@d_thang.0: Xe đua ngạo mạng và cái kết p1 #phimhot

Thắng
Thắng
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 31 August 2026 03:37:04 GMT
58127
816
2
53

Music

Download

Comments

user037438486
Khánh báo cá☠️☠️ :
😂😂😂
2026-09-17 11:46:22
2
thang.2k.com
Thắng 🫥🫥 :
😳😳😳
2026-09-02 23:35:39
2
To see more videos from user @d_thang.0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sejak 2018, Agus Suhela yang dikenal dengan julukan “Sultan Bojong Koneng” perlahan mewujudkan sebuah niat besar yang pernah ia panjatkan dalam doa. Bersama istrinya, Yanti, ia mulai memberangkatkan keluarga besar dan warga di dua RT untuk menunaikan ibadah umrah secara gratis. Bukan sekadar berbagi harta, langkah tersebut menjadi bentuk syukur sekaligus usaha untuk menepati nazar yang pernah diucapkannya ketika berdoa di depan Ka'bah. Kesungguhannya semakin terlihat ketika pada 2019 ia dan sang istri mulai mendata sekitar 1.000 warga yang diharapkan dapat diberangkatkan umrah secara bertahap. Bagi sebagian orang, angka tersebut mungkin terasa begitu besar dan sulit diwujudkan. Namun, Agus memilih menjalani prosesnya sedikit demi sedikit. Di balik kemampuan ekonominya, ada pengorbanan dan komitmen untuk menyisihkan rezeki demi memberikan kesempatan kepada warga yang mungkin selama ini hanya bisa memimpikan untuk melihat Tanah Suci. Menariknya, kehidupan Agus di lingkungan tempat tinggalnya justru dikenal sederhana. Ketua RW setempat menyebut Agus dan istrinya tetap bergaul dengan warga seperti biasa dan kerap hadir dalam kegiatan masyarakat. Kebaikannya juga tidak hanya terlihat dari program umrah. Ketika ada warga yang kesulitan membiayai pemakaman anggota keluarganya, Agus disebut tidak jarang ikut membantu. Ia seolah ingin menunjukkan bahwa berbagi tidak harus menunggu momen besar, tetapi bisa dimulai dari kepedulian terhadap orang-orang yang berada paling dekat dengan kita. Agus Suhela sendiri merupakan pengusaha kontraktor dan pemilik PT Saipul Putra Sakti, perusahaan yang bergerak di bidang pelaksanaan konstruksi dan namanya diambil dari nama anak-anaknya. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa keberhasilan dalam kehidupan dapat memiliki makna yang lebih dalam ketika dibarengi kepedulian terhadap sesama. Ia tidak hanya berusaha membangun usaha, tetapi juga berusaha membangun harapan—agar semakin banyak orang di sekitarnya memiliki kesempatan merasakan kebahagiaan yang mungkin selama ini hanya mereka panjatkan dalam doa. Saya juga bisa membuatkan judul viral yang lebih menyentuh dan kuat untuk cerita ini.
Sejak 2018, Agus Suhela yang dikenal dengan julukan “Sultan Bojong Koneng” perlahan mewujudkan sebuah niat besar yang pernah ia panjatkan dalam doa. Bersama istrinya, Yanti, ia mulai memberangkatkan keluarga besar dan warga di dua RT untuk menunaikan ibadah umrah secara gratis. Bukan sekadar berbagi harta, langkah tersebut menjadi bentuk syukur sekaligus usaha untuk menepati nazar yang pernah diucapkannya ketika berdoa di depan Ka'bah. Kesungguhannya semakin terlihat ketika pada 2019 ia dan sang istri mulai mendata sekitar 1.000 warga yang diharapkan dapat diberangkatkan umrah secara bertahap. Bagi sebagian orang, angka tersebut mungkin terasa begitu besar dan sulit diwujudkan. Namun, Agus memilih menjalani prosesnya sedikit demi sedikit. Di balik kemampuan ekonominya, ada pengorbanan dan komitmen untuk menyisihkan rezeki demi memberikan kesempatan kepada warga yang mungkin selama ini hanya bisa memimpikan untuk melihat Tanah Suci. Menariknya, kehidupan Agus di lingkungan tempat tinggalnya justru dikenal sederhana. Ketua RW setempat menyebut Agus dan istrinya tetap bergaul dengan warga seperti biasa dan kerap hadir dalam kegiatan masyarakat. Kebaikannya juga tidak hanya terlihat dari program umrah. Ketika ada warga yang kesulitan membiayai pemakaman anggota keluarganya, Agus disebut tidak jarang ikut membantu. Ia seolah ingin menunjukkan bahwa berbagi tidak harus menunggu momen besar, tetapi bisa dimulai dari kepedulian terhadap orang-orang yang berada paling dekat dengan kita. Agus Suhela sendiri merupakan pengusaha kontraktor dan pemilik PT Saipul Putra Sakti, perusahaan yang bergerak di bidang pelaksanaan konstruksi dan namanya diambil dari nama anak-anaknya. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa keberhasilan dalam kehidupan dapat memiliki makna yang lebih dalam ketika dibarengi kepedulian terhadap sesama. Ia tidak hanya berusaha membangun usaha, tetapi juga berusaha membangun harapan—agar semakin banyak orang di sekitarnya memiliki kesempatan merasakan kebahagiaan yang mungkin selama ini hanya mereka panjatkan dalam doa. Saya juga bisa membuatkan judul viral yang lebih menyentuh dan kuat untuk cerita ini.

About