@bachhoalaplanh: Siêu siêu êm lun 🏍️ #TikTokShop99 #bachhoalaplanh #miengdanv1

Bách hoá lấp lánh ✨
Bách hoá lấp lánh ✨
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 01 September 2026 23:38:00 GMT
575
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @bachhoalaplanh, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

‎PEMERINTAH: USIA 17 TAHUN BAKAL OTOMATIS DAPAT REKENING BANK + SALDO AWAL RP50 RIBU ‎ ‎SISIPUBLIK - Pemerintah tengah menyiapkan strategi untuk memperluas inklusi keuangan dengan mendorong setiap warga negara yang memasuki usia 17 tahun memiliki rekening perbankan. ‎ ‎Rencana tersebut sebelumnya dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, pada 7 September 2026. ‎ ‎Dalam keterangan usai rapat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden meminta agar masyarakat Indonesia memiliki rekening perbankan. Pemerintah menyiapkan rekening melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pemanfaatan data Dukcapil yang akan dipadankan dengan sistem Bank Indonesia. ‎ ‎Sehari setelah pembahasan di Istana tersebut, Airlangga menjelaskan lebih jauh mengenai rencana rekening bagi warga yang memasuki usia 17 tahun saat menjadi pembicara dalam simposium Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), 8 September 2026. ‎ ‎Menurut Airlangga, ketika warga mencapai usia 17 tahun, mereka akan otomatis mendapatkan KTP sekaligus rekening perbankan. ‎ ‎Pemerintah juga akan memberikan biaya pengisian saldo awal sebesar Rp50 ribu untuk setiap penerima. ‎ ‎“...angka Rp50.000 per orang. Jadi langsung rekeningnya terisi dan rekening terisi itu tidak boleh dipotong oleh perbankan,” ujar Airlangga. ‎ ‎Airlangga menegaskan saldo tersebut tidak boleh terpotong biaya administrasi perbankan sehingga tetap utuh bagi pemilik rekening. ‎ ‎Selain rekening perbankan, pemerintah juga menyiapkan penggunaan QRIS sebagai gateway sistem pembayaran. Langkah ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. ‎ ‎Dalam forum IAEI, Airlangga juga memaparkan kondisi perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester pertama mencapai 5,45 persen, sementara inflasi berada di angka 3,19 persen. ‎ ‎▶️ Sekretariat Presiden, IAEI ‎ ‎#Sisipublik #InklusiKeuangan #EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #perbankan
‎PEMERINTAH: USIA 17 TAHUN BAKAL OTOMATIS DAPAT REKENING BANK + SALDO AWAL RP50 RIBU ‎ ‎SISIPUBLIK - Pemerintah tengah menyiapkan strategi untuk memperluas inklusi keuangan dengan mendorong setiap warga negara yang memasuki usia 17 tahun memiliki rekening perbankan. ‎ ‎Rencana tersebut sebelumnya dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, pada 7 September 2026. ‎ ‎Dalam keterangan usai rapat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden meminta agar masyarakat Indonesia memiliki rekening perbankan. Pemerintah menyiapkan rekening melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan pemanfaatan data Dukcapil yang akan dipadankan dengan sistem Bank Indonesia. ‎ ‎Sehari setelah pembahasan di Istana tersebut, Airlangga menjelaskan lebih jauh mengenai rencana rekening bagi warga yang memasuki usia 17 tahun saat menjadi pembicara dalam simposium Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), 8 September 2026. ‎ ‎Menurut Airlangga, ketika warga mencapai usia 17 tahun, mereka akan otomatis mendapatkan KTP sekaligus rekening perbankan. ‎ ‎Pemerintah juga akan memberikan biaya pengisian saldo awal sebesar Rp50 ribu untuk setiap penerima. ‎ ‎“...angka Rp50.000 per orang. Jadi langsung rekeningnya terisi dan rekening terisi itu tidak boleh dipotong oleh perbankan,” ujar Airlangga. ‎ ‎Airlangga menegaskan saldo tersebut tidak boleh terpotong biaya administrasi perbankan sehingga tetap utuh bagi pemilik rekening. ‎ ‎Selain rekening perbankan, pemerintah juga menyiapkan penggunaan QRIS sebagai gateway sistem pembayaran. Langkah ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. ‎ ‎Dalam forum IAEI, Airlangga juga memaparkan kondisi perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester pertama mencapai 5,45 persen, sementara inflasi berada di angka 3,19 persen. ‎ ‎▶️ Sekretariat Presiden, IAEI ‎ ‎#Sisipublik #InklusiKeuangan #EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #perbankan

About