@syzzi5: Mừng kỉ niệm 81 năm ngày Quốc Khánh Việt Nam✨🇻🇳#2thang9 #quockhanh #vietnamtoiyeu #vietnam #viral (Cre : nhiều nguồn)

syzzi
syzzi
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 31 August 2026 13:06:02 GMT
757
95
6
8

Music

Download

Comments

huynhtrang_2911
pa. :
misss
2026-08-31 13:26:20
0
hienmaii_hm
𝐇𝐢𝐞𝐧𝐌𝐚𝐢𝐢 :
Việt Nam
2026-09-01 02:49:13
0
missunghienphim
su. :
hay qs
2026-08-31 13:10:08
1
kjyoo_w
𝘸𝘰𝘯. :
nhớ qsssss
2026-08-31 13:28:05
0
_nqc.lanz
𝙩𝙪𝙝𝙖 :
hay qá b
2026-08-31 13:18:33
0
kjyoo_w
𝘸𝘰𝘯. :
sắp xuu hứnn rui
2026-08-31 13:27:59
0
To see more videos from user @syzzi5, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

pov:
pov: "Pertunangan kalian harus dibatalkan." — Kalimat itu bagaikan petir di siang bolong. Bagaimana tidak? Hari ini, hari yang sudah kamu nantikan tiba-tiba berubah menjadi petaka yang tidak ada dalam daftar rencana masa depanmu. Kembali dimana seminggu sebelum petaka ini terjadi. Kamu bersama Riki, lelaki yang sudah dua tahun ini menjalin hubungan denganmu berencana pergi ke gerai perhiasan untuk memilih cincin pertunangan kalian. "Ready, baby?" Suara Riki terdengar begitu lembut ketika melihat kamu melangkah keluar dari rumah. Kamu langsung menoleh, lalu senyum lebar merekah di wajahmu. Sorot matamu berbinar penuh antusias, seolah hari itu adalah hari yang sudah lama ia nantikan. "Tentu!" balasmu ceria. Tanpa menunggu lebih lama, kamu berlari kecil menghampiri lelaki bernama lengkap Nishimura Riki. Lelaki itu terkekeh pelan melihat tingkah kekasihnya yang selalu berhasil membuat hatinya menghangat. Begitu kamu sampai di hadapannya, Riki segera membukakan pintu mobil dengan sikap layaknya seorang pangeran yang tengah menyambut sang putri kesayangannya. "Silakan, Princess." Kamu tersenyum manis sebelum masuk ke dalam mobil. "Thank's, Rik." "My pleasure, baby." Pintu mobil tertutup perlahan, lalu perjalanan kalian pun dimulai. Sepanjang perjalanan menuju gerai perhiasan, suasana di dalam kabin terasa begitu hangat. Alunan lagu-lagu romantis mengisi setiap sudut ruang, mengiringi tawa kecil dan obrolan ringan di antara kalian berdua Sesekali kamu ikut bersenandung mengikuti lirik lagu, sementara Riki melirikmu sekilas sambil tersenyum tipis. Baginya, melihatmu tersenyum saja sudah cukup membuat hari itu terasa sempurna. Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan sebuah butik perhiasan mewah. Riki turun lebih dulu, lalu kembali membukakan pintu untukmu. Setelah menggenggam tanganmu, kalian berjalan berdampingan memasuki gerai yang dipenuhi kilauan emas dan berlian. "Selamat datang. Ada yang bisa kami bantu?" sapa seorang pramuniaga dengan ramah. "Kami mau lihat cincin tunangan," jawab Riki singkat. Pramuniaga itu mengangguk sopan, lalu mempersilakan kalian menuju etalase yang memajang berbagai koleksi cincin. Riki menoleh kepadamu sambil mengusap lembut punggung tanganmu. "YN, pilih aja cincin yang lo suka." Kamu mengangkat sebelah alis. "Couple ring, right?" "Iya, sayang." Riki mengangguk mantap. "I trust your taste." Kamu terkekeh pelan. "Sure. Dengan senang hati." Kamu lalu menatap Riki dengan senyum jahil. "Kalau gue pilih yang paling mahal gimana?" Tanpa berpikir lama, Riki membalas tatapan itu dengan senyum penuh kasih. "Anything for you, YN." Ia menggenggam tanganmu sedikit lebih erat. "Semahal apapun, gue yang bayar." Jawaban itu membuat senyummu semakin mengembang. Ada rasa hangat yang menjalar di dadamu karena mengetahui betapa Riki selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu. Dengan penuh semangat, kamu mengalihkan pandanganmu ke deretan cincin yang berkilauan di balik etalase kaca. Satu per satu kamu amati dengan seksama, membandingkan desain, bentuk, hingga kilaunya. Setelah beberapa saat menimbang, tatapanmu akhirnya berhenti pada dua model yang paling mencuri perhatianmu, sepasang cincin polos berdesain elegan dan cincin bermata satu yang sederhana, namun memancarkan keindahan yang tak lekang oleh waktu. "Look at our rings, Rik. They're so beautiful." Matamu berkaca-kaca sambil membayangkan cincin pada kotak beludru yang kalian pilih, tersemat di jari manis. Seminggu kemudian. Pintu rumah perlahan terbuka ketika keluarga besar Riki memasuki ruang tamu. Senyum hangat yang sejak tadi menghiasi wajah semua orang perlahan memudar, berganti kebingungan. Namun, yang paling terkejut adalah Oma kamu. Mata beliau membelalak lebar saat pandangan beliau bertemu dengan pria paruh baya yang berdiri di samping Riki. "Jay?” suara itu terdengar lirih, nyaris seperti bisikan. Pria yang dipanggil Jay sontak menoleh. Wajahnya seketika menegang. "Tante?" +💬 & saluran #ni_ki #pov #ni_kienhypen #ni_kiedit #fypシ゚viral

About