@flakitah61:

flakita 😈😈💫
flakita 😈😈💫
Open In TikTok:
Region: SV
Monday 31 August 2026 13:50:24 GMT
2523
574
10
3

Music

Download

Comments

idalito5
Pity 25 :
Linda
2026-08-31 14:01:59
0
lenardoper
leonardo Pérez :
eso sí está lindo en este video mi traviesita 🌹💋🤗😍🇻🇪
2026-09-01 01:09:55
1
_dani189
Daniel Miranda :
Divina muñeca hermosa ❤️❤️❤️
2026-08-31 13:52:58
0
jesus.gregorio.gi
Jesus gregorio Gil :
😍😍😍
2026-08-31 13:54:55
0
lester.gomez636
Lester Gomez :
🥰🥰🥰
2026-08-31 23:58:09
0
tejadanajera1
💙Belter Tejada Najera 🩵 :
👍👍👍
2026-08-31 14:50:37
0
stalinbaidal1
stalinbaidal :
❤️❤️❤️
2026-08-31 14:18:11
0
xhino.callan
Xhino Callán 🦜🎇 :
🥰🥰🥰
2026-08-31 13:55:37
0
ricasrdo.velasque
Zurdo :
😘😘😘
2026-08-31 13:53:46
0
hjr4305
ADN🎼🎵🎶 :
😍😍
2026-09-01 01:18:49
0
To see more videos from user @flakitah61, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

silahkan baca! Kita tidak bisa menembus benda lain karena adanya gaya tolak-menolak elektromagnetik antara elektron tubuh kita dengan elektron benda tersebut, serta kepatuhan pada Asas Larangan Pauli. Meskipun atom-atom penyusun materi 99,99% berupa ruang kosong, hukum fisika kuantum mencegah atom-atom tersebut untuk saling tumpang tindih. Berikut adalah penjelasan ilmiah mengapa benda padat terasa sangat solid dan tidak bisa ditembus: ⚡ Gaya Tolak Elektromagnetik • Awan Elektron: Setiap atom dikelilingi oleh elektron bermuatan negatif yang bergerak sangat cepat layaknya baling-baling kipas angin yang berputar. • Gaya Repulsif: Saat tangan Anda mencoba menyentuh atau menembus meja, elektron pada tangan dan elektron pada meja akan saling berhadapan. • Muatan Sejenis: Karena sama-sama bermuatan negatif, kedua awan elektron ini akan saling menolak dengan sangat kuat sebelum inti atomnya benar-benar bersentuhan. 🚫 Asas Larangan Pauli • Aturan Kuantum: Sesuai hukum fisika kuantum yang ditemukan oleh Wolfgang Pauli, dua partikel sejenis (fermion, termasuk elektron) tidak boleh menempati keadaan kuantum atau ruang yang sama pada waktu yang sama. • Efek Kepadatan: Prinsip ini memaksa elektron-elektron untuk tetap berada di orbitnya masing-masing, menciptakan struktur
silahkan baca! Kita tidak bisa menembus benda lain karena adanya gaya tolak-menolak elektromagnetik antara elektron tubuh kita dengan elektron benda tersebut, serta kepatuhan pada Asas Larangan Pauli. Meskipun atom-atom penyusun materi 99,99% berupa ruang kosong, hukum fisika kuantum mencegah atom-atom tersebut untuk saling tumpang tindih. Berikut adalah penjelasan ilmiah mengapa benda padat terasa sangat solid dan tidak bisa ditembus: ⚡ Gaya Tolak Elektromagnetik • Awan Elektron: Setiap atom dikelilingi oleh elektron bermuatan negatif yang bergerak sangat cepat layaknya baling-baling kipas angin yang berputar. • Gaya Repulsif: Saat tangan Anda mencoba menyentuh atau menembus meja, elektron pada tangan dan elektron pada meja akan saling berhadapan. • Muatan Sejenis: Karena sama-sama bermuatan negatif, kedua awan elektron ini akan saling menolak dengan sangat kuat sebelum inti atomnya benar-benar bersentuhan. 🚫 Asas Larangan Pauli • Aturan Kuantum: Sesuai hukum fisika kuantum yang ditemukan oleh Wolfgang Pauli, dua partikel sejenis (fermion, termasuk elektron) tidak boleh menempati keadaan kuantum atau ruang yang sama pada waktu yang sama. • Efek Kepadatan: Prinsip ini memaksa elektron-elektron untuk tetap berada di orbitnya masing-masing, menciptakan struktur "padat" yang tidak mengizinkan objek lain lewat begitu saja. 🌀 Pengecualian: Terowongan Kuantum (Quantum Tunneling) • Sifat Gelombang: Dalam skala subatomik, partikel tunggal seperti elektron kadang berperilaku seperti gelombang. • Peluang Menembus: Gelombang ini memiliki peluang matematis yang sangat kecil untuk "bocor" atau menembus penghalang padat yang tipis. • Skala Makro: Fenomena ini hanya terjadi pada partikel mikroskopis dan mustahil terjadi pada objek besar seperti tubuh manusia karena jumlah atom kita yang terlalu banyak. #lewatberanda #tidak #menembus #atom #fyp

About