@krasea118: #กระแสมาแรง #เทรนด์วันนี้ #โหนกระแสวันนี้ #โหนกระแส #กระแสวันนี้tiktok

กระแสวันนี้
กระแสวันนี้
Open In TikTok:
Region: TH
Monday 31 August 2026 05:55:52 GMT
234102
5823
14
118

Music

Download

Comments

user6861481781576
เดือน เดือน :
ตอบตรงไม่อ้อมคล้อม
2026-08-31 07:42:42
22
wasabi86603
Wasabi :
ถ้าเป็นส่วนของเราเราจะถอนไม่ผิด
2026-08-31 07:38:45
14
suppachaipikelovekwang
Suppachai :
CEO เงินเดือน แสน 5 สมเหตุสมผล เพื่อนเดือดร้อนยังเอาไปแบ่งให้เพื่อนคนอื่น แต่ ไครลดเงินเดือน CEO สมมุติ ว่าเราเงินเดือน 1.5 แสน มีค่าใช้จ่ายต่อเดือน 5หมื่น อยู่ๆ ก็มาลดเงินเดือน แบบ งงๆ แล้วจะเอาเงินไหนมาใช้จ่ายประจำเดือน แรกๆ อาจจะพอใช้จ่ายเงินเก่าไปได้ แต่มันก็ต้องหมด พอเดือดร้อน เอาเงินออกเพื่อนมองโบ๋ทันที ทั้งๆที่ก่อนหน้า เงินเดือน 1.5แสน ไปแบ่งให้เพื่อน เพราะเพื่อนเดือดร้อน
2026-08-31 12:36:55
1
user9481915261190
โสรยา :
พี่ต้าตอบทันที..โดยไม่ต้องทวนคำ👍
2026-08-31 08:50:03
7
kanjanavijitsak
จะรีวิวจนกว่า :
เขาเอาแค่นี้
2026-08-31 09:02:07
4
ploy_88_baifern
🔮 พลอย พรรณราย 🔮 :
ถือหุ้น98% แต่มีน้ําใจแบ่งให้เพื่อนครบทุกคน วันหนึ่งเกิดลําบากพ่อป่วย ตัวเองต้องใช้เงิน เลยแบ่งเงินให้เพื่อนไม่เหมือนเดิม #กูผิดหรอวะเพื่อน 🥹
2026-08-31 11:46:02
1
user7621749479399
เพชร พลับพลา :
เลิกคบเหอะ🤣🤣
2026-08-31 12:55:20
0
noysybounhiengnoysybounn
นิดหน่อย :
กะบ่เข้าใจคือกันเป็นหยังคืออยากมีเพื่อนบ่จังมีอยู่ผู้เดียวก็ได้ทุกมื้อ มีโทรศัพท์เครื่องนึงอยากเบิ่งหยังกะเบิ่ง
2026-08-31 12:40:56
0
pachara406
ความทรงจำที่หายไป :
พูดจากใจ ไม่ต้องแต่งเติม เข้าใจง่ายๆ แต่ฟังแล้ว โคตรจุกเลยว่ะ
2026-08-31 07:56:01
31
nitchisapattasuae
Nitchisa Pat Tasuae :
อันนี้เข้าใจน้อง
2026-08-31 07:47:27
6
warinduangchan
Warin :
เรายังใช้ขั้นต่ำ3หมื่นต่อเดือน
2026-08-31 10:00:04
0
watcharakrimram
tik tok @ watchara kub :
มีคนแอบยิ้ม กรุ้มกริ่ม
2026-08-31 10:07:41
0
user7271002614878
มะเมี๊ยะ ลุงสุข :
🥰🥰🥰
2026-08-31 10:30:53
1
userxspmpuev0p
userxspmpuev0p :
🥰🥰🥰
2026-08-31 07:35:04
1
To see more videos from user @krasea118, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

MARI BERSAMA‑SAMA MENJAGA ADAB, ADAT, DAN MARTABAT BAGI KITA SUKU BATAK   PEKANBARU — 31 Agustus 2026   Dengan keprihatinan yang mendalam, kita menyaksikan fenomena yang kian meresahkan di ruang media sosial, khususnya di TikTok: maraknya siaran langsung di mana sesama anak bangsa, terutama kita sesama orang Batak, saling melemparkan sebutan hinaan “BUJANG INAM”, “TOLEI BONDA OMAK MI”, serta berbagai ucapan kasar dan cakap kotor lainnya, yang secara sengaja ditujukan kepada siapa pun yang sedang menonton, tanpa memandang siapa mereka. Setiap orang yang hadir menyaksikan secara otomatis menjadi sasaran penghinaan massal, seolah-olah seluruh penonton pantas direndahkan dan dipermalukan di depan umum. Padahal setiap manusia, tanpa terkecuali, memiliki kehormatan yang wajib dijaga dan dihormati.   Kita meminta pihak Mabes Polri  Direktorat Siber untuk segera menelusuri dan menindak akun-akun yang terus melakukan hal tersebut. Pihak platform TikTok juga diminta segera menegakkan aturan komunitas secara tegas, membatasi hingga menonaktifkan akun yang terus menyebarkan ujaran hinaan, bahasa kasar, dan penghinaan kepada siapa pun yang menonton.   Yang paling memilukan dan patut kita renungkan bersama: nilai-nilai luhur adat Batak yang selama ratusan tahun kita junjung tinggi  sopan santun, tata krama, rasa hormat kepada sesama, serta kehormatan diri, kini seakan lenyap begitu saja. Budaya Batak yang dikenal teguh pada adat istiadat, saling menghormati, dan memegang teguh adab justru kini terlihat sebaliknya. Orang Batak jadi dinilai tidak memiliki adab di mata suku lain. Ketika ucapan kotor dan hinaan dilontarkan secara terbuka kepada siapa pun yang menonton, citra dan kehormatan seluruh komunitas kita tercoreng di mata publik. Nilai luhur yang diwariskan leluhur kita seakan hilang, tergantikan budaya saling melecehkan dan merendahkan sesama sendiri di ruang publik.   Ini bukan sekadar urusan dua orang yang berdebat, ini merendahkan martabat seluruh komunitas kita sendiri dan menghapus jati diri yang selama ini dijaga.   Mari bertindak bersama: Jika Anda melihat atau mendengar hal serupa, jangan diam saja. Segera laporkan akun tersebut melalui fitur laporan di platform. Simpan bukti tangkapan layar, rekaman siaran, dan nama akun untuk keperluan pelaporan. Kepada tokoh adat, pemuka agama, dan pemuka masyarakat Batak, mari bersama-sama menegur, mengingatkan, dan mengembalikan kembali nilai luhur adat serta sopan santun yang selama ini kita junjung. Jangan biarkan ruang media sosial menjadi tempat merendahkan sesama dan memalukan nama baik sendiri.     FRANS SIBARANI SALAM SEJAHTERA
MARI BERSAMA‑SAMA MENJAGA ADAB, ADAT, DAN MARTABAT BAGI KITA SUKU BATAK PEKANBARU — 31 Agustus 2026 Dengan keprihatinan yang mendalam, kita menyaksikan fenomena yang kian meresahkan di ruang media sosial, khususnya di TikTok: maraknya siaran langsung di mana sesama anak bangsa, terutama kita sesama orang Batak, saling melemparkan sebutan hinaan “BUJANG INAM”, “TOLEI BONDA OMAK MI”, serta berbagai ucapan kasar dan cakap kotor lainnya, yang secara sengaja ditujukan kepada siapa pun yang sedang menonton, tanpa memandang siapa mereka. Setiap orang yang hadir menyaksikan secara otomatis menjadi sasaran penghinaan massal, seolah-olah seluruh penonton pantas direndahkan dan dipermalukan di depan umum. Padahal setiap manusia, tanpa terkecuali, memiliki kehormatan yang wajib dijaga dan dihormati. Kita meminta pihak Mabes Polri Direktorat Siber untuk segera menelusuri dan menindak akun-akun yang terus melakukan hal tersebut. Pihak platform TikTok juga diminta segera menegakkan aturan komunitas secara tegas, membatasi hingga menonaktifkan akun yang terus menyebarkan ujaran hinaan, bahasa kasar, dan penghinaan kepada siapa pun yang menonton. Yang paling memilukan dan patut kita renungkan bersama: nilai-nilai luhur adat Batak yang selama ratusan tahun kita junjung tinggi sopan santun, tata krama, rasa hormat kepada sesama, serta kehormatan diri, kini seakan lenyap begitu saja. Budaya Batak yang dikenal teguh pada adat istiadat, saling menghormati, dan memegang teguh adab justru kini terlihat sebaliknya. Orang Batak jadi dinilai tidak memiliki adab di mata suku lain. Ketika ucapan kotor dan hinaan dilontarkan secara terbuka kepada siapa pun yang menonton, citra dan kehormatan seluruh komunitas kita tercoreng di mata publik. Nilai luhur yang diwariskan leluhur kita seakan hilang, tergantikan budaya saling melecehkan dan merendahkan sesama sendiri di ruang publik. Ini bukan sekadar urusan dua orang yang berdebat, ini merendahkan martabat seluruh komunitas kita sendiri dan menghapus jati diri yang selama ini dijaga. Mari bertindak bersama: Jika Anda melihat atau mendengar hal serupa, jangan diam saja. Segera laporkan akun tersebut melalui fitur laporan di platform. Simpan bukti tangkapan layar, rekaman siaran, dan nama akun untuk keperluan pelaporan. Kepada tokoh adat, pemuka agama, dan pemuka masyarakat Batak, mari bersama-sama menegur, mengingatkan, dan mengembalikan kembali nilai luhur adat serta sopan santun yang selama ini kita junjung. Jangan biarkan ruang media sosial menjadi tempat merendahkan sesama dan memalukan nama baik sendiri.   FRANS SIBARANI SALAM SEJAHTERA

About