@muhibingariskeras2: Upaya masyarakat, ulama, aktivis, dan pemerintah—khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI)—dalam memerangi peredaran minuman keras (miras) bukanlah hal baru. Rekam jejak perlawanan terhadap industri minuman beralkohol telah berlangsung lama demi menjaga moralitas dan keselamatan generasi bangsa. Rekam Jejak Penolakan: Kasus Mojokerto (2020) Sebelum maraknya desakan penutupan pabrik miras di berbagai daerah belakangan ini, penolakan serupa pernah terjadi pada tahun 2020 terhadap PT Hardcorindo Semesta Jaya di kawasan Ngoro Industrial Park (NIP), Kabupaten Mojokerto. Saat itu, gelombang penolakan keras datang dari tokoh agama, MUI Kecamatan Ngoro, dan warga setempat yang meminta operasi perusahaan tersebut dihentikan. Perusahaan tersebut diketahui memproduksi pelbagai jenis minuman beralkohol dengan kadar hingga 40%, di antaranya: Friendship Vodka: Vodka dengan inovasi rasa seperti Black Tea hingga Kopi Arabika. Cloud Seven: Produk sparkling rum buatan lokal. Keberadaan produk-produk beralkohol tinggi ini memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat. Secara sosiologis dan akademis, konsumsi alkohol terbukti menjadi salah satu pemicu utama timbulnya tindakan kriminalitas, aksi kekerasan, hingga rusaknya masa depan generasi muda. Mirisnya, perusahaan ini beroperasi di bawah naungan induk Mayora Group—sebuah grup usaha besar yang semestinya berfokus pada industri makanan dan minuman halal yang aman bagi keluarga, tanpa harus merambah ke industri minuman beralkohol. Tantangan Pengawasan dan Ketegasan Hukum Meski pemerintah telah menerbitkan aturan pembatasan peredaran minuman beralkohol, realita di lapangan menunjukkan masih maraknya pedagang nakal. Praktik penjualan secara ilegal di lokasi-lokasi terlarang serta akses pembelian oleh remaja di bawah umur masih terus terjadi akibat celah pengawasan. Penutupan pabrik miras di Mojokerto pada 2020 maupun langkah tegas penutupan pabrik miras seperti PT Inti Tirta Sari Makmur di Bogor baru-baru ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara ulama, masyarakat, dan pemerintah sangat krusial. Ketegasan regulasi bukan bentuk pembatasan investasi, melainkan perlindungan mutlak terhadap ketertiban umum, hukum, dan masa depan bangsa.#bersyukur #alhamdlilah #orasi #jabaristimewa

MUHIBIN GARIS KERAS
MUHIBIN GARIS KERAS
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 31 August 2026 20:56:25 GMT
2968
119
2
18

Music

Download

Comments

riyan07121988
Riyan Gumilar :
assalamualaikum mau kaos nya muhibbin garis keras
2026-09-01 06:20:29
0
salmanmaulana0319
šälmän (×_X) :
waalaikumsalam
2026-08-31 21:24:13
0
To see more videos from user @muhibingariskeras2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About