@kumparan: Perdagangan satwa liar ilegal kini semakin marak di internet dan menjadi ancaman serius bagi keanekaragaman hayati. Riset terbaru di jurnal Naturrbe Reviews Biodiversity yang dilakukan tim internasional yang dipimpin oleh para peneliti  University of Helsinki, Finlandia, menemukan ribuan spesies langka mulai dari hewan, tumbuhan, hingga jamur diperjualbelikan secara ilegal melalui media sosial, situs e-commerce, hingga berbagai marketplace online. Sejumlah spesies yang dijual secara ilegal di internet memiliki risiko kepunahan tinggi, mencakup berbagai jenis satwa dan tumbuhan termasuk ular, katak, burung, hingga anggrek. Dalam salah satu survei yang dilakukan selama enam pekan terhadap 280 platform online, peneliti menemukan 33.006 spesimen. Sebanyak 54 persen di antaranya merupakan hewan hidup, sedangkan 46 persen lainnya berupa produk turunan atau bagian tubuh hewan. Aktivitas tersebut ditemukan di sejumlah platform populer, termasuk Facebook, Instagram, TikTok, eBay, Google, Alibaba, bahkan dijual di platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee. Jenis satwa yang diperjualbelikan juga sangat beragam. Ada perdagangan bagian tubuh, seperti cula badak, hingga primata hidup yang ditawarkan sebagai hewan peliharaan. Perdagangan satwa liar ilegal berkembang pesat karena para penjual menemukan ruang yang relatif aman di berbagai platform internet. Anonimitas pengguna, lemahnya pengawasan, serta kemudahan mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai negara membuat aktivitas tersebut semakin sulit dikendalikan. Fenomena ini turut memperburuk krisis kepunahan massal yang tengah terjadi di Bumi. Aktivitas manusia selama ini telah mempercepat hilangnya berbagai spesies melalui perusakan habitat, penyebaran spesies invasif, serta eksploitasi langsung terhadap satwa liar. 📸: Dok. ANTARA FOTO. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | teknosains | oneliner | R061 | E027 | E004 #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan
kumparan
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 31 August 2026 08:00:00 GMT
6952
124
10
4

Music

Download

Comments

luckyhsm.25
𝔏𝔲𝔠𝔨𝔶 :
mending di jual daripada di korupsi ga dikasih makan kurus habitat di bakar😂
2026-08-31 08:09:28
5
asy_2307
lah lu siapa jir?😹 :
9😹😹😹
2026-08-31 08:06:11
0
drmaa_05
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
p
2026-08-31 08:06:05
0
wibisono_shop
WIBISONO SHOP :
hewan langka dikembalikan ke karantina/zoo malah gak keurus & yang ada dana dikorupsi 😄
2026-08-31 08:15:19
0
starshadow_186
oceanicfeelin :
masih mending di jual di rawat dari pada di bakar 🤣
2026-08-31 08:06:42
1
kohar.2026
エム・コハール・チャヒョ・アプリヨノ・ :
mending d jual, dipelihara dan diternak drpd kebakaran hutan punahh 🙏
2026-08-31 08:56:00
0
qnoy945
Q1 Q1-0101 :
dinegara yg pejabatnya pintar2. nangkap burung apa aja bs masuk penjara.
2026-08-31 08:16:29
0
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About