@kumparan: Kejaksaan Agung menyita uang senilai Rp 401 miliar dari PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017 sampai 2020. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar mengatakan uang tersebut diserahkan PT CNI pada Jumat (28/8). Penyidik kemudian melakukan penyitaan dan menitipkannya ke rekening milik pemerintah. Dalam penyidikan kasus ini, penyidik telah memeriksa 116 saksi dan tiga ahli serta menyita 143 dokumen. Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, yakni di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Jakarta. Kejagung juga telah memperoleh Laporan Hasil Perhitungan (LHP) kerugian negara dari BPKP RI. Dalam konstruksi perkaranya, Saiful mengatakan PT CNI merupakan perusahaan pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi pada periode 2017 hingga 2019. Berdasarkan perhitungan BPKP, kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut mencapai Rp 401.653.737.469,69. Belum ada tersangka yang ditetapkan dalam perkara tersebut. Menurut Saiful, penyidik masih menyusun konstruksi peristiwa pidana dan melengkapi alat bukti untuk menentukan pihak-pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. 📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus, Kevin Daniel. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R375 | R129 | E025 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Monday 31 August 2026 09:45:00 GMT
Music
Download
Comments
BELVASTORE :
Ghost in the cell,, muncullah
2026-08-31 10:55:29
0
Ali muhamed :
TRUS DUITNYA KEMANA
2026-08-31 09:57:27
14
KALIWUNGUxFORMOSA🇹🇼⚽ :
ini buat dokumentasi saja.. besok pling udah gntian pindah tangan😁😅
2026-08-31 09:55:27
8
fiqih :
dari semua presiden.cuma di era prbowo paling banyak nangkepin korupsi..harusnya kalian bersyukur..berarti presiden benar² mau bersih² koruptor
2026-08-31 12:00:05
17
sayu01 :
heran dech sama para pembenci,di tunjukin salah nggak di tunjukin makin salah,mau lho2 apa sich sebenarnya
2026-08-31 11:22:48
5
sarbimiyabi :
percuma di ungkap ..
percuma juga di publikasikan..
percuma jga di beritahu..
klo pelakunya saja msih tebang pilih, aliran uang itu nggak tau kmna perginya..?
tetap sja negara ini masih membutuhkan hutang dari luar negri.
2026-08-31 11:09:40
9
user8399786722902 :
dipamerin ujung2nya gak jelas kegunaannya kemana buat apa dan siapa ??
2026-08-31 09:57:01
6
اللقمان Lukman :
Itu yang korupsi emang duit cash ya terus cara nyuri nya gimana kan banyak banget
2026-08-31 14:43:27
1
Ai'em_VirgoGirl🙋🏼♀️ :
kasus jaksa yg korup gimana ko ga ke up🙏🤣
2026-08-31 09:58:13
5
FERDY :
di era bapak presiden Prabowo koruptor ketar ketir. sehat selalu bapak Prabowo.
2026-08-31 11:55:18
5
Keneva :
duit2 sitaan larinya kemana ya? kepo
2026-08-31 09:52:08
3
Dynt rwk :
percuma pamer.. klo uang e akhir e di pakai sendiri
2026-08-31 11:48:56
1
NOVI88 :
jadi lah buat bayar hutang negara
2026-08-31 11:41:59
0
kurt :
buat apa dipamerin kalau tidak sampai ke rakyat
2026-08-31 10:57:08
0
anda :
di nampak kan biar harum namanya
di hilang kan biar di bagi rata
2026-08-31 11:21:56
1
spread love :
menyalaaaa pak presidenku
2026-08-31 11:41:13
1
Nova Presley :
uang.......ude kayak potongan bata ditumpuk
2026-08-31 09:53:34
1
shanumhere :
wawwww
2026-08-31 09:50:41
1
CICAK :
duit ada tersaka kaga ada dasar hukum koccak
2026-08-31 10:44:49
0
4 12 1 3 F :
Bagi kek sini buat bayar utang
2026-08-31 11:26:01
1
kevin :
pamerin doang, rakyat gak merasakan
2026-08-31 11:36:24
0
Adi :
disita dr koruptor, uang masuk negara.. dikorupsi lagi.. koruptor dipenjara 3 tahun bebas jadi pejabat lagi.. korupsi lagi.. muter aja terus 😁😂
2026-08-31 12:08:19
4
jolay sahaja :
setelah disita duitnnya dikorupsi lagi😁😁😁
2026-08-31 11:24:13
2
aRdi_SyaH :
pertanyaanya habis itu uangnya kmn?? kok gak buat bayar hutang negara saja😳😏
2026-08-31 11:39:07
1
Mami Jualin :
tersangkanya mana?
2026-08-31 09:53:52
2
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.