Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@easenestify.siri2: POV: Your holiday decor just leveled UP 🎄 This 24in wreath with 20 LED modes? *Chef's kiss* 🌟 #sohochic #weeklydeals #payday #ChristmasDecor #HolidayVibes #TikTokMadeMeBuyIt #FestiveHome
Ease Nestifysiri2
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 02 September 2026 09:25:00 GMT
484
1
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.18MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.92MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @easenestify.siri2, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Valhalla Calling 🎶🔥 #music #lyrics #vikingsong #vikingmusic #vikings
Kasus dugaan keracunan massal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Tana Toraja menuai kecaman hebat setelah pernyataan kontroversial dilontarkan oleh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Tana Toraja. bukannya menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian prosedur higienitas makanan, oknum penyedia tersebut justru menyudutkan para siswa yang menjadi korban dengan ucapan, "Kalau sudah tahu basi, kenapa masih dimakan, adek?". Sikap melempar kesalahan kepada anak-anak yang belum bisa membedakan kelayakan makanan ini langsung membuat suasana rapat memanas dan memicu kemarahan publik. Para orang tua murid dan warganet mengecam keras narasi yang dinilai sangat tidak pantas dan nir-empati tersebut. Publik kini mempertanyakan sejauh mana standar pengawasan higienitas serta tanggung jawab SPPG dalam menjalankan program prioritas ini agar keselamatan siswa tidak dikorbankan. Gelombang protes pun membumbung di media sosial melalui tagar #BUBARBAKANMBG, menuntut evaluasi total dan tindakan tegas terhadap oknum penyelenggara yang terbukti lalai dan enggan bertanggung jawab.
Niat hati ingin menikmati momen memancing dengan tenang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Lampung Selatan, sejumlah nelayan justru terjebak dalam situasi mencekam pada Sabtu (5/9/2026). Saat sedang asyik melempar umpan, gunung berapi aktif tersebut mendadak mengalami erupsi dan melontarkan material vulkanik. Bukannya mendapat tangkapan ikan yang melimpah, para nelayan ini justru harus pasrah dihujani batuan dan pasir yang menghantam keras badan perahu mereka di tengah lautan. Momen mengerikan tersebut terekam dalam sebuah video viral yang memperlihatkan guncangan serta suara dentuman batu vulkanik yang terus menerus menimpa kapal, diiringi lantunan doa dari para nelayan yang berjuang bertahan hidup. Beruntung, insiden menegangkan ini berakhir lega setelah Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengonfirmasi bahwa seluruh nelayan yang terjebak dalam cuaca ekstrem tersebut berhasil selamat tanpa korban jiwa.
Op de plaatjes ziet het er sowieso altijd anders uit
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy