leonardodicapriooio :
Di antara melangkah maju dan merindukanmu, beberapa luka menjadi tenang, tapi tak lenyap
Ternyata aku masih bimbang antara sudah melangkah maju dan masih terjebak di suatu tempat di masa lalu; kadang-kadang aku meyakinkan diriku bahwa aku akhirnya baik-baik saja. Bahwa namamu tak lagi bergema di benakku seperti dulu, tapi kemudian aku mendapati diriku menoleh ke belakang lagi. Mencari jejakmu, memastikan kau masih ada di suatu tempat di balik jarak yang memisahkan kita.
Bagian yang paling menyedihkan bukanlah hidup setelah putus, aku telah belajar cara bertahan tanpa kamu. Aku telah belajar cara mengisi hari-hariku, tertawa lagi, dan melanjutkan hidupku. Yang menyakitkan adalah kambuhnya rasa itu. Saat-saat ketika aku berpikir aku sudah sembuh. Hanya untuk menyadari bahwa sebagian diriku masih diam-diam memegang erat dirimu.
Aku pikir aku sudah melupakanmu, aku pikir waktu telah menjalankan tugasnya. Tapi mungkin aku hanya menyangkal betapa banyak dirimu yang masih tersisa di dalam diriku. Karena jika aku benar-benar sudah melupakanmu, lalu mengapa aku masih penasaran bagaimana kabarmu? Mengapa aku masih menemukan diriku ingin tahu seperti apa hari-harimu sekarang, siapa yang membuatmu tersenyum, dan apakah kau pernah memikirkanku sama sekali?
Mungkin sembuh itu tidak sesederhana melupakan. Mungkin itu adalah belajar hidup dengan kenangan tanpa membiarkan mereka mengendalikanmu. Dan mungkin suatu hari nanti aku akan berhenti menoleh ke belakang untuk memastikan kau masih ada di sana, tapi hari ini, aku hanya jujur pada diriku sendiri: aku merindukanmu lebih dari yang aku akui, dan berpura-pura sebaliknya hanya membuat luka ini lebih lama sembuh.
2026-09-01 16:47:03