Dede Aquarius :
1. Ngapain bahas ilmu seluas ini,, gak bakal nyambung dengan orang2 yang mas maksud,, beda frekuensi, dan hanya mengumpulkan orang2 yang sefrekuensi saja dan gak ada manfaatnya wong rasa yang sefrekuensi itu sudah cerdas gak perlu dijelaskan,, mending kita berkarya nyata bisa dirasa kerasa rasanya,, awas jangan terjebak dalam pembahasan ilmu malah jadi profesi , kita pertanggungjawabkan wujud kita sebagai makhluk yang punya nama punya baju,,bertindak nyata sebagai manusia itu lebih baik lurr dipake bajunya
2.Ilmu ini sejauh nafas pemahamannya ,tidak etis kalo buat usaha dan dikotakkan dalam sistem ,nafas itu tak terjangkau dan tak terkotakkan,yang wajib kita pertanggungjawabkan itu bukan ilmu nya ,tapi tindakan sebagai wujud makhluk hasil dari ilmunya,jangan sesekali mengkotakkan ilmu nafas ini,karna nafas sendiri tidak pernah mengkotakkannya hak semua yg bernafas,kotakanlah wujud aturannya ,dan esensi ilmu nafas ini tetap toleransi pemegangnya,tentu basa-basi aturan sebagai makhluk yg harus diterapkan.contohlah para pendiri bangsa kurang jauh apa ilmu mereka mengenai tuhan ,tetap secara lahir tak sedikitpun membahasnya yang Mereka bawa justru aturan sistem basa basi sebagai makhluk yg humanizm.menjaga persatuan kerukunan melalui aturan itu lebih baik.
2026-09-01 02:34:43