@qbaohochust:

quocbao
quocbao
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 02 September 2026 12:31:27 GMT
121
14
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @qbaohochust, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penjelasan⬇️ Indonesia bukan hanya dikenal karena kekayaan alam dan budayanya. Ternyata, para ilmuwan dan insinyur Indonesia juga menghasilkan berbagai penemuan dan inovasi yang memberikan kontribusi bagi dunia. Salah satu yang paling terkenal adalah teori keretakan pesawat yang dikembangkan oleh B.J. Habibie. Teori ini membantu para insinyur memahami bagaimana retakan pada struktur pesawat dapat berkembang akibat tekanan berulang. Pengetahuan tersebut sangat penting dalam merancang pesawat yang lebih aman dan efisien. Di bidang konstruksi, Indonesia memiliki teknologi Sosrobahu yang ditemukan oleh Tjokorda Raka Sukawati. Teknologi ini memungkinkan bagian jalan layang diputar ke posisi yang diinginkan setelah konstruksi dilakukan. Sistem tersebut sangat berguna karena pembangunan jalan layang dapat dilakukan dengan gangguan yang lebih kecil terhadap lalu lintas di bawahnya. Ada juga pondasi cakar ayam, karya Prof. Sedyatmo. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kestabilan konstruksi pada kondisi tanah tertentu dan pernah diterapkan pada pembangunan landasan Bandara Soekarno-Hatta. Kontribusi Indonesia juga muncul dalam bidang genetika. Joe Hin Tjio, ilmuwan kelahiran Pekalongan, berperan penting dalam penelitian yang menetapkan bahwa manusia memiliki 46 kromosom atau 23 pasang. Pengetahuan ini menjadi bagian penting dalam perkembangan ilmu genetika modern. Di bidang matematika dan teknologi, Yogi Ahmad Erlangga mengembangkan metode numerik untuk menyelesaikan persamaan Helmholtz dengan lebih efisien. Metode ini memiliki kaitan dengan pemrosesan gelombang dan data seismik yang dapat digunakan dalam berbagai bidang, termasuk eksplorasi bawah permukaan bumi. Indonesia juga memiliki inovasi di bidang energi dan material. Muhammad Nurhuda mengembangkan teknologi kompor biomassa yang dirancang lebih efisien dan menghasilkan emisi lebih rendah. Sementara itu, Randall Hartolaksono mengembangkan material tahan api yang memanfaatkan bahan berbasis kulit singkong. Selain itu, pengalaman Indonesia menghadapi gempa dan tsunami mendorong pengembangan sistem peringatan dini tsunami. Sistem seperti InaTEWS membantu mendeteksi gempa dan memberikan informasi peringatan ketika terdapat potensi tsunami. Semua ini menunjukkan bahwa kontribusi Indonesia terhadap dunia tidak hanya berasal dari sumber daya alam, tetapi juga dari ilmu pengetahuan, kreativitas, dan inovasi anak bangsa. Dari pesawat hingga konstruksi, dari genetika hingga teknologi kebencanaan, Indonesia memiliki sejumlah karya yang membuktikan bahwa bangsa ini juga mampu menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi dunia. Menarik bukan? mau ngembangin wawasan? cek link di bio sekarang! sumber video: mapteaspill #faktaunik #faktadunia #penemuan #dunia #fyp
Penjelasan⬇️ Indonesia bukan hanya dikenal karena kekayaan alam dan budayanya. Ternyata, para ilmuwan dan insinyur Indonesia juga menghasilkan berbagai penemuan dan inovasi yang memberikan kontribusi bagi dunia. Salah satu yang paling terkenal adalah teori keretakan pesawat yang dikembangkan oleh B.J. Habibie. Teori ini membantu para insinyur memahami bagaimana retakan pada struktur pesawat dapat berkembang akibat tekanan berulang. Pengetahuan tersebut sangat penting dalam merancang pesawat yang lebih aman dan efisien. Di bidang konstruksi, Indonesia memiliki teknologi Sosrobahu yang ditemukan oleh Tjokorda Raka Sukawati. Teknologi ini memungkinkan bagian jalan layang diputar ke posisi yang diinginkan setelah konstruksi dilakukan. Sistem tersebut sangat berguna karena pembangunan jalan layang dapat dilakukan dengan gangguan yang lebih kecil terhadap lalu lintas di bawahnya. Ada juga pondasi cakar ayam, karya Prof. Sedyatmo. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kestabilan konstruksi pada kondisi tanah tertentu dan pernah diterapkan pada pembangunan landasan Bandara Soekarno-Hatta. Kontribusi Indonesia juga muncul dalam bidang genetika. Joe Hin Tjio, ilmuwan kelahiran Pekalongan, berperan penting dalam penelitian yang menetapkan bahwa manusia memiliki 46 kromosom atau 23 pasang. Pengetahuan ini menjadi bagian penting dalam perkembangan ilmu genetika modern. Di bidang matematika dan teknologi, Yogi Ahmad Erlangga mengembangkan metode numerik untuk menyelesaikan persamaan Helmholtz dengan lebih efisien. Metode ini memiliki kaitan dengan pemrosesan gelombang dan data seismik yang dapat digunakan dalam berbagai bidang, termasuk eksplorasi bawah permukaan bumi. Indonesia juga memiliki inovasi di bidang energi dan material. Muhammad Nurhuda mengembangkan teknologi kompor biomassa yang dirancang lebih efisien dan menghasilkan emisi lebih rendah. Sementara itu, Randall Hartolaksono mengembangkan material tahan api yang memanfaatkan bahan berbasis kulit singkong. Selain itu, pengalaman Indonesia menghadapi gempa dan tsunami mendorong pengembangan sistem peringatan dini tsunami. Sistem seperti InaTEWS membantu mendeteksi gempa dan memberikan informasi peringatan ketika terdapat potensi tsunami. Semua ini menunjukkan bahwa kontribusi Indonesia terhadap dunia tidak hanya berasal dari sumber daya alam, tetapi juga dari ilmu pengetahuan, kreativitas, dan inovasi anak bangsa. Dari pesawat hingga konstruksi, dari genetika hingga teknologi kebencanaan, Indonesia memiliki sejumlah karya yang membuktikan bahwa bangsa ini juga mampu menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi dunia. Menarik bukan? mau ngembangin wawasan? cek link di bio sekarang! sumber video: mapteaspill #faktaunik #faktadunia #penemuan #dunia #fyp

About