@tribunnews: Muhammad Adiyat Wahyudi (25) mengembangkan usaha hidroponik Sayur Sei di Kota Palangka Raya sejak masih kuliah di Program Studi Agroteknologi Universitas Palangka Raya. Berawal dari kebun sederhana dengan modal hasil bekerja sebagai pengemudi taksi online, kini Adiyat mengelola dua kebun hidroponik. Sayur Sei memproduksi sekitar 200–300 bungkus sayuran per hari, terutama selada dan pakcoy. Untuk menjaga produksi, sekitar 1.200 bibit disemai setiap empat hari, dengan masa tanam hingga panen sekitar 50 hari. Produknya dipasarkan secara langsung, melalui reseller, media sosial, pasar, katering, kafe, SPPG, ritel modern, hingga supermarket di Palangka Raya. Usaha tersebut menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan modal, cuaca ekstrem, penyakit tanaman, dan listrik padam. Namun, tingginya permintaan membuat Adiyat berencana menambah dua kebun baru hingga mencapai sekitar 20 ribu lubang tanam. Ia juga mulai merintis usaha hidroponik di Muara Teweh dan berharap anak muda semakin berani melihat pertanian modern sebagai peluang usaha. #beritaterkini #tiktokberita
Tribunnews
Region: ID
Tuesday 01 September 2026 09:55:56 GMT
Music
Download
Comments
A :
pertama ey
2026-09-01 10:15:32
0
To see more videos from user @tribunnews, please go to the Tikwm
homepage.