@antonia_investing: You might be about to delete a text from HMRC worth checking twice. From this month, HMRC is writing to around 1 million people, mostly women, who may have missed out on pension top-ups simply because of how their old workplace scheme worked. The average payment is around £53, some are owed more. If you earned under £12,570 in a year while paying into a pension, this letter might have your name on it. Don't assume it's spam. Ever earned under that threshold while still paying into a workplace pension? Tell me below and I'll help you work out if you should be watching your post. Sources: HMRC Pensions Schemes Newsletter, August 2026. HMRC policy paper, "Pensions relief relating to net pay arrangements," July 2022.

Investing Insiders
Investing Insiders
Open In TikTok:
Region: GB
Tuesday 01 September 2026 13:34:23 GMT
26396
417
13
78

Music

Download

Comments

simonbc44
simonbc44 :
Probably not the same as when you used to get £5 or £10 in a packet of walkers crisp though
2026-09-02 10:04:58
3
jasonbourne55990
jasonbourne55990 :
there no such thing of free money
2026-09-01 21:03:45
18
mar_ma_lade_sandwich
mar_ma_lade_sand_wich :
HRMC sent my a check for a £5 refund, I framed it and hung it on my wall. A few years later I got another £135 this one i cashed.
2026-09-02 10:41:58
1
bellinda871
bellinda :
How can I check it? It’s a legitimate letter?
2026-09-01 18:21:38
3
jasonbourne55990
jasonbourne55990 :
video saving option please
2026-09-01 21:03:02
1
and14ray
Andrea :
@@Sophia Trades IS MIND BLOWING 🤯
2026-09-01 14:10:51
0
and14ray
Andrea :
@Sophia Trades superb performance
2026-09-01 14:11:13
0
To see more videos from user @antonia_investing, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About