@keonhourss: POV 6 - END | Sejak percakapan di jalan menuju kantin beberapa hari lalu, James memang tidak pernah lagi membahas soal perasaannya kepadamu. Bukan karena dia berubah pikiran. Dia hanya menjalankan apa yang sudah dia katakan. Jalanin aja dulu. Tidak ada paksaan. Tidak ada tuntutan. Tidak ada pertanyaan tentang perasaanmu setiap kali kalian bertemu. James membiarkan semuanya berjalan dengan sendirinya, tanpa berusaha membuatmu merasa harus segera memberikan jawaban. Sampai siang itu. James baru saja keluar dari gedung Teknik bersama Martin ketika langkahnya tiba-tiba melambat di depan halaman kampus. Matanya langsung menangkap sosokmu. Kamu berdiri di dekat tangga gedung FSRD sambil berbicara dengan seorang cowok. James berhenti begitu saja. Martin yang berjalan beberapa langkah di belakangnya hampir menabrak bahunya. "Woi!" James tidak bergeming. Bahunya bahkan tidak bergerak sedikit pun. Tatapannya masih tertuju ke arahmu, seolah suara Martin hanya lewat begitu saja. Cowok yang berdiri di depanmu bukan wajah yang pernah James lihat sebelumnya. Dari pakaian dan ID card yang tergantung di lehernya, kemungkinan besar dia mahasiswa FSRD. Tidak ada yang aneh. Kalian hanya sedang berbicara. Setidaknya sampai cowok itu sedikit menundukkan kepala untuk mendengar ucapanmu lebih jelas. Setelah itu dia tertawa, lalu tersenyum kepadamu. Kening James langsung berkerut tipis. Rahangnya mengeras tanpa sadar. Martin yang sudah berdiri di sampingnya mengikuti arah pandang James. Beberapa detik kemudian, sudut bibirnya langsung terangkat. Ia memasukkan kedua tangannya ke saku celana, lalu melirik James dari samping dengan ekspresi yang jelas-jelas menahan tawa. "Gue kira Panglima Tempur nggak peduli" James akhirnya menoleh. Tatapannya datar, sementara salah satu alisnya terangkat sedikit. Martin terkekeh kecil. Kepalanya menggeleng pelan sebelum kembali melihat ke arahmu. "Kayaknya nggak perlu dijawab..." Martin menunjuk wajah James dengan dagunya, senyumnya semakin lebar. "...Muka lo udah ada translate-nya" James mendecakkan lidah. Ia mengalihkan pandangan sebentar, lalu kembali menatapmu dengan ekspresi yang masih sulit dibaca. "Santai kek, keliatan cemburunya tuh muka" James terdiam. Cemburu? Dia bahkan hampir tertawa mendengarnya. Selama ini dia yang paling santai soal urusan seperti ini. Tidak pernah merasa perlu terburu-buru. Tidak pernah takut seseorang akan mengambil sesuatu yang bahkan belum menjadi miliknya. Tapi entah kenapa, melihat cowok itu berdiri begitu dekat denganmu membuat dadanya terasa tidak nyaman. Lebih seperti rasa terganggu yang perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa dia abaikan. James mengusap ujung lidahnya ke pipi bagian dalam, lalu mengembuskan napas pendek. Rahangnya kembali mengendur, tetapi matanya tetap tidak lepas darimu. Martin terkekeh lagi. "Natapnya udah kayak mau ngajak perang aja, panglima" James mendengus pelan. Satu tangannya masuk ke saku celana, sementara tatapannya tetap tertuju kepadamu. Cowok itu masih mengatakan sesuatu. Kamu kembali tertawa. James mengembuskan napas melalui hidung. Mungkin dia memang terlalu santai dan terlalu yakin bahwa selama dia terus mendekat, pada akhirnya kamu akan melihat keseriusannya. Dia pikir tidak ada alasan untuk terburu-buru. James mengembuskan napas panjang. Tangannya naik mengusap tengkuk, lalu jatuh kembali ke sisi tubuhnya. "Anjir lah" James masih menatapmu dari kejauhan. "Kayaknya gue salah strategi" Martin tertawa. James tidak menghiraukannya lagi. Kakinya mulai melangkah. Martin yang masih berdiri di tempat langsung menoleh, lalu buru-buru menyusul. "Woi, mau ke mana?" James tidak berhenti. Pandangannya tetap lurus ke depan. "Nyamperin" "Ngapain?" James memasukkan satu tangan ke saku celana. Kepalanya sedikit menoleh ke arah Martin. "Kenalan" Martin mengernyit sambil terus berjalan di sampingnya. "Kenalan sama siapa?" James meliriknya sekilas. Tatapannya kembali lurus ke depan, sementara sudut bibirnya terangkat tipis. "Sama saingan gue" [lanjut di saluran] #james #cortis #pov
edwardslane
Region: ID
Monday 31 August 2026 14:14:17 GMT
Music
Download
Comments
To see more videos from user @keonhourss, please go to the Tikwm
homepage.