hanya dari apa yang terlihat. Orang yang duduk sendirian di café belum tentu sedang kesepian. Orang yang diam belum tentu tidak punya cerita. Orang yang terlihat santai belum tentu tidak sedang berjuang. Dan orang yang cuma pesan kopi lima belas ribu... belum tentu miskin. Bisa jadi memang lagi hemat. Tapi serius... Kita sering sekali menilai kehidupan orang berdasarkan apa yang terlihat dari luar. Padahal kita tidak pernah tau apa yang sedang seseorang perjuangkan ketika tidak ada yang melihat. Never judge someone's journey from a single moment. Bisa jadi meja café itu adalah kantornya. Bisa jadi secangkir kopi itu adalah teman berpikirnya. Bisa jadi Wi-Fi itu adalah fasilitas yang membantunya bekerja. Dan bisa jadi... laptop atau HP yang sedang dicas itu bukan cuma sedang mengisi baterai. Tetapi pemiliknya juga sedang mengisi kembali energi hidupnya. Karena terkadang kita memang membutuhkan tempat untuk berhenti sebentar. Bukan untuk menyerah. Tapi untuk berpikir. Bukan untuk melarikan diri. Tapi untuk menemukan arah. Gue suka kopi pahit tanpa gula karena hidup juga tidak selalu menyediakan rasa manis. Ada hari ketika semuanya berjalan baik. Ada hari ketika kepala terasa penuh. Ada hari ketika kita ingin bicara, tapi tidak tahu kepada siapa. Dan ada hari ketika satu-satunya yang kita butuhkan hanyalah duduk tenang, menyeruput kopi, lalu berkata kepada diri sendiri: “Pelan-pelan aja, hidup belum selesai.” Sometimes, healing doesn't look like a vacation. Sometimes, it looks like sitting alone, writing your thoughts, and breathing again. Jadi kalau suatu hari lo melihat seseorang duduk berjam-jam di café cuma dengan secangkir kopi... jangan langsung berpikir: “Wah, modal lima belas ribu, numpang Wi-Fi sampai tutup.” Siapa tau dia sedang membangun masa depan. Siapa tau dia sedang menulis buku. Siapa tau dia sedang menyusun mimpi. Atau... ya memang lagi numpang Wi-Fi 😂 Tapi kalau memang benar numpang Wi-Fi... minimal pesan kopi kedua. Kasihan baristanya. Dia juga punya target penjualan. Salam hangat dari Gue, — Rey Inspire Affirmative Writer • Digital Storyteller • Relationship Observer #refleksidiri #cafe #afirmasipositif #filosofikopi

Rey Affirmative Writer
Rey Affirmative Writer
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 31 August 2026 02:34:22 GMT
228
46
28
0

Music

Download

Comments

sarahkey60
SarahAqeela :
In Singapore many students sitting at Starbucks coffee or fast food MacDonald for did homework or just hangout together after finished school,, sometimes I’m smile ,, that is have fun style genZ😊
2026-08-31 04:28:38
1
feli.sagi
Nona Sagi ♐️ :
ah related lg. kadang ke cafe cuma mau liatin org2 lalu lalang dan bengong
2026-08-31 02:41:20
2
ayuni8577
Ayuni :
😂😂😂😂😂 this funny video makes me 😂😂😂
2026-08-31 11:32:19
1
tamboaj
tamtambo.. :
tadi nya mau nyusul ga jadi deh. beli nya cuma satu soal nya😂😂😂
2026-08-31 02:38:41
1
tatiamalia84
TATIA BUCHORI SAMIRA :
Aduh... ketonjok deh nih muka 😂
2026-08-31 03:27:03
1
dinastarhoki88
D.I.NA :
hahahaha.. . emang begitu...kadang sampai mau tutup cafee nya..😂😂
2026-08-31 05:36:02
1
bee_0665
ᵇᵉᵉ🐝 :
2026-08-31 03:03:53
1
ana728525
Ana :
😂bagian dr healing aku ituuu...pesen drink & snack ringan ngobrol smpe lama...cari lokasi yang agak sepi yang outdoor n pemandangan lepas,,duduk dipojokan...tp jarang sih sendiri pasti ajak temen perempuan besti SMP atau SMA...seakan waktu mengajak mundur nostalgia masa sekolah...ngecharge memori😂😂
2026-08-31 06:46:18
1
justfrome1
💋Beby Syantik ❤️ :
😂😂😂
2026-08-31 06:24:09
1
To see more videos from user @rey.inspire, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About